Simalungun | suaraburuhnasional.com – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Wartawan Indonesia ( Komnas WI) Kota Tebing Tinggi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke – IV dilaksanakan di Wisma Bahari, Kota Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (2-3/11/2024).
Rakerda ini dihadiri Ketua Komnas WI Kota Tebing Tinggi Purbatua Hutapea, Ketua Panitia Rakerda Misron Tanjung, Narasumber Abdul Khaliq, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Dedi Parulian Siagian dan seluruh anggota Komnas WI.
Ketua Panitia Rakerda Misron Tanjung dalam laporannya mengatakan, dengan terlaksananya acara ini kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi Dinas Kominfo dan upaya keras dari Ketua Komnas WI Kota Tebing Tinggi. “Semoga Rakerda ini dapat menjadikan anggota Komnas WI ke depan menjadi lebih handal dan lebih profesional dalam menjalankan profesi sebagai jurnalis,” harap Misron.
Sementara itu, materi yang disampaikan oleh narasumber, Abdul Khalik yang juga merupakan seorang wartawan senior pada Rakerda Komnas WI dalam kesempatan ini mengatakan bahwa menjadi seorang wartawan itu sangat menarik. Disampaikannya bahwa dirinya pernah meliput ke Kairo, Dubai dan berbagai tempat lainnya dan juga mengisahkan pengalamannya pada masa kuliah pernah mengalami sakit kuning. Abdul Khalik dalam arahannya kepada wartawan juga menyampaikan bahwa saat ini negara besar tidak perlu lagi menggunakan tentara dalam berperang, tapi mereka lebih menggunakan proses berperang tanpa menggunakan pasukan dan kekuatan utamanya ada pada media digital atau handphone dan media digital ini juga bisa berdampak menjadi musuh terbesar atau musuh paling berbahaya,”jelasnya.
Lanjut Abdul Khalik, mengapa handphone bisa menjadi musuh yang paling berbahaya, karena bisa membawa nilai ideologi untuk kepentingan si pembuatnya dan media digital juga bisa berbahaya kalau tidak dipahami bagaimana cara penggunaanya,” tegasnya.
Abdul Khalik menambahkan, Literasi Media pengetahuan serta keahlian yang beretika dan bertanggung jawab bagi wartawan sangat penting, begitu juga kecakapan dalam menggeluti suatu bidang yang disenangi. Orang yang tidak memiliki pengetahuan akan mudah disusupi, untuk itu di dalam era digital pada saat ini dibutuhkan spesialisasi seorang wartawan, namun tentunya wartawan harus beretika, artinya dituntut tidak membuat berita bohong, tapi perlu tanggung jawab dalam pemberitaan.

“Wartawan harus menambah wawasan dan wartawan itu wawasannya kontekstual dan up date informasi, menambah jaringan kerja serta menghemat waktu, kemudian ramah tamah untuk menimbulkan kesan yang nantinya hal ini dapat memperbesar peluang karir,”ungkap Abdul Khalik.
Sementara itu, sambutan Ketua DPD Komnas WI Kota Tebing Tinggi, Purbatua Hutapea mengatakan bahwa dirinya merasa tersanjung atas kehadiran Kadis Kominfo dan narasumber Abdul Khaliq seraya mengucapkan terima kasih kepada Panitia Pelaksana Rakerda yang melaksanakan acara Rakerda dengan sukses. “Terima kasih atas kehadiran peserta Rakerda Komnas WI yang saya lihat tertib serta menunjukkan keprofesionalan dan terima kasih atas bantuan dana hibah dari Dinas Kominfo sehingga Rakerda Komnas WI berjalan dengan sukses,” kata Purbatua Hutapea.
Selanjutnya ditambahkan Purbatua Hutapea, kita (Komnas WI) akan terus bersinergi dengan Pemko Tebing Tinggi. Sebagai seorang wartawan, kita jangan hanya mencari kesalahan-kesalahan orang saja, namun apabila ada kesalahan harus dikoordinasikan terlebih dahulu dan saya berharap jangan ada perpecahan diantara kita, tapi mari perkuat soliditas untuk lebih mengangkat martabat Komnas WI,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kadis Kominfo Kota Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian mengatakan, jika ditemukan ada sesuatu masalah pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pada intinya harus mengedepankan komunikasi dan komunikasi harus berjalan. Jadi, wartawan jangan hanya sifatnya mencari kesalahan-kesalahan orang saja, namun harus juga mengintrospeksi diri. Dijelaskan Dedi Parulian Siagian bahwa Kota Tebing Tinggi dikenal pejabat dari luar daerah karena adanya wartawan yang selalu memberitakan tentang Kota Tebing Tinggi dan saat ini Komnas WI di bawah kepemimpinan Purbatua begitu baik. Saya apresiasi Ketua Komnas WI dan mudah-mudahan ke depannya bisa berkompetisi untuk menyaingi organisasi lain,” sebut Dedi Parulian Siagian.
Dedi Parulian Siagian berharap, ke depannya Komnas WI nanti akan nengajukan untuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW) supaya menjadi wartawan yang profesional dan selaku Kadis Kominfo saya ucapkan selamat atas Rakerda Komnas WI. Terkait dengan adanya jalan tol yang membawa dampak pada perekonomian di Kota Tebing Tinggi, Dedi Parulian Siagian mengajak para wartawan untuk memikirkan bagaimana caranya Kota Tebing Tinggi bisa maju atas adanya jalan tol tersebut. Mengakhiri sambutannya, sekali lagi Dedi Parulian Siagian mengingatkan kepada para wartawan agar jangan mencari kesalahan-kesalahan saja, tapi kebijakan OPD yang harus dicari. Mari koreksi dan evaluasi diri masing-masing dan jaga kondusifitas Kota Tebing Tinggi,”pinta Dedi Parulian Siagian. (Alfian Haris)


