23.4 C
Munich
Minggu, Mei 31, 2026

Kepala UPTD Puskesmas Kota Bungkam Saat Dikonfirmasi Dana BOK

Must read

 

Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Kepala UPTD Puskesmas Kota Kutacane Widyawati K SKM MKM ketika dikonfirmasi tentang dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Bungkam meskipun pesan WhatsApp telah dibaca.

Dana Alokasi Khusus Nonfisik adalah Dana Alokasi Khusus yang dialokasikan untuk membantu operasional layanan publik Daerah yang penggunaannya telah ditentukan oleh pemerintah. Dana Alokasi Khusus Nonfisik terdiri atas beberapa jenis dana salah satunya dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Jenis dana BOK terdiri atas BOK Dinas dan BOK Puskesmas. Penyaluran BOK Puskesmas dilakukan secara bertahap. Penyaluran tahap I dilakukan setelah terdapat Peraturan Daerah mengenai APBD atau Peraturan Kepala Daerah mengenai Penjabaran APBD; Petunjuk Teknis; dan Rencana Penggunaan DAK Nonfisik untuk 1 tahun anggaran atau yang sering disebut Rencana Kegiatan (RK). BOK Dinas disalurkan secara 2 tahap dan BOK Puskesmas disalurkan dalam 3 tahap.

Berdasarkan informasi yang di terima wartawan media ini dari Salah satu Nara sumber yang layak di percaya kepada media ini Senin 09/12/24 di Kutacane meminta jati dirinya agar jangan di publikasikan menjelaskan, Dana Bantuan operasional Kesehatan (BOK) pada UPTD Puskesmas Kota diduga adanya indikasi penggelapan.

Kata Nara sumber itu lebih lanjut menjelaskan sebagai contoh untuk mensosialisasikan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas yang jadwalnya dilaksanakan selama 30 kali dalam satu tahun namun yang dilaksanakan hanya berkisar 10 – 12 kali. Sedangkan yang 18 kali anggaranya masuk ke kantong Kepala UPTD Puskesmas. Ungkap nara sumber itu.

Contoh lain ya dalam laporan Spj pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal dalam satu tahun sebanyak 90 kali untuk 30 orang bayi dengan biaya sekali pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal berkisar 3 juta setiap kali pemberian namun dalam satu tahun itu hanya dilakukan sebanyak 50 kal, artinya anggaran yang lain itu yang tidak dilaksanakan selama 40 kali itu masuk dalam saku kepala UPTD Puskesmas. jelas nara sumber mengakhiri.

Kepala UPTD Puskesmas Kota Kutacane Widyawati K SKM MKM ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp Selasa (10/12/2024). Meskipun pesan singkat yang dikirim telah dibaca terbukti dengan pesan tersebut telah contreng dua, namun sayangnya kepala Puskesmas Kota Bungkam tidak bersedia membalas pesan wartawan ini hingga berita ini dikirim ke meja kerja pimpinan redaksi. (Dinni)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article