Toba | suaraburuhnasional.com – Tepat pukul 02.00 WIB Minggu dini hari (18/10/2026), Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., memimpin langsung Operasi Sarang Narkoba (OSN) di Cafe Santai, Jalan Pemandian, Desa Lumban Silintong, Kecamatan Balige.
Operasi yang berlangsung hingga pukul 03.30 WIB itu menyasar THM yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Toba dalam pemberantasan dan pemulihan kawasan rawan narkoba di wilayah hukum Polres Toba.
Turut hadir dalam operasi tersebut Kasat Resnarkoba Iptu T.P. Purba, Kasat Lantas Iptu Elon Sitinjak, KBO Satresnarkoba, personel Sat Samapta, Provos, Logistik, Sat Lantas dan Satresnarkoba Polres Toba. Kasat Resnarkoba Polres Toba Iptu Tri Pranata Purba saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026), menjelaskan tim gabungan Sat Narkoba Polres Toba melakukan OSN dengan sasaran THM yang diduga kerap menjadi lokasi peredaran narkoba.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap 32 orang pengunjung Cafe Santai. Hasilnya, 14 laki-laki dewasa dan 6 perempuan dewasa dinyatakan positif narkotika, total 20 orang.
Petugas yang didampingi Sekdes Lumban Silintong Anggiat Siahaan kemudian melakukan pemeriksaan di dalam kafe dan menemukan sejumlah barang bukti berupa 1 buah plastik klip ukuran besar bekas pakai pil ekstasi, 1 buah plastik bening berisi pecahan yang diduga pil ekstasi, dan 1 bungkus kertas Tiktak Royo yang diduga untuk mengonsumsi ganja yang tergeletak di atas lantai kafe.
“Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku yang positif narkotika mengaku telah mengonsumsi narkotika jenis sabu, pil ekstasi dan ganja, masing-masing di tempat yang berbeda, ada yang mengonsumsi dari luar THM dan ada yang di dalam THM,” ungkap Iptu Tri Pranata.
Selanjutnya para pelaku diamankan dan dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Toba untuk pemeriksaan dan pendalaman terkait asal-usul narkotika serta pengungkapan jaringan peredarannya.
Sementara itu, Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Kapolri dalam menciptakan lingkungan bersih dari narkoba.
“Polres Toba tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Toba. Kami akan terus melakukan pencegahan dan penindakan terhadap para pelaku penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau pengelola usaha hiburan dan pengunjung untuk bekerja sama menjaga Kamtibmas. “Kami meminta kepada para pengelola THM dan pengunjung agar menjaga ketertiban dan ikut mendukung pemberantasan narkoba,” pungkasnya. (Monroe)















