Dairi | suaraburuhnasional.com – Pada 20 Oktober 2024, Vickner Sinaga, calon bupati Dairi nomor urut 5, bersama istrinya, Ny. Vickner L.P. Situmorang, menghadiri peresmian Gedung Serba Guna Majelis Pekerja Parhalado (GSMPP) di Gereja HKBP Tigalingga. Acara tersebut mengangkat tema “Hadaulatoni Namarroha” yang berarti “ibadah yang sejati,” serta subtema “Partisipasi Pembangunan GSMPP, Majelis, dan Jemaat HKBP Tigalingga, Wujudkan Ibadah yang Sejati.” Kehadiran Vickner menjadi sorotan penting, terutama karena ia satu-satunya calon bupati yang menerima undangan khusus pada acara tersebut.
Sebelum mengikuti prosesi peresmian, Vickner bersama jemaat lainnya terlebih dahulu mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Pdt. RH. Siahaan, S.Th. Keterlibatan Vickner dalam ibadah ini mencerminkan rasa hormatnya terhadap nilai-nilai spiritual serta komunitas gereja setempat. Kehadiran Vickner bersama sang istri disambut hangat oleh jemaat, yang menambah kehangatan acara tersebut.
Setelah ibadah, Vickner bersama Ny. Vickner L.P. Situmorang beranjak menuju lokasi peresmian gedung GSMPP, mengikuti rangkaian acara hingga puncak peresmian. Di momen tersebut, Vickner menunjukkan keakraban dengan jemaat melalui kontribusinya dalam bentuk hiburan, mempersembahkan sebuah lagu pujian yang disambut antusias oleh para hadirin. Penampilannya yang memukau membuat jemaat memberikan sumbangan secara spontan sebagai apresiasi terhadap lagu pujian yang dinyanyikannya.

Sebagai bentuk dukungannya, Vickner menyerahkan semua sumbangan yang ia terima kepada panitia, dan menambahkan sumbangan pribadi dengan jumlah unik, yakni Rp12.345.000, yang diakhiri dengan angka “5” sebagai simbol nomor urut pencalonannya. Jumlah sumbangan ini tidak hanya unik tetapi juga mencerminkan niat baik dan komitmen Vickner dalam mendukung kegiatan gereja dan masyarakat.
Tidak berhenti di situ, Vickner juga turut serta dalam lelang yang diselenggarakan oleh panitia, menunjukkan dukungannya secara langsung terhadap kegiatan tersebut. Sebagai ungkapan penghormatan dari jemaat, Vickner dan istrinya diulosi, menerima ulos sebagai tanda penghormatan dan doa. Dalam budaya Batak, ulos memiliki makna yang mendalam, melambangkan restu, perlindungan, dan dukungan bagi yang menerimanya.
Peresmian GSMPP ini bukan hanya menjadi peristiwa penting bagi jemaat HKBP Tigalingga, tetapi juga menjadi simbol semakin eratnya hubungan antara Vickner Sinaga dan masyarakat Dairi, khususnya dalam bidang keagamaan dan sosial. Peran aktif Vickner dalam acara ini mempertegas citranya sebagai pemimpin yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memiliki perhatian yang mendalam terhadap nilai-nilai budaya dan spiritualitas. Hal ini memperkuat posisinya sebagai calon pemimpin yang tidak hanya dekat dengan masyarakat, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan spiritual dan sosial mereka.(Cs)






















