27.2 C
Munich
Sabtu, Mei 30, 2026

Wakil Bupati Dairi Tegaskan Komitmen Ekonomi Produktif di Makro Sumut

Must read

 

Dairi | suaraburuhnasional.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Ekonomi Makro di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Jabatan Gubernur Sumut, Rabu malam (20/8/2025). Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan dihadiri para bupati/wali kota se-Sumut, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut, Dr. Rudi Brando Hutabarat.

Forum koordinasi lintas sektor tersebut menjadi wadah untuk menyamakan langkah antara pemerintah daerah, lembaga statistik, lembaga moneter, dan penyedia cadangan pangan. Fokus utama rapat adalah memperkuat arah pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan ketersediaan pangan melalui program intervensi pasar yang digagas Bulog Sumut lewat Program Pangan Murah yang akan dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Gubernur Bobby Nasution menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus ditopang oleh investasi, pengendalian inflasi, dan stabilitas pangan. Dengan target pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,8%–7,2% dan kebutuhan investasi mencapai Rp53 triliun, pemerintah daerah diminta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan daya beli masyarakat. “Ketersediaan pangan dan stabilitas harga beras adalah kunci. Karena itu sinergi dengan Bulog, BI, dan BPS sangat penting untuk menopang arah kebijakan ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2024 tercatat 5,03%, angka yang menunjukkan soliditas namun masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan antarwilayah serta penguatan sektor produktif berbasis data yang akurat agar kebijakan daerah lebih tepat sasaran.

Kabupaten Dairi dalam forum ini menegaskan kesiapannya mendukung arah kebijakan provinsi. Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menyatakan bahwa Pemkab Dairi fokus memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus instrumen pengendali inflasi.

“Dairi siap mendukung langkah Pemprov Sumut dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan potensi sektor riil yang kita miliki, ditambah perbaikan layanan publik dan dukungan kebijakan fiskal, kami optimistis Dairi dapat memperluas kontribusi terhadap ekonomi Sumut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Rakor ini diharapkan menjadi pijakan konkret bagi pemerintah daerah se-Sumut dalam memperkuat fondasi ekonomi, mengurangi disparitas wilayah, dan memastikan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Cs)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article