Dairi | suaraburuhnasional.com – Penjabat (Pj) Sekda Jonny Hutasoit melakukan pertemuan dengan para tenaga guru honorer yang akan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sekaligus menyaksikan penandatangan Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM), Sabtu (28/12/2024) di ruang rapat wakil bupati.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Maryadi Simanjorang menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut verifikasi seleksi P3K tahap II. Disampaikan, bahwa Dinas Pendidikan sudah melaksanakan verifikasi faktual lewat dapodik bagi 17 calon P3K guru yang tidak lolos tahap I, termasuk melakukan verifikasi ke sekolah terkait.
Menanggapi hal tersebut, Pj Sekda juga menyampaikan pertemuan hari ini adalah upaya pemerintah untuk memastikan bahwa hasil verifikasi faktual yang sudah dilakukan beberapa waktu terakhir oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan fakta di lapangan.

“Belajar dari kasus di Kabupaten Langkat tahun lalu, kita tidak ingin itu terjadi disini. Tujuannya adalah memastikan legalitas formal terpenuhi. Dan sebagai dokumen penguatan bagi kami sebagai pejabat berwenang sebagai tanggung jawab mutlak. Pertemuan ini memastikan kenyamanan kita bersama,” kata Jonny.
Selain para tenaga honorer hadir juga kepala sekolah dari sekolah terkait. Pj Sekda pun menyempatkan menghubungi kepala sekolah yang tidak hadir, guna memastikan keberadaan guru honorer di sekolahnya benar adanya dan telah memenuhi syarat mengikuti seleksi tahapan selanjutnya. (Cs)


