dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Belawan | suaraburuhnasional.com – Ruas jalan Simpang Kantor menjadi saksi bisu sebuah insiden memilukan pada Selasa (14/4/2026). Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk Fuso dan sepeda motor tersebut merenggut nyawa seorang pemuda berinisial AA (22). Kini, otoritas kepolisian tengah bekerja ekstra keras untuk menyusun kepingan fakta demi mengungkap kebenaran di balik peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan awal, insiden terjadi saat kedua kendaraan melaju searah dari Belawan. Tragedi memuncak ketika sepeda motor yang dikendarai korban diduga mencoba mendahului dari sisi kiri sebelum melakukan manuver belok ke kanan menuju Jalan Titi Pahlawan. Di titik kritis itulah, benturan tak terelakkan terjadi.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Lantas AKP Andi K. Barus, SH., MH., menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif. “Kasus ini sedang dalam penanganan serius oleh tim penyidik. Hingga saat ini, pengemudi truk masih berstatus sebagai saksi sembari kami mendalami seluruh bukti lapangan yang ada,”ujar AKP Andi K. Barus.
Meskipun tim penyidik telah menyisir area sekitar lokasi kejadian untuk mencari rekaman CCTV, pihak kepolisian mengakui adanya kendala teknis. Belum ditemukan rekaman yang secara presisi menangkap detik-detik terjadinya tabrakan. Kondisi ini menuntut penyidik untuk lebih mengandalkan kekuatan keterangan saksi mata dan analisis olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Pemeriksaan Saksi: Mengumpulkan testimoni dari warga di sekitar lokasi yang melihat langsung peristiwa. Memeriksa posisi akhir kendaraan dan jejak pengereman di aspal. Menjamin proses penyidikan yang objektif guna memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban maupun pihak terkait lainnya.
Polres Pelabuhan Belawan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan. Di sisi lain, tragedi ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kewaspadaan di jalan raya.
”Kami berkomitmen penuh untuk menangani kasus ini secara objektif hingga tuntas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Patuhi rambu, perhatikan blind spot kendaraan besar, dan hindari manuver berbahaya,”tegas Kasat Lantas. (NS)


