Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com –
Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Permata Hati Bangsa yang berlokasi sekolah di Jalan Gunung Krakatau Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan, menggelar Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa/i SMP dan SMA Tahun Ajaran 2025-2026, pada hari Sabtu (30/5/2026) bertempat di Aula Gedung Balai Kartini Convention Center Jalan Gunung Lauser Kelurahan Tanjung Marulak kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi.
Pelaksanaan Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa/i Yayasan Islam Terpadu Permata Hati Bangsa ini dihadiri Pembina Yayasan Zulfikar, Ketua Yayasan Rita Azlina, S.Pd.I., Kepala Sekolah SMP, Kepala Sekolah SMA Lailly Ramadhani, M.Pd., para Mu’allim serta Mu’allimah beserta ratusan orang tua siswa/i yang begitu antusias saling memberikan support dan semangat ketika anak anak mereka diwisuda dan di berikan tanda jasa satu persatu.
Adapun siswa/i yang di wisuda Tahun Ajaran 2025-2026 sebanyak 124 orang, terdiri dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) angkatan ke IV sebanyak 68 orang dan siswa/i Sekolah Menengah Atas Angkatan ke V sebanyak 56 orang.
Zulfikar selaku pembina yayasan Islam terpadu Permata Hati Bangsa dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada semua orangtua siswa/i yang telah mempercayakan Yayasan Permata Hati Bangsa Kota Tebing Tinggi untuk mendidik anak-anaknya selama tiga tahun, sehingga hari ini kami lepas dan kami kembalikan kepada orangtuanya masing masing untuk melanjutkan pendidikannya sesuai dengan cita citanya.
Selanjutnya Zulfikar berharap kepada semua siswa/i yang akan melanjutkan pendidikannya ke sekolah lain sesuai dengan cita-citanya haruslah tetap semangat memperkuat pendidikan tentang agama Islam, karena Yayasan Islam Terpadu Permata Hati Bangsa berkeinginan agar para siswa/i kelak nantinya bisa menjadi penerus para ustadz dan ustazah yang baik dan mampu mengembangkan agama Islam.
“Saya selaku pembina Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Permata Hati Bangsa Kota Tebing Tinggi mohon maaf kepada semua para siswa/i dan orangtuanya, bilamana selama belajar di sekolah Permata Hati Bangsa ini para siswa/i dapat merasakan perlakuan guru terhadap siswa kurang baik maka dengan ini saya mengucapkan terima kepada kita semua karena itu bukanlah merupakan unsur kesengajaan,” ungkap Zulfikar.
Lailly Ramadhani, MPd selaku Kepala Sekolah SMA Permata Hati Bangsa kepada Awak Media menjelaskan bahwa pelepasan siswa/i hari ini berjumlah 128 orang, terdiri dari siswa/i SMP 68 orang siswa/i SMA 56 orang yang berasal dari Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai.
Lailly Ramadhani berharap kepada para siswa yang sudah dilepas hari ini agar teruslah meningkatkan pendidikannya ke sekolah yang diinginkan agar dapat meraih cita-cita yang diinginkan, kami mohon maaf apabila selama ini para guru dan staf lainnya memiliki kesalahan atau kesilapan, perkataan maupun perbuatan kepada kalian, karena plus minusnya kita sebagai manusia pasti ada,”jelasnya.
Sementara itu seorang ibu bernama Misni Reban yang didampingi suaminya bernama Suprizal kepada awak media menyatakan rasa syukur kehadirot Allah SWT atas diwisudanya putri ke tiganya bernama Gadiza Mutiara Putri (15 tahun). Ibu Misni Reban warga jalan Gunung Martimbang kelurahan lalang selanjutnya mengucapkan terima kasih kepada yayasan pendidikan Islam Terpadu Permata Hati Bangsa Kota Tebing Tinggi yang sudah mendidik putrinya selama tiga tahun dengan begitu baik terutama bidang keagamaan dan hari ini berhasil diwisuda dan juga dilepas untuk ke tingkat Sekolah Menengah Atas melanjutkan keinginannya sesuai dengan cita-citanya.
“Saya berharap kepada yayasan Islam Terpadu Permata Hati Bangsa Kota Tebing Tinggi ke depan semakin sukses, terus maju dan berkembang, tetap dicintai masyarakat luas, para guru serta staf pengajar di Permata Hati Bangsa kiranya tetap sehat dalam lindungan Allah SWT di setiap melaksanakan tugasnya masing-masing,”ujar Misni. (Alfian Haris)


