Medan | suaraburuhnasional.com – Debat Publik ketiga Pemilihan Gubenur (Pilgub) Sumut 2024 digelar malam ini. Calon Wakil Gubenur Sumut nomor urut 1 Surya menyinggung soal disintegrasi atau perpecahan.
Kita harus menyadari disintegrasi bangsa bisa terjadi kapan saja.namun disintegrasi ini bukan saja masalah perbedaan tapi masalah keadilan.kita tidak akan membeda – bedakan daerah, agama, suku ras, dan golongan. Memperkuat rasa kesatuan dan persatuan.itulah yang kita harapkan untuk tidak membeda – bedakan kata Surya saat menyampaikan visi misi di debat ketiga Pilgub Sumut 2024 di Hotel Tiara Convention Center, Rabu (13/12024).
Surya mengatakan pemerataan pembangun harus mengutamakan kepentingan masyarakat.dia menyampaikan bahwa perlu kerja sama semua pihak dalam pembangunan itu. Kemudian kami ingin pembangunan bukan sampai pada batas di kota dan desa.tapi sampai ke daerah pelosok.
Sumut punya potensi unggulan yaitu tanaman pangan holtikultura.kemudian pariwisata dan industri. Daerah punya potensi yang terus kita tumbuhkan. Pemprov harus terus hadir untuk menjamin kepastian bahwa potensi unggulan daerah harus terus berkembang dan tumbuh jelasnya.
Surya juga menyampaikan soal literasi digital.Dia berjanji literasi digital ini bisa dinikmati seluruh masyarakat tanpa membeda – bedakan status sosial. Kemudian internet gratis kami pastikan insyaallah untuk sekolah SMA/SMK dan Sekolah Luar Biasa dan di tempat – tempat fasilitas umum,alun – alun dan seterusnya sebutnya.
Untuk di ketahui, debat ketiga dilaksanakan pada Rabu (13/11) malam di Tiara Convention Hotel Medan. Debat ketiga Pilgub Sumut ini membahas tema Sinergitas Kebijakan Pembangunan Daerah Dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pasangan calon Gubenur Sumut nomor urut 2 Edy Rahmayadi – Hasan Basri berbicara soal pemimpin yang tak bermoral saat menutup debat ketiga Pilgub Sumut.sementara Paslon 1 Bobby – Surya mengucapkan permohonan maaf kepada Edy – Hasan dan masyarakat.
Awalnya Hasan menyampaikan bahwa Sumut ini adalah provinsi yang besar dengan berbagai macam agama, etnis dan budaya. Menurutnya, merawat Sumut sama dengan merawat Indonesia. Kami Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Segala sudah menyiapkan program untuk bagaimana menjaga keutuhan negara RI.bagaimana memperjuangan kan hak rakyat bisa terpenuhi di masyarakat Indonesia.
Mengembangkan pemerataan dan juga pembangunan terutama di Sumut. Kami punya komitmen, punya semangat, kata Hasan saat debat ketiga Pilgub Sumut Rabu (13/11/2024). Lalu Hasan menyinggung soal pemimpin yang tidak mempunyai moral dan integritas.Menurut nya tipe pemimpin seperti itu akan membuat pembangunan tidak berjalan dengan baik.
Pemimpin adalah satu poin yang ingin dan harus terwujud di masyarakat kita tanpa pemimpin yang tak punya integritas,tak punya moral.kemauan hati nurani kepada kepada masyarakat. Pembangunan tidak akan berjalan maksimal.kita bisa melihat sekarang begitu banyak pemimpin yang melakukan pembangunan karena tanpa dimulai dari hati nya maka pembangunan tidak berjalan maksimal, jelasnya.
Kami tidak ingin menjadi pemimpin yang demikian.kami ingin menjadi pemimpin yang untuk membangun keberagaman,kebhinekaan.saya minta seluruh masyarakat Sumut nanti tanggal 27 November 2 menit di TPS, pilih 02; untuk pasangan Edy – Hasan. Kami akan lima tahun untuk merawat Sumut dan memberikan kebaikan bagi Provinsi Sumut, sambungnya.
Sementara Bobby Nasution menyampaikan permohonan maafnya saat menutup debat.Bobby meminta maaf kepada Edy – Hasan dan juga masyarakat Sumut. Tentunya dalam masa kampanye ini kami punya kesalahan dan kehilafan. Untuk itu, kami memohon maaf kepada Pak Edy Pak Hasan kalau masa kampanye kami dan tentunya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumut.terima kasih kepada pak Edy dan Pak Hasan gagasan nya sudah mengisi masa kampanye di 2024 ini, kata Bobby. Lalu Bobby mengingat kan para pendukungnya untuk tidak memfitnah dan menjelek – jelekan paslon lain.
Menurutnya, yang menjadi musuh bukanlah Paslon lain tetapi narkoba, pembangunan yang tidak merata dan kejahatan lainnya. Kami juga menghimbau kepada pendukung, pengusung, relawan di sisa masa akhir kampanye jangan memfitnah. jangan menjelekan, jangan buat isu yang tidak baik. Musuh kita ini kemiskinan, infrastruktur yang belum merata, narkoba yang ada di Sumut.
Apabila terpilih menjadi gubenur dan wakil gubenur memastikan kamu menjadi gubenur untuk seluruh masyarakat Sumut, agama, etnis dan seluruh kabupaten/kota, kami akan bekerja berkolaborasi dengan semua stakeholder masyarakat, pungkasnya. (Is/SBN)


