28.5 C
Munich
Senin, Mei 25, 2026

Junaidi Maruto Ditunjuk Menjadi Plt Kepsek SMKN PP Kutacane

Must read

 

Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP menonaktifkan Kepala Sekolah SMK PP Negeri Kutacane Muhammad, SP, MP dan mengangkat Junaidi Maruto, S.Pd sebagai Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMK PP Negeri Kutacane mulai tanggal 20 Januari 2025. Hal tersebut tindak lanjut dari keributan yang terjadi beberapa hari yang lalu di komplek SMK PP Negeri Kutacane.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) sebagai Plt. kepada Junaidi Maruto dilakukan oleh Kadistanbun Ir. Cut Hujaimah MP yang diwakili Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP di ruang pustaka sekolah SMKN PP Kutacane pada Rabu 22 Januari 2025.

Di sela-sela pertemuan pihak Dinas Pertanian Provinsi Aceh dengan para dewan guru, administrasi dan berbagai komponen lainnya. Pada pertemuan tersebut, juga membahas bagaimana proses selanjutnya untuk membuat SMKN PP Kutacane bisa lebih baik dan lebih maju.

Dalam kata sambutan Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Aceh Azanudin Kurnia mengatakan Kami sangat prihatin terhadap insiden apa yang sudah terjadi beberapa waktu lalu dan kami mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang sudah dilakukan oleh pihak sekolah bersama Kacabdin Aceh Tenggara. Kadis Pertanian Aceh Tenggara, Ketua P2TP2A Aceh Tenggara, Anggoata DPRA Yahdi yasan Ramud dan Ustaz Hatta Bulqaini Dapil 8 Agara-Gayo Lues, para alumni SMKN PP Kutacane, Pihak Polres Aceh Tenggara, rekan-rekan pers dan LSM serta komponen lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu untuk memulihkan keadaan sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan normal kembali.

Kata Azanuddin Kurnia mewakili Kadistanbun yang langsung hadir di Kutacane bersama tim lebih lanjut mengatakan, kita semua keluarga besar Distanbun Aceh termasuk SMKN PP Kutacane beserta seluruh civitas akademika termasuk para siswa dan siswi. Mereka adalah anak-anak kita dan anak-anak bangsa yang harus kita selamatkan masa depannnya demi genereasi penerus bangsa untuk negeri ini. Apa yang sudah terjadi akan menjadi bahan evaluasi yang menyeluruh. Atas arahan pimpinan, saya sudah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan para pihak untuk kebaikan kedepan.

Kita adalah satu institusi. Untuk itu mari kita saling memaafkan terhadap apa yang sudah terjadi. Setiap orang punya masa lalu dan punya masa depan. Dengan hormat saya bermohon kepada kita semua, mari kita tatap masa depan yang lebih cerah demi negeri kita khususnya bagi anak-anak kita di Aceh Tenggara Bumi Sepakat Segenep yang kita cintai ini. Saya sangat berkeyakinan bahwa, bapak ibu semua punya semangat juang yang tinggi untuk itu semua. Jelas Azanudin.

Untuk itu pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan bahwa apa-apa yang kurang dan menjadi kendala akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi kami, Beri kami kesempatan untuk memperbaiki ini semua dengan kemampuan dan kewenangan kami, tentunya dengan dukungan pihak sekolah dan berbagai komponen masyarakat. SMK kita ini termasuk salah satu kebanggaan kita, mari kita selamatkan dan kita tingatkan kembali semangat untuk perbaikan kedepan, sebut Azan yang juga putra Aceh Tenggara.

Insya Allah besok kita akan memanggil para wali siswa/i untuk berdiskusi dan meyakinkan kepada para wali siswa bahwa kondisi sudah kondusif Insya Allah dan dengan penuh keyakinan bisa dengan ikhlas untuk tetap menyekolahkan anak-anaknya dengan tenang di sekolah ini. Selain itu kita juga akan membentuk Komite Sekolah yang selama ini sempat terputus. Ungkap Azanudin

Semenetara itu, Erdarina Pelis, selaku Ketua P2TP2A yang juga Ketua Alumni SMKN PP Kutacane, menyatakan bahwa untuk kedepan dalam waktu dekat kita akan datangkan psikiater yang akan menangani anak-anak terutama mereka-mereka yang mengalami kesurupan. Kita akan diskusikan lebih lanjut dengan sekolah terutama guru BK dan pihak Distanbun Aceh.

Kata Erda lebih lanjut mengatakan, Kami sebagai alumni sangat berkepentingan agar sekolah SMKN PP ini tetap maju dan menjadi salah satu kebanggan dari Aceh Tenggara. Kami juga berharap kepada PLT Kepsek agar bisa menyatukan guru guru SMKN PP jangan lagi ada sekat atau blok sesama guru di sekolah ini.

Erda yang juga salah satu aktivis perempuan Aceh Tenggara. Kedepannya kami juga berharap agar pihak alumni dapat dilibatkan agar kegiatan bisa kita kawal bersama-sama agar kegiatan yang sudah terjadi tidak terulang kembali. Tegas Erda mengakhiri.

Kadis Pertanian Aceh Tenggara, Riskan, S.Hut yang turut hadir juga mengapresiasi terhadap upaya pemulihan yang sudah dilakukan, sehingga proses belajar mengajar sudah berjalan normal kembali, Kami sangat terbuka untuk koordinasi dan konsultasi terhadap proses pembangunan pertanian.

Kata Riskan lebih lanjut mengatakan, termasuk salah satunya kami terbuka bila ada anak-anak SMKN PP yang mau praktek lapangan di dinas Pertanian. Kita. Dinas pertanian Aceh Tenggara ada 16 BPP di Aceh Tenggara yang bisa dijadikan lokasi praktek. Mari sama-sama kita wujudkan pembangunan pertanian dan dari pihak sekolah dengan pengembangan SDM melalui anak-anak didik kita. Tegas Riskan mengakhiri. (Dinni)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article