27.8 C
Munich
Senin, Mei 25, 2026

Doa Restu dan Harapan, Vickner Sinaga Sambut Dukungan Sakral dari Desa Lae Ambat dan Gomit

Must read

 

Dairi | suaraburuhnasional.com – Vickner Sinaga, calon bupati Dairi, kembali mendapatkan undangan khusus dari masyarakat pendukung di Desa Lae Ambat dan Desa Gomit. Dalam pertemuan ini, warga meminta pasangan calon VW (Vickner-Wahyu) untuk memaparkan visi dan misinya, sekaligus mendengarkan langsung keluhan terkait pembangunan infrastruktur, pertanian, serta pendidikan di desa mereka. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Vickner Sinaga dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, serta merumuskan langkah-langkah nyata untuk kemajuan daerah.

Di Desa Lae Ambat, pertemuan berlangsung di rumah tokoh masyarakat, Manippan Sitorus, di mana warga menyampaikan berbagai aspirasi. Dalam acara ini, Vickner tidak hanya memberikan tanggapan, tetapi juga menekankan komitmennya untuk tidak sekadar berbicara tanpa tindakan. “Jangan asal bilang ‘wani piro,’ tapi lihat bagaimana anak-anak Dairi pulang dan membenahi kampung halaman,” ujar Vickner, yang didampingi istrinya, L.P. Boru Situmorang.

Acara di Desa Lae Ambat juga diselimuti prosesi adat yang sakral. Vickner diberangkatkan dengan doa restu dari kelompok-kelompok adat setempat, termasuk Tulang Parna, Situmorang, Siraja Oloan, marga Sinaga, Naimarata, dan marga lain dari pihak istrinya. Mereka memberikan ulos si ganjang rambu dan menghidangkan dekke na mok-mok sebagai simbol restu, memperkuat dukungan spiritual dalam tradisi Batak.

Sementara itu, di Desa Gomit, warga menyambut Vickner dan timnya dengan jamuan makan bersama. Pertemuan ini diisi dengan diskusi yang lebih ringan, di mana warga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan desa, diselingi canda tawa yang menciptakan suasana akrab.

Vickner juga mengungkapkan peran aktifnya melalui Yayasan Anak Dairi Sejahtera (Yadas), yang selama ini memberikan beasiswa kepada anak-anak Dairi. Beliau menekankan bahwa perhatiannya pada daerah ini bukanlah hal baru, bahkan sebelum masuk dalam ajang Pilkada. Salah satu contohnya adalah program “Go Home,” dimana Vickner pulang ke kampung halamannya untuk memberikan bantuan baju batik kepada guru-guru di Dairi tanpa pamrih di tahun 2000an.

Ketua Tim Kampanye VW, Parlemen Sinaga, juga memberikan pidato yang menyentuh, meminta maaf kepada masyarakat karena lima tahun lalu program yang dijanjikan tidak terealisasi. “Saya malu dan minta maaf. Kali ini, kita harus mempercayakan putra Dairi yang membawa harapan, bukan hanya mengambil keuntungan dari Dairi,” katanya.

Acara berlangsung dengan hangat, penuh dengan rasa kekeluargaan, menegaskan dukungan penuh dari warga Desa Lae Ambat dan Gomit kepada pasangan calon VW. (Cs)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article