dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Belawan | suaraburuhnasional.com – Dalam upaya proaktif menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menekan eskalasi tindak kriminal dan potensi konflik sosial, Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan Apel Kesiapan dan Operasi Gabungan terpadu. Operasi yang menargetkan penyitaan Senjata Api (Senpi) dan Senjata Tajam (Sajam) ini dilaksanakan bersama unsur TNI dan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatera Utara, pada Selasa (7/10/2025), di Markas Polres Pelabuhan Belawan.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., CBA. Apel dihadiri secara lengkap oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres, seluruh perwira dan personel dari Polres serta Polsek jajaran, didukung satu peleton personel Brimob Polda Sumut, dan satu peleton perwakilan dari TNI AD Kodim 0201/Medan.
Pencegahan Konflik Sosial Prioritas Utama
Dalam arahannya, Kapolres Wahyudi Rahman menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi dan kehadiran seluruh personel gabungan. Ia menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah konkret dan respons cepat Polres Pelabuhan Belawan terhadap meningkatnya intensitas konflik sosial, khususnya aksi tawuran anarkis yang belakangan kerap terjadi di kawasan Medan Belawan, yang bahkan telah menelan korban jiwa.
“Akhir-akhir ini, kita dihadapkan pada aksi tawuran antarkelompok warga yang berujung pada tindakan anarkis. Oleh karena itu, kita wajib bertindak cepat, tegas, dan terukur melalui upaya preventif (pencegahan) maupun represif (penindakan). Salah satunya adalah dengan melaksanakan razia masif terhadap kepemilikan ilegal senjata api, senapan angin, maupun senjata tajam di kalangan masyarakat,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya profesionalisme dan humanisme bagi seluruh tim di lapangan. “Laksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Jaga betul kekompakan, dan hindari segala tindakan yang berpotensi menimbulkan opini negatif atau keresahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Tiga Terduga Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
Pasca apel, personel gabungan yang terdiri dari Satuan Reskrim, Satuan Narkoba, Satuan Intelkam, Satuan Binmas, Satuan Samapta, Brimob, dan TNI-AD, dibagi menjadi beberapa tim kecil yang langsung bergerak menuju area sasaran utama. Lokasi yang menjadi fokus penertiban meliputi Kampung Kolam, Jalan Tanggul, Jalan Selebes, dan Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.
Dari operasi penindakan ini, petugas berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti kunci, meliputi senjata tajam dan atribut organisasi kejahatan remaja (geng). Ketiga terduga yang diamankan adalah, Ade Saputra Damanik alias Ade (19), warga Kampung Kolam, Belawan Bahagia. Diamankan bersama lima bilah kelewang, satu buah SOS, satu anak panah, dan satu bendera geng bertuliskan KMT 4.20. Hasil tes urine menunjukkan positif mengonsumsi Amfetamin. Safwan Rizky Afandi (18), warga Jalan Selebes Gang 10, Kelurahan Belawan II. Barang bukti yang disita berupa satu bilah kelewang. Hasil tes urine negatif. Windi Dwi Putra alias Windi (20), warga Jalan Selebes Gang 10, Kelurahan Belawan II. Diamankan dengan barang bukti satu bilah celurit. Hasil tes urine negatif.
Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa dan diamankan di Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan serta pengembangan kasus lebih lanjut.
Dengan sinergi kuat antara TNI-Polri dan Brimob dalam operasi gabungan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dapat dijaga secara berkelanjutan dan kondusif, memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. (NS)

