11.3 C
Munich
Rabu, Mei 20, 2026

Mengarsiteki Pengawal Samudra Komitmen Kodaeral I Lahirkan Prajurit visioner di Medan Pengabdian

Must read

 

Belawan | suaraburuhnasional.com — Di balik dinding Gedung O.B Syaaf Mako Kodaeral I, Belawan, sebuah fase krusial bagi masa depan pertahanan maritim Indonesia sedang dirumuskan. Pada Selasa (19/5/2026),

Panglima Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., memimpin langsung Sidang Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda). ​Sidang ini menjadi ajang penyaringan pamungkas bagi Calon Bintara (Caba) Pria dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier TNI Angkatan Laut Gelombang II Tahun Anggaran 2026 Panda Kodaeral I, sebelum mereka diberangkatkan menuju kompetisi sengit di tingkat pusat.

​Menjawab Geopolitik Kontemporer lewat Kualitas SDM
​Bukan sekadar rutinitas administratif, Dankodaeral I dalam amanatnya menegaskan bahwa rekrutmen ini adalah langkah taktis jangka panjang dalam menghadapi lanskap keamanan laut yang kian dinamis.

​”Tantangan tugas TNI Angkatan Laut ke depan, khususnya di wilayah perimeter Kodaeral I, bergerak sangat kompleks. Kita tidak sedang mencari pemuda biasa; kita sedang mencari prajurit yang adaptif, memiliki kedalaman integritas, disiplin baja, serta ketangguhan moral untuk menjaga kedaulatan maritim Nusantara,” tegas Laksamana Muda TNI Deny Septiana.

​Untuk menggaransi hal tersebut, setiap kandidat dipetakan secara holistik melalui instrumen penilaian yang presisi, meliputi:
​Memastikan bersihnya latar belakang calon prajurit. ​Kesehatan Fisik & Kejiwaan (Psikologi): Mengukur ketahanan mental di bawah tekanan. Standar tinggi kebugaran fisik militer. Kesetiaan mutlak pada Pancasila dan NKRI. ​Menutup Celah Titipan.

​Di hadapan seluruh jajaran penguji, Dankodaeral I memberikan pesan kuat mengenai pentingnya objektivitas. Beliau menginstruksikan agar seluruh panitia menyamakan visi demi melahirkan keputusan yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan dan Negara.

​Menegaskan instruksi dari Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), tidak ada kompromi bagi segala bentuk penyimpangan: ​”Pimpinan TNI AL menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap praktik KKN, titipan, maupun manipulasi prosedur. Kepercayaan publik adalah marwah kita. Seluruh proses rekrutmen ini wajib berdiri di atas pilar yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,”imbuhnya tanpa ragu.

​Setelah melalui proses kurasi yang tajam dan transparan, sidang pleno akhirnya menetapkan nama-nama terbaik yang berhak menyandang tiket menuju seleksi tingkat pusat. ​Berikut adalah postur kelulusan Pantukhirda Panda Kodaeral I tahun ini: Calon Bintara (Caba) Pria PK 70 Orang Lulus Seleksi Daerah, Calon Tamtama (Cata) PK 48 Orang Lulus Seleksi Daerah, Calon Bintara (Caba) Wanita PK 5.

Sebanyak 118 pemuda terbaik ini kini berdiri di ambang sejarah baru. Dari ruang sidang di Belawan, mereka bersiap melangkah menuju medan pengabdian yang sesungguhnya membuktikan bahwa di tangan generasi baru inilah, kejayaan laut Indonesia akan tetap abadi. (Liputan : Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article