Sergai | suaraburuhnasional.com – Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai selama ini menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum penting bagi insan pers dalam menjalankan tugas peliputan di Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (3/3/2026).
Selama dua periode kepemimpinan Bupati Serdang Bedagai H.Darma Wijaya, sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah tersebut secara konsisten dan aktif mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadhan.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya publikasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat luas.
Namun pada pelaksanaan tahun ini, beberapa wartawan yang sebelumnya rutin terlibat mengaku tidak lagi diikutsertakan dalam tim peliputan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan, mengingat mereka yang telah bertahun-tahun berkontribusi dalam mendukung pemberitaan kegiatan pemerintah daerah.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Serdang Bedagai Nurchinta Depi Tambunan, S.S.IP, menyampaikan bahwa adanya pengurangan jumlah wartawan yang dilibatkan disebabkan oleh efisiensi atau penyesuaian anggaran.
Meski demikian, sejumlah wartawan mempertanyakan kebijakan tersebut setelah mendapati adanya nama-nama baru yang justru masuk dalam daftar peliputan Safari Ramadhan di tahun ini.
Hal ini menimbulkan persepsi kurang adil dan pilih kasih di kalangan wartawan lama yang selama ini aktif dan konsisten menjalankan tugas jurnalistik.
“Jika memang alasan pengurangan anggaran seharusnya tetap mempertahankan wartawan yang sudah lama bertugas. Apabila harus ada pengurangan dilakukan secara proporsional tanpa mengganti dengan nama baru,” ungkap salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya.
Para wartawan berharap adanya transparansi dan evaluasi terbuka terkait mekanisme penunjukan tim peliputan kegiatan resmi pemerintah daerah. Mereka juga menegaskan bahwa kritik ini disampaikan bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan demi menjaga profesionalitas, kebersamaan dan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan insan pers.
Sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebarluasan informasi publik, insan pers berharap ke depannya kebijakan yang diambil dapat mempertimbangkan aspek keadilan, konsistensi, serta komunikasi yang lebih terbuka. (Yusri)


