11.7 C
Munich
Senin, Mei 18, 2026

Kodaeral I Gelar Forum Strategis “Coffee Morning” Demi Masa Depan Maritim

Must read

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Dalam sebuah langkah diplomasi dan koordinasi yang elegan, Komando Armada Republik Indonesia melalui Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) I menyelenggarakan simposium informal yang sarat akan bobot strategis. Bertajuk “Coffee Morning Bersama Insan Maritim dan Mitra Kerja”, agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan manifestasi nyata dari semangat kolaborasi lintas sektoral demi menjaga kedaulatan serta memajukan ekonomi maritim nasional.

​Pertemuan tingkat tinggi yang penuh kehangatan silaturahmi ini berlangsung di Gedung Yos Sudarso Mako Kodaeral I Belawan, Senin (18/5/2026), dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Di bawah inisiasi Wadan Kodaeral I, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ali Bahar Saragih, S.E., M.M., yang mewakili Komandan Kodaeral I, acara ini dirancang sebagai wadah diskusi inklusif guna menyelaraskan langkah antara institusi militer, pemerintah daerah, dan pelaku industri di wilayah Sumatera Utara.

​Bobot strategis dari forum ini terpancar nyata dari daftar undangan yang mencakup berbagai pilar penting bangsa, antara lain: ​Pilar Eksekutif dan Legislatif: Walikota Medan dan Wakil Ketua DPRD Kota Medan. Otoritas Keamanan dan Hukum: Dirpolairud Polda Sumatera Utara, Kapolres Belawan, hingga Kajari Belawan. ​Raksasa Industri & Energi: Pimpinan tertinggi PT Pelindo, PT Pertamina Patra Niaga, PT PLN Indonesia Power, serta jajaran pimpinan perusahaan logistik internasional. ​Tokoh Masyarakat dan Agama: Ketua MUI Belawan, Ketua HNSI, jajaran tokoh pemuda, serta Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

​Sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi, forum ini turut dihadiri oleh puluhan representatif media massa terkemuka, mulai dari TVRI, Metro TV, TV One, hingga jurnalis media cetak dan online. Kehadiran insan pers ini diharapkan mampu mentransmisikan pesan persatuan kepada khalayak luas bahwa Belawan kini bersiap menjadi pelabuhan utama yang aman, tangguh, dan kompetitif.

​Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan mengumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa bersama, sebelum memasuki sesi diskusi panel dan tanya jawab yang interaktif.

​Dalam pemaparannya, Pangkodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. menegaskan pentingnya mendengar langsung setiap kendala yang dihadapi di lapangan guna menyamakan persepsi. “Sinergi yang kuat adalah kunci. Kita harus memandang laut bukan sebagai pemisah daratan, melainkan sebagai pemersatu bangsa yang menghubungkan potensi ekonomi dan kedaulatan kita,” Pangkodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P.

​Wali Kota Medan Nico Wass menyampaikan Belawan Adalah Jantung Investasi yang Harus Dijaga. ​Wali Kota Medan yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Beliau menekankan bahwa Belawan merupakan bagian krusial yang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan Kota Medan.

​”Kebersamaan dalam Coffee Morning ini membawa angin segar bagi kebaikan Belawan. Wilayah ini adalah aset penting yang tidak boleh kita biarkan mundur atau hancur. Mari kita bekerjasama, memperkuat kebersamaan, dan menyelesaikan setiap persoalan secara kolektif,”ujar Wali Kota Medan.

​Beliau juga mengajak seluruh stakeholders untuk aktif berkoordinasi demi menciptakan iklim investasi yang aman dan nyaman. ​”Kita ingin para investor di Belawan merasa damai dan terlindungi. Mari kita perjuangkan Belawan bersama-sama!,”pungkas Wali Kota, yang kemudian menutup penyampaiannya dengan bait pantun penyemangat tentang penguatan sektor maritim.

​Sesi diskusi berjalan dinamis saat tokoh agama, Ustadz Muhammad Nabawi, menyuarakan realitas sosial yang dihadapi masyarakat lokal. Beliau menyoroti beberapa isu krusial seperti tingginya angka pengangguran, maraknya anak putus sekolah, peredaran narkoba, hingga infrastruktur tanggul (dam) yang belum berfungsi maksimal dalam mengatasi banjir rob. Ustadz Muhammad Nabawi berharap agar putra-putri daerah Belawan mendapatkan prioritas dalam penyerapan tenaga kerja.

​Merespons hal tersebut, Pangkodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. memberikan jawaban taktis yang lugas dan solutif. Fokus utama aparat saat ini bukan lagi mencari-cari akar permasalahan masa lalu, melainkan mengeksekusi solusi terbaik demi masa depan Belawan.

​”Kami bersama Polri dan Muspika berkomitmen penuh untuk membersihkan Kota Belawan. Kita memerlukan action cepat. Semua elemen harus bersatu dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan, termasuk begal!” tegas Pangkodaeral I.

Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. ​Pangkodaeral I juga memastikan bahwa aparat akan berada di garda terdepan demi menjamin rasa aman bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Jangan sampai kita kalah atau takut oleh penjahat. Kapan pun dibutuhkan, kami siap hadir untuk rakyat.

Belawan harus bertransformasi menjadi Kota Investasi yang aman dan nyaman. Menuju “Belawan Kota Idola”. Sebagai langkah konkret jangka panjang, Pangkodaeral I mengumumkan rencana strategis untuk memfasilitasi program sertifikasi bagi para pelaut lokal. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas SDM pemuda Belawan agar dapat bersaing di industri maritim global.

​Pertemuan intensif yang telah digodok bersama jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kota, dan seluruh pemangku kepentingan ini membuahkan satu visi besar: merealisasikan harapan masyarakat untuk menjadikan Belawan sebagai kawasan yang maju.

​Melalui forum Coffee Morning ini, pondasi kerja sama telah diperkokoh. Dengan dialog yang hangat namun profesional, sebuah babak baru telah dimulai untuk mengimbangi dinamika maritim saat ini membawa sekeping harapan besar untuk menyulap Kota Belawan menjadi “Kota Idola” yang jaya di laut, sejahtera di darat. (Editor: Nelson Siregar)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article