16.3 C
Munich
Jumat, Juli 17, 2026

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Buka Rakor GTRA Bali: Tekankan Prioritas TORA bagi Masyarakat Miskin

Must read

 

Denpasar | suaraburuhnasional.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Bali pada Rabu (26/11/2025). Dalam arahannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa kebijakan Reforma Agraria harus tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat yang paling membutuhkan.

Pada kegiatan yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait, serta unsur GTRA tersebut, Menteri Nusron menekankan pentingnya memastikan bahwa Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) diberikan kepada kelompok masyarakat miskin, rentan, dan mereka yang kehidupannya sangat bergantung pada sumber daya tanah.

“Subjek TORA harus kita prioritaskan kepada masyarakat miskin dan mereka yang hidupnya bergantung pada tanah. Jangan sampai keputusan ini dipengaruhi tekanan atau kepentingan politik,” tegas Menteri Nusron dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa Reforma Agraria bukan sekadar program distribusi lahan, tetapi instrumen strategis untuk mengurangi ketimpangan agraria, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong produktivitas kawasan pedesaan. Oleh karena itu, proses identifikasi subjek dan objek TORA harus dilakukan secara cermat, transparan, dan mengedepankan prinsip keadilan.

Selain itu, Menteri Nusron meminta GTRA di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam aspek verifikasi data, penataan akses, dan pembinaan pemanfaatan tanah pasca-redistribusi. Ia menekankan bahwa keberhasilan Reforma Agraria tidak hanya diukur dari jumlah sertipikat yang diserahkan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup penerima manfaat.

Rakor GTRA Provinsi Bali ini diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi kebijakan antarinstansi, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan agraria yang masih terjadi di masyarakat. Melalui sinergi dan komitmen bersama, Reforma Agraria diharapkan mampu menghadirkan pemerataan akses terhadap tanah yang berkelanjutan dan inklusif.

Berita resmi dapat dibaca melalui tautan berikut: https://www.atrbpn.go.id/berita/buka-rakor-gtra-provinsi-bali-menteri-nusron-ingatkan-kepala-daerah-prioritaskan-masyarakat-miskin-sebagai-subjek-tora. (Cs)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article