Jumat, Januari 16, 2026

Edukasi di Balik Secangkir Kopi: Ikhtiar Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Merajut Budaya Tertib Berkendara

Share

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Di tengah hiruk-pikuk nadi transportasi Pelabuhan Belawan, sebuah pendekatan humanis dilakukan oleh jajaran kepolisian untuk memupuk kesadaran kolektif masyarakat. Pada Jumat pagi (9/1/2026), Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan mengubah suasana santai di persimpangan Bagan Deli menjadi ruang diskusi edukatif yang sarat makna.

​Bukan melalui mimbar formal, melainkan lewat dialog hangat di warung-warung kopi, personel kepolisian hadir untuk mensosialisasikan pentingnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

​Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, AKP Andi K. Barus, SH., MH., menegaskan bahwa pemilihan lokasi di ruang publik seperti warung kopi merupakan strategi komunikasi persuasif agar pesan keselamatan dapat diterima dengan lebih organik oleh masyarakat.

​”Kami percaya bahwa kesadaran berlalu lintas bermula dari pemahaman yang mendalam. Dengan hadir langsung di tengah aktivitas warga, kami berupaya membangun dialog dua arah guna meningkatkan kepatuhan hukum demi keselamatan bersama,” ujar AKP Andi K. Barus.

​Lebih dari sekadar imbauan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Polres Pelabuhan Belawan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Beberapa poin krusial yang ditekankan dalam penyuluhan tersebut meliputi:

​Penggunaan perlengkapan standar sebagai perlindungan diri utama.
​Memahami aturan jalan bukan sebagai beban, melainkan instrumen keselamatan.
​Menumbuhkan rasa saling menghargai antar pengguna jalan di wilayah hukum Belawan.

​Melalui edukasi yang konsisten ini, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan berharap dapat menciptakan ekosistem transportasi yang tidak hanya lancar secara teknis, tetapi juga beradab secara sosial. Langkah preventif ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang menjunjung tinggi keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam bermobilitas.

​Pihak kepolisian menegaskan bahwa agenda pembinaan dan edukasi seperti ini akan terus digalakkan secara berkesinambungan, demi mewujudkan wajah Pelabuhan Belawan yang lebih aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh elemen masyarakat. (NS)

Read more

Local News