Medan | suaraburuhnasional.com – Di tengah ekselerasi transformasi digital dan penguatan Good Corporate Governance (GCG) pada birokrasi sektor publik, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan mengukir pencapaian monumental. Instansi vertikal di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tersebut resmi dinobatkan sebagai Satuan Kerja Peringkat Terbaik Implementasi Full Cash Management System (CMS) pada penganugerahan presisi KPPN Medan I Awards 2026.
Apresiasi kinerjika tingkat tinggi ini diserahkan dalam seremoni khidmat di Aula Putri Hijau, Gedung Keuangan Negara (GKN) II Lantai 6, Jalan Diponegoro Nomor 30 A, Medan, pada Selasa (20/10/2026).
Rangkaian acara diawali dengan pembekalan strategis dan keynote speech oleh Kepala KPPN Tipe A1 Medan I, Nova Juliana Sianturi, yang mengaitkan pentingnya internalisasi nilai-nilai anti-gratifikasi sebagai fondasi good governance. Momen tersebut dilanjutkan dengan pendedahan komprehensif mengenai Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-9/PB/2026 tentang Langkah-Langkah Strategis Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2026 oleh Kevin selaku narasumber pakar.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan piagram penghargaan atas supremasi pengelolaan keuangan publik sepanjang Semester I Tahun Anggaran 2026.
Nova Juliana Sianturi menyerahkan secara langsung penghargaan bereputasi tersebut kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, di hadapan jajaran pimpinan instansi dan kepala satuan kerja se-wilayah kerja KPPN Medan I.
Usai menerima penghargaan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil pembudayaan nilai-nilai akuntabilitas dan efisiensi di seluruh jenjang organisasi. Menurutnya, capaian ini berakar kuat pada roadmap serta arahan strategis Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, guna mewujudkan birokrasi yang adaptif, transparan, dan terpercaya.
”Penghargaan ini adalah katalisator motivasi bagi kami untuk merawat transparansi dan akuntabilitas anggaran secara berkelanjutan. Merujuk pada arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Bapak Hendarsam Marantoko, kami berkomitmen untuk menegakkan integritas, bertindak profesional, dan memastikan bahwa setiap alokasi fiskal terkonversi menjadi value creation yang memberikan kemanfaat an holistik bagi masyarakat. Prinsip fundamental kami tetap sama: Imigrasi untuk Rakyat,” ujar Eko Yudis dengan penuh ketegasan.
Pengoptimalan skema Full Cash Management System (CMS) secara komprehensif merupakan manifestasi dari rekayasa proses bisnis birokrasi menuju digital governance. Melalui sistem cashless berbasis real-time, risiko human error, potensi deviasi, serta retensi administratif dapat diminimalisasi secara signifikan.
Dengan diraihnya penghargaan peringkat terbaik ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan tidak sekadar membuktikan dominasinya dalam efektivitas pengelolaan anggaran publik, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai pioneer dan benchmark tata kelola administrasi keuangan modern di Wilayah Sumatera Utara. (Liputan: Nelson Siregar)















