Deli Serdang | suaraburihnasional.com – Tabuh genderang perang terhadap narkotika di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan kembali bertalu kencang. Lewat sebuah operasi senyap yang presisi, Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) sukses memutus salah satu rantai pasokan barang haram di kawasan Hamparan Perak, sekaligus mengamankan seorang aktor lapangan yang selama ini meresahkan warga.
Operasi taktis tersebut tuntas dieksekusi pada Selasa malam, 26 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Bertempat di sudut remang Dusun II, Desa Sialang Muda, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, petugas berhasil membekuk pria berinisial I alias Datok (33) tanpa perlawanan berarti.
Keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa ruang gerak para pelaku kriminal semakin menyempit berkat sinergi kuat antara aparat dan masyarakat. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, SH., MH., menegaskan bahwa operasi ini bermula dari jeritan senyap warga yang resah akan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
”Kami bergerak atas dasar kepercayaan masyarakat. Laporan yang masuk mengenai adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu langsung kami respons dengan penyelidikan mendalam (surveilans). Begitu akurasi target terpenuhi, tim langsung melakukan penggerebekan,”ungkap AKP A.R. Riza dengan nada tegas.
Awalnya, tersangka mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan barang dagangannya. Namun, berkat kejelian dan jam terbang personel Sat Narkoba di lapangan, area sekitar rumah tersangka disisir tanpa celah. Hasilnya, sebuah paket narkotika ditemukan tersembunyi di samping rumah. Dalam interogasi cepat di tempat kejadian perkara (TKP), Datok akhirnya tertunduk lesu dan mengakui bahwa seluruh barang haram tersebut adalah miliknya yang siap diedarkan ke konsumen. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti otentik yang menguatkan statusnya sebagai pengedar, bukan sekadar pengguna:
Saat ini, Datok bersama seluruh barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Markas Komando Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Kendati tersangka utama di lokasi telah diamankan, polisi menegaskan bahwa kasus ini tidak berhenti di sini. Penyidik tengah melakukan pendalaman intensif guna melacak bandar besar atau supplier utama yang berada di atas jaringan Datok.
Kasat Narkoba AKP A.R. Riza mengirimkan pesan peringatan keras kepada para pelaku hitam di luar sana, sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang berani bersuara.
”Kami tidak akan pernah memberikan ruang, sejengkal pun, bagi peredaran narkoba di wilayah hukum kami. Ini adalah komitmen harga mati. Namun, Polri tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan informasi dari masyarakat adalah elemen krusial. Bersama-sama, kita jaga generasi bangsa dan kita ciptakan lingkungan yang bersih, aman, serta bebas dari jerat narkotika,” pungkasnya optimis. (Liputan : Nelson Siregar/Hms)


