dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Belawan | suaraburuhnasional.com – Angin pesisir yang berhembus tenang di Jalan Kampar, Belawan, membawa suasana berbeda pada Jumat sore (24/04/2026). Di balik aroma khas hidangan lautnya, Marine Seafood Cafe bertransformasi menjadi oase kasih bagi sesama. Melalui inisiatif bertajuk “Jumat Berbagi”, unit usaha kuliner ini membuktikan bahwa keberhasilan bisnis paling sempurna adalah saat ia mampu menyentuh sisi kemanusiaan.
Tepat pukul 15.00 WIB, suasana hangat menyelimuti area cafe. Sebanyak 30 anak yatim dari Kelurahan Belawan I hadir, membawa keceriaan yang menghidupkan sudut-sudut ruangan dengan tawa dan harapan baru. Kehadiran mereka bukan sekadar undangan makan bersama, melainkan simbol eratnya tali silaturahmi antara pelaku usaha dengan masyarakat lokal.
Acara ini dipandu langsung oleh perwakilan manajemen, Bapak Aman Pasaribu, didampingi oleh Bapak Weka. Keduanya hadir sebagai representasi nyata dari komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap lingkungan operasionalnya.
Dalam sambutannya yang menyentuh, Bapak Aman Pasaribu menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk refleksi syukur atas perjalanan usaha Marine Seafood Cafe selama ini. ”Kami hadir kembali untuk merajut silaturahmi. Bagi kami, rezeki yang didapatkan sejatinya adalah titipan yang di dalamnya terdapat hak bagi orang lain. Melalui ‘Jumat Berbagi’, kami ingin memastikan bahwa keberadaan unit usaha harus berbanding lurus dengan dampak sosial yang positif, semoga kedepan kegiatan ini dapat berjalan berkesinambungan,”ujar Aman Pasaribu dengan penuh kesungguhan.
Kekhidmatan acara semakin terasa dengan kehadiran Ustadz Zulkarnaen, perwakilan Kenajiran Masjid Unikampung, yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan. Dalam untaian doanya, suasana seketika hening. Ia memohon keberkahan, kesehatan, serta kesuksesan yang berkelanjutan bagi seluruh jajaran pimpinan, staf, dan karyawan Marine Seafood Cafe agar terus menjadi saluran berkat bagi orang banyak.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan dan paket makanan kepada para tamu kecil tersebut. Binar bahagia di mata anak-anak itu menjadi dokumentasi visual yang lebih dari sekadar foto—ia adalah bukti dukungan moral dan material yang tulus.
Ustadz Zulkarnaen memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi Marine Seafood Cafe. Menurutnya, langkah ini merupakan teladan bagi unit usaha lain di wilayah Kecamatan Medan Belawan.
Saat senja mulai turun di ufuk Belawan, acara pun usai, namun pesan yang ditinggalkan sangatlah kuat. Marine Seafood Cafe kini telah mengukuhkan jati dirinya: bukan sekadar tempat bersantai bagi penikmat kuliner, melainkan sebuah “Rumah Peduli” di jantung pesisir. Sebuah pesan nyata bahwa di tengah dinamika ekonomi, kepedulian sosial tetaplah menjadi nakhoda yang menuntun keberkahan sebuah usaha. (Liputan : Nelson Siregar)

