Belawan | suaraburuhnasional.com — Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) kembali membuktikan diri sebagai pilar pelindung di garda terdepan. Dalam sebuah aksi tanggap darurat yang dramatis, personel Kodaeral I bergerak cepat memadamkan kebakaran hebat yang melanda sebuah kapal ikan di kawasan strategis Jalan Raya Pelabuhan Gabion, Belawan, Sumatera Utara, Sabtu (20/6/2026).
Langkah taktis ini berhasil menyelamatkan kawasan pelabuhan dari potensi petaka yang lebih besar. Penyelamatan bermula saat ruang kendali Kodaeral I menerima laporan kedaruratan. Merespons ancaman nyata tersebut, Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodaeral I, Kolonel Laut (PM) Muhammad Darwin, S.H., M.Tr.Hanla., langsung mengeluarkan instruksi tegas: amankan objek vital dan selamatkan kawasan pesisir.
Tanpa membuang waktu, sebuah tim tangguh di bawah pimpinan Lettu Mar Hambali bersama tiga personel instruktur pemadam langsung menerobos pekatnya arus lalu lintas pelabuhan menggunakan satu unit armada pemadam kebakaran modern milik Kodaeral I.
Satu Jam Pertempuran Melawan Api
Tiba di pusat krisis pada pukul 12.25 WIB, tim taktis Kodaeral I langsung dihadapkan pada kepulan asap hitam yang membubung tinggi dan kobaran api yang mengancam lambung kapal. Bersinergi secara solid dengan unsur pemadam kebakaran sipil, personel TNI AL langsung mengambil posisi krusial di garis depan.
Penyemprotan air bertekanan tinggi diarahkan secara presisi ke titik-titik api utama. Fokus utama tim adalah lokalisasi; memastikan lidah api tidak melompat ke area dermaga yang padat atau menjalar ke puluhan kapal ikan lain yang sedang bersandar rapat di sekitarnya.
Komitmen Nyata di Balik Seragam
Berkat profesionalisme dan koordinasi yang apik, insiden mencekam ini berhasil diselesaikan tanpa memakan korban jiwa maupun luka-luka. Sementara itu, penyebab pasti dari kebakaran tersebut kini telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Aksi cepat yang diperlihatkan oleh Kodaeral I ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan manifestasi dari doktrin TNI Angkatan Laut: senantiasa hadir dan menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat, serta menjadi benteng kokoh dalam menjaga keselamatan fasilitas publik nasional.
Pukul 12.25 Tim Kodaeral I tiba di lokasi, langsung mengintegrasikan kekuatan dengan tim pemadam gabungan.
pukul 13.30 Amukan api utama berhasil diredam total. Operasi berganti ke tahap cooling down (pendinginan) untuk mengeliminasi bara tersembunyi. Pukul 14.20 Situasi dinyatakan aman sepenuhnya. Personel dan armada kembali ke Markas Komando dalam kondisi nihil kerugian. (Liputan: Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)


