25.5 C
Munich
Sabtu, Juni 13, 2026

Pemkab Sergai Lakukan Langkah Cepat Atasi Tanggul Jebol

Must read

 

Sei Rampah | suaraburuhnasional.com –
Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyebabkan debit air Sungai Sei Putih di Kecamatan Sei Bamban meningkat secara drastis, mengakibatkan jebolnya dua titik tanggul. Menyikapi hal ini, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sergai, H. Parlindungan Pane, SH, M.Si, bersama Camat Sei Bamban, Doni Salfaria Simarmata, M.Si, serta jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), segera meninjau lokasi kejadian.

Pada Rabu (16/10/2024), Pjs Bupati Parlindungan Pane meninjau langsung lokasi tanggul yang jebol dan menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap terjadi. Ia mengimbau masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong sebagai langkah preventif.

“Di tengah kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang, kita harus menggalakkan kembali gotong royong. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan dan ikut serta membantu perbaikan tanggul, kita dapat meminimalisir dampak bencana,” ujar Parlindungan Pane, Jumat (18/10/2024), di sela-sela aktivitasnya di Kantor Bupati Sergai.

Selain itu, Pjs Bupati juga memaparkan rencana jangka panjang pemerintah daerah untuk memperkuat tanggul di sepanjang Sungai Sei Putih. Pemkab Sergai telah berkoordinasi dengan BWS Sumatera II untuk membangun bronjong di beberapa titik rawan tanggul jebol pada tahun depan. “Kami sedang mengupayakan pembangunan bronjong di beberapa titik rawan di sepanjang Sungai Sei Putih. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat tanggul dan mencegah kerusakan lebih lanjut,” jelasnya.

Proses perbaikan darurat tanggul yang jebol telah selesai, sementara rehabilitasi tanggul di Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, yang terdampak kenaikan debit air, akan segera dilanjutkan oleh pihak terkait. “Rehabilitasi tanggul menjadi tanggung jawab bersama antara BWSS II dan Dinas PUTR Sergai. Beberapa sungai yang mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi, seperti Sungai Sibarau, Sungai Sei Putih, Sungai Martebing, Sungai Padang, dan Sungai Bahilang, telah mendapatkan penanganan,” ungkapnya.

Parlindungan Pane juga menyoroti kondisi Sungai Sibarau, yang melintasi Desa Meriah Padang, Kecamatan Tebing Tinggi, dan Desa Simalas, Kecamatan Sipispis. Di wilayah ini, dua titik tanggul sepanjang 25 meter jebol akibat derasnya aliran air, dan BWSS II telah melakukan perbaikan cepat dengan mengerahkan alat berat. Proses rehabilitasi di kedua desa tersebut kini telah rampung.

Di Sungai Sei Putih, selain jebolnya tanggul sepanjang 15 meter di Dusun 3, Desa Belutu, daerah terdampak lainnya meliputi Desa Bakaran Batu, yang juga telah selesai diperbaiki oleh BWSS II. Sedangkan di Sungai Martebing, Desa Suka Damai, tanggul sepanjang 15 meter masih dalam proses rehabilitasi.

Sungai Padang, yang mengalir melalui Desa Bandar Tengah dan Desa Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah, juga mengalami kerusakan di tiga titik tanggul, yang kini tengah diperbaiki oleh Dinas PUTR dan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dengan bantuan alat berat. Di Sungai Bahilang, tanggul sepanjang 56 meter yang tersebar di tujuh titik di Desa Penggalian dan Desa Sibulan, Kecamatan Tebing Syahbandar, juga telah ditangani oleh Dinas PUTR dan Forum TJSLP.

Parlindungan Pane menegaskan bahwa penanganan tanggul jebol ini merupakan bukti adanya kolaborasi yang kuat antara BWSS II, Dinas PUTR Sergai, dan Forum TJSLP. “Pemkab Sergai terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh sungai di wilayah ini terjaga dengan baik, demi mencegah potensi bencana yang lebih besar,” tandasnya.(Herry)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article