22.9 C
Munich
Sabtu, Juni 6, 2026

Proyek Aspal Jalan Hotmix di Desa Salahaji Sudah Mulai Rusak

Must read

 

Langkat | suaraburuhnasional.com – Proyek aspal jalan hotmix bernilai Rp 481,028.000,00. dengan lebar 3,5 dan panjang Jalan 133 meter yang terletak di Dusun IV, Sambirejo, Desa Salahaji, Kecamatan Pematang Jaya, Langkat, dengan sumber dana APBD Langkat, kini kondisinya sudah rusak di beberapa titik ruas jalan.

Proyek yang dikerjakan kontraktor itu diduga APBD Langkat T.A 2024,yang baru saja kita lalui, Baru hitungan bulan, tapi kini sudah retak-retak di beberapa titik ruas jalan. Beberapa masyarakat setempat yang ditemui wartawan di lapangan, terkait kondisi aspal jalan yang sudah rusak, mereka mengaku prihatin melihat kondisi aspal yang sudah rusak sebelum waktunya.

“Kami masyarakat disini tidak tahu menahu soal kenapa permukaan aspal begitu cepat rusak.mungkin juga karena kurangnya pengawasan yang tidak serius, sehingga pelaksana proyek bisa seenaknya bekerja tanpa adanya pengawasan dari pihak PUPR Langkat”,ucap pria berkulit sawo matang tanpa menyebutkan identitasnya.

Seperti yang terlihat pada proyek aspal hotmix di Dusun IV  Sambirejo, Desa Salahaji, Kecamatan Pematang Jaya, Langkat, baru dalam hitungan bulan sudah mengalami kerusakan. Aspal hotmix yang baru selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat sangat sepertinya tidak sesuai yang diharapkan alias aspalnya tipis hingga mudah pecah, ujarnya.

“Terlihat tipis hingga sudah pecah di beberapa titik, kita kecewa dengan pengerjaan aspal hotmix ini, kita minta pihak APH (Aparat Penegak Hukum) berwajib mengusut proyek ini,” ucap Sulaiman (56) warga Desa Salahaji, saat ditemui di sekitar lokasi. Kamis (9/1/2025).

Dari awal pengerjaan proyek, kata dia, warga sudah curiga jika proyek aspal hotmix ini tidak bertahan lama, dan benar saja permukaan aspal jalan sudah rusak di beberapa titik. “Dari awal kita curiga tidak akan bertahan lama karena lapisan aspal terlalu tipis, bertahun-tahun kita mendambakan jalan hotmix, demi kelancaran transportasi warga  mengangkut keluar hasil pertanian untuk dipasarkan keluar,”terangnya.

Menurut Warga, Adi (46), warga desa setempat mengatakan, “untuk pemberian batu sertu di badan jalan,Pihak Kontraktor berjanji akan memberikan batu Kerikil dengan 40 Cm, ternyata lebar nya 20 Cm seperti fhoto di berita. Menurut warga ini adalah proyek aspal ini asal jadi dan di duga mencari keuntungan bukan kualitas.

Dia mendesak Pj Bupati Langkat, H.M Faisal Hasrimy, AP, M.AP. untuk segera memerintahkan PUPTR Langkat, dan pihak pelaksana proyek memperbaiki permukaan aspal yang retak-retak. “Kalau tidak diperbaiki, ya percuma aja aspal jalan dibangun,” katanya. (J.Malau)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article