19.6 C
Munich
Minggu, Juni 21, 2026
Beranda blog Halaman 20

Jelang Laga Filipina Vs Australia, Gegana Brimob Polda Sumut Sterilisasi Stadion Madya untuk Pastikan Keamanan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026

0

 

Deli Serdang | suaraburuhnasional.com – Menjelang pertandingan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 antara Filipina melawan Australia, personel Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melakukan sterilisasi menyeluruh di kawasan Stadion Madya I Deli Serdang, Rabu (3/6/2026).

Sterilisasi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu dilakukan di area lapangan pertandingan, tribun penonton, ruang ganti pemain, akses masuk-keluar stadion, hingga sejumlah titik strategis lainnya di sekitar lokasi pertandingan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan maksimal yang dilakukan Polda Sumut guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan internasional berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan sterilisasi dilakukan untuk memastikan area publik dan lokasi pertandingan benar-benar aman dari berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

“Sterilisasi oleh tim Gegana Brimob Polda Sumut merupakan prosedur pengamanan yang dilakukan sebelum pertandingan berlangsung. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh area stadion dan lingkungan sekitarnya bebas dari bahan peledak, ancaman teror, maupun benda-benda berbahaya lainnya sehingga pertandingan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Ferry.

Menurutnya, pengamanan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 menjadi salah satu prioritas Polda Sumut mengingat ajang tersebut melibatkan peserta dari berbagai negara dan menjadi perhatian masyarakat internasional.

Ferry menegaskan, Polda Sumut tidak hanya menempatkan personel pengamanan di dalam dan luar stadion, tetapi juga mengoptimalkan langkah-langkah preventif melalui sterilisasi lokasi serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh pemain, ofisial, panitia, dan masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan. Seluruh personel yang terlibat telah disiagakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” katanya.

Hasil sterilisasi yang dilakukan tim Gegana menunjukkan tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya pertandingan. Dengan demikian, Stadion Madya I Deli Serdang dinyatakan aman dan siap digunakan untuk laga Filipina kontra Australia dalam ajang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026.

Polda Sumut juga mengimbau para suporter dan masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan agar tetap mematuhi aturan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta bersama-sama menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan sportif. (Mal)

Plh Wali Kota Fadly Abdina Sidak ke SPBE dan Pangkalan

0

 

Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Pemerintah Kota Tanjungbalai dipimpin Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menindaklanjuti keluhan masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan LPG ukuran 3 Kg.

Plh Wali Kota turun langsung ke ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan pangkalan yang ada di Kota Tanjungbalai turut didampingi Forkopimda atau mewakili, Asisten Ekbang Tajul Abrar Ritonga, Kadis dagper Wiwi Fitria, Kadishub Elvandia, Kabag Perekonomian Rini Diana, Camat Datuk Bandar Syamsul Efendi, Camat Teluk Nibung Darmansyah Merta Wijaya dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (2/6/2026).

Pemantauan dilakukan secara langsung di beberapa titik SPBE di wilayah Kota Tanjungbalai diantaranya PT. Tomimaru Gasindo, PT. Anugerah Tetap Jaga, dan PT. Selina Jaya Sempurna. Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan, sidak dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan akar masalah kelangkaan LPG 3 Kg di tengah masyarakat. Hal ini juga bagian dari Pemko Tanjungbalai dalam mengecek langsung kondisi dilapangan dan penyebab terjadinya kelangkaan.

Dari sidak tersebut, Plh Wali Kota Tanjungbalai mengatakan bahwa tidak ada ditemukan permasalahan penyaluran maupun harga, karena pihak SPBE tadi menjelaskan bahwa pengisian LPG tabung 3 kg tidak ada pengurangan berdasarkan Delivery Order (DO) dari pertamina.

“Tadi saat sidak ke PT. Tomimaru Gasindo di Jalan Sudirman, pihak SPBE mengatakan bahwa distribusi LPG ukuran 3Kg berjalan normal seperti biasa berdasarkan DO dan tidak ada pengurangan jumlah, begitu juga halnya saat kita melakukan kunjungan dan sjdak ke PT. Anugerah Tetap Jaga dan PT. Selina Jaya Sempurna, keterangan kedua agen tersebut tidak ada permasalahan penyaluran,” papar Muhammad Fadly. (Indah)

DPRD Medan Soroti Pembangunan Jalur Khusus BRT

0

 

Medan | suaraburuhnasional.com – Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH soroti proyek pembangunan jalan jalur khusus sistem transportasi massal Bus Rapit Transit (BRT) di Kota Medan. Pasalnya, pembangunan jalur khusus di median jalan dengan menebang ribuan pohon dan merusak sejumlah fasilitas pantas dipertanyakan.

“Kita sangat mendukung sistem transportasi massal BRT. Karena program ini salah satu upaya mengurai kemacetan lalu lintas di kota Medan,”ujar Paul MA Simanjuntak (foto) kepada wartawan di gedung dewan, Selasa (2/6/2026) menyikapi proyek pembangunan jalur khusus di tengah kota Medan saat ini.

Menurut Paul, seiring dengan itu, karena pengerjaanya baru dimulai, maka DPRD Medan wajar mengetahui program dan pengerjaan di wilayah kota Medan. “Sebagai wakil rakyat harus mengetahui tentang apa saja yang akan terlaksana di Medan. Apalagi terkait hal itu belum ada sosialisasi sehingga kita dapat mempertanyakan dan mungkin membantu pengawasan,” imbuhnya.

Ditambahkan, sehubungan dengan pembangunan jalan untuk BRT yakni Bus jalur khusus yang jalannya terpisah dengan jalur kendaraan lain menghindari kejebak macet serta pemberhentiannya di halte khusus. “Tentu banyak masukan yang akan kita sampaikan kepada pelaksana dan perlu sharing untuk memaksimalkan program tersebut,” cetus Paul.

Untuk itu, kepada seluruh stakeholder yang berkaitan dengan pembangunan tersebut akan dipanggil ke kantor DPRD Medan guna dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Seperti Dinas Perhubungan Kota Medan, Dinas SDABMBK Kota Medan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Dishub Sumut, PLN, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumut dan instansi lainnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan jalur khusus sistem transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) di wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang saat ini sedang mulai pengerjaan. Tampak pembuatan jalur khusus menggunakan median jalan seperti di sepanjang Jl SM Raja dan Jl Gatot Subroto/Jl Binjai Kota Medan.

Selain itu, Paul juga mempertanyakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan terkait penebangan ribuan pohon dampak pelaksanaan proyek. “Dikemanakan pohon itu. Berapa PAD dari retribusi penjualan pohon dimaksud,” tandas Paul asal politisi PDI Perjuangan itu. (PM)

Jalinan Matra Kodaeral I dan Basarnas, Penjaga Lentera Keselamatan Maritim Sumut

0

 

​Medan | suaraburuhnasional.com — Lautan bukan sekadar bentangan air yang memisahkan daratan; ia adalah urat nadi kehidupan, gerbang ekonomi, sekaligus medan yang menyimpan misteri ketidakpastian. Di bawah payung hukum dan sumpah kemanusiaan, Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan kembali mempertegas komitmen mereka untuk menjadi perisai dan pelindung di hamparan perairan Sumatera Utara.

Pada ​Rabu (3/6/2026), bertempat di selasar hangat Kediaman Komandan Kodaeral I, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, sebuah pertemuan penting berbalut Courtesy Call digelar. Dankodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menyambut hangat kedatangan Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., beserta jajaran delegasinya.

​Pertemuan ini laksana kristalisasi dari semboyan luhur “Pargomgom Samudora” sebuah manifesto agung tentang tekad menguasai dan melindungi lautan, bukan dengan keangkuhan, melainkan dengan dedikasi serta pengabdian tanpa batas.

​Ketika bahaya mengintai di tengah samudra, ego kelembagaan seketika melenyap. Yang tersisa hanyalah satu panggilan suci: menyelamatkan jiwa. Sadar akan beratnya pundak yang memikul tanggung jawab tersebut, jajaran teras Basarnas Medan hadir dengan kekuatan penuh.

Hery Marantika didampingi oleh para pemikir dan penggerak lapangan terbaiknya: ​Torang M. Hutahaean, S.Si., M.M. (Kasi Sumber Daya), ​Riza Fahlevi, S.Kom. (Kasubbag Umum), Kamellia, S.H. (Kasi Operasi dan Siaga), ​Sariman S. Sitorus, S.I.Kom. (Pranata Humas Ahli Muda), ​Ady Pandawa (Protokol Pimpinan).

​Di ruang tamu yang teduh itu, diskusi mengalir dengan sangat dinamis. Di satu sisi, TNI AL membawa disiplin taktis dan kekuatan alutsista pengawal kedaulatan. Di sisi lain, Basarnas membawa ketangkasan, kecepatan, dan spesialisasi penyelamatan di medan ekstrem. Ketika kedua kekuatan ini melebur, yang lahir adalah sebuah sistem pertahanan keselamatan maritim yang nyaris tanpa celah.

​Merajut Tiga Poros Strategis Keselamatan Maritim
​”Dalam operasi penyelamatan di laut, hitungan menit adalah pembeda antara helaan napas terakhir dan pelukan hangat keluarga di rumah”. Bukan sekadar pertemuan seremonial dan jabat tangan hangat, bincang santai ini menelurkan tiga cetak biru (blueprint) strategis untuk masa depan perairan

Penyelarasan frekuensi kerja antara kapal perang KRI milik TNI AL dengan armada penyelamat Basarnas. Birokrasi komunikasi dipangkas habis demi menciptakan response time yang instan saat terjadi kedaruratan. ​Integrasi sistem deteksi dini terkait cuaca ekstrem, navigasi, dan titik koordinat bahaya. Informasi dipasok secara real-time untuk memitigasi risiko sebelum kecelakaan terjadi.

​Perancangan simulasi latihan penyelamatan ekstrem bersama (Joint Emergency Exercise), guna memastikan insting para prajurit laut dan personel penolong di lapangan saling melengkapi di tengah badai. Melalui pertemuan yang sarat akan nilai berbobot ini, Kodaeral I dan Basarnas Medan menitipkan sebuah pesan kedamaian bagi khalayak ramai: Bahwa di setiap jengkal ombak lautan Sumatera Utara, ada mata yang terus terjaga dan ada tangan yang siap mengulurkan pertolongan.

​Bagi para nelayan tradisional yang bertaruh nyawa demi keluarga, para nakhoda kapal logistik penggerak ekonomi bangsa, hingga masyarakat awam yang menikmati indahnya wisata bahari, sinergi ini adalah jaminan rasa aman. Kodaeral I dan Basarnas telah meletakkan jangkar komitmen yang kuat; memastikan bahwa laut kita tidak hanya luas dan kaya, tetapi juga ramah dan aman bagi siapa saja. ​Satu visi, satu takdir pengabdian: Menjaga kedaulatan, memuliakan kemanusiaan. (Liputan: Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)

Kepala Cabang Bank Sumut Audensi Bersama Plh Wali Kota Tanjungbalai

0

 

Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina didampingi Kepala BPKPD Siti Fatimah menerima audiensi Kepala Cabang Bank Sumut Kota Tanjungbalai Teuku Irmensyah didampingi Wakil Pimpinan Cabang Jam’an Hadi di ruang kerja Wakil Wali Kota, Rabu (3/6/2026).

Teuku Irmensyah selaku Kepala Cabang PT. Bank Sumut Kota Tanjungbalai menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan silaturahmi, mengingat dirinya baru saja menjabat sebagai Kepala Cabang PT. Bank Sumut Tanjungbalai.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya bukan orang asing lagi di Kota Tanjungbalai mengingat sebelumnya juga bertugas sebagai wakil Kepala Cabang disini. Irmensyah juga menyatakan, PT. Bank Sumut siap mendukung program – program Pemerintah Kota Tanjungbalai kedepannya. Plh Wali Kota juga menyambut baik kehadiran Kepala Cabang Bank Sumut yang baru dan berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan.

“Pemerintah Kota Tanjungbalai mengapresiasi peran Bank Sumut sebagai mitra strategis daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan keuangan masyarakat. Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan ke depan,” ujar Plh Wali Kota Muhammad Fadly. (Indah)

Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan PC JMSI Batu Bara Periode 2026 – 2029

0

 

Batu Bara | suaraburuhnasional.com – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Batu Bara Periode 2026 – 2029 yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara, Komplek Perumahan Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Rabu (3/6/2026).

Turut hadir Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batu Bara, Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto, S.H., M.H., Sekretaris JMSI Sumatera Utara Zulham Efendi, SH., Staf Ahli Bupati Batu Bara dan Kaban Kesbangpol Batu Bara.

Pelantikan diawali dengan membacakan surat keputusan oleh Sekretaris JMSI Sumut Zulham Efendi dan dilanjutkan dengan Pelantikan Ketua JMSI Batu Bara Subari, S. Sos dan Pengurus JMSI Batu Bara yang dilakukan oleh Ketua JMSI Sumut Rianto. Bupati Batu Bara dalam sambutannya mengucapkan selamat atas Pelantikan Kepengurusan Pengcab JMSI Kabupaten Batu Bara Periode 2026-2029.

Dirinya juga mengatakan bahwa JMSI dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam menyebarluaskan informasi pembangunan serta menghadirkan pemberitaan yang objektif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Bermedia sosial secara bijak, menyampaikan kondisi secara objektif dan berimbang jangan membuat pemberitaan yang tendensius, utamakan perbaikan dan teguran konstruktif,” ujar Bupati Baharuddin.

Selain menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru, kegiatan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi organisasi dalam memperkuat eksistensi media yang profesional dan berintegritas.

Sementara itu Pembina JMSI Sumut mengatakan bahwa berita di Kabupaten Batu Bara jangan hanya sekitar kantor Bupati tetapi juga memperhatikan kondisi masyarakat sekitar. Pada kesempatan itu Bupati Baharuddin juga mendapatkan penghargaan dari JMSI sebagai sahabat pers. (SAR)

Polres Binjai Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Operasi Antik Toba 2026 Ungkap 23 Kasus dan 28 Tersangka

0

 

 

Binjai | suaraburuhnasional.com -Komitmen Polres Binjai dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kembali dibuktikan melalui keberhasilan pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Selama 20 hari pelaksanaan operasi, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026, Satresnarkoba Polres Binjai berhasil mengungkap 23 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 28 tersangka.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras personel Polres Binjai yang didukung sinergi lintas instansi serta partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi terkait dugaan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Binjai.

Dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolres Binjai Kompol Sofyan, terungkap bahwa dari 28 tersangka yang diamankan, terdapat 6 orang residivis kasus narkoba. Selain itu, petugas juga berhasil menyita berbagai barang bukti berupa sabu 30,49 gram, ekstasi 24 butir, ganja 46,86 gram, 10 unit telepon seluler, 9 unit kendaraan bermotor, dan uang tunai Rp. 250.000,- yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, Polres Binjai juga mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di sejumlah lokasi yang selama ini diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan transaksi narkoba. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menemukan berbagai barang bukti, 15 alat hisap sabu (bong), 46 buah mancis, 2 buah kaca pirex, 2 buah plastik transparan yang berisi sabu dengan berat 0,79 gram, 2 buah timbangan elektrik, 3 unit HP, 20 unit sepeda motor, 1 unit sepeda listrik, 15 unit mesin judi jackpot, 1 unit mesin judi tembak ikan, uang tunai Rp. 1.416.000,- serta 3 unit HT yang digunakan sebagai alat komunikasi.

Sebagai bentuk keseriusan memberantas peredaran narkoba hingga ke akarnya, bangunan yang dijadikan barak dan lokasi penyalahgunaan narkoba langsung dibongkar dan dimusnahkan agar tidak dapat digunakan kembali. Langkah ini mendapat apresiasi masyarakat karena dinilai mampu menghilangkan ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika.

Polres Binjai juga memperkuat upaya pencegahan dengan koordinasi dan kolaborasi bersama BNNK Binjai, Satpol PP, dan Subdenpom I/5-2 Binjai dalam melakukan penertiban dan pengawasan terhadap sejumlah tempat hiburan malam. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi terpadu untuk mencegah potensi penyalahgunaan narkoba di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.

Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026 menunjukkan bahwa Polres Binjai tidak hanya fokus pada penindakan terhadap pelaku, tetapi juga konsisten menjalankan langkah-langkah pencegahan, edukasi, dan pemberantasan secara menyeluruh guna melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Melalui Wakapolres Binjai, Kapolres Binjai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110. Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kota Binjai yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Binjai dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Perang terhadap narkoba tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Bersama, kita wujudkan Binjai yang aman, sehat, dan bebas narkoba,”tegas Wakapolres Binjai. (Mal)

Ratusan Warga Kecewa Tidak Bisa Berobat di RSUD Pasaman Barat

0

 

Pasaman Barat | suaraburuhnasional.com – Ratusan warga dari berbagai pelosok nagari di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) harus menelan kekecewaan mendalam. Niat mereka untuk mendapatkan pengobatan kandas setelah seluruh layanan Politeknik (Poli) Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat mendadak tutup total akibat aksi mogok kerja para dokter. Rabu, (3/6/2026).

Pantauan awak media dari Perkumpulan Jurnalis Online Kabupaten Pasaman Barat (AJO-PASBAR) di lokasi, suasana di sekitar loket pendaftaran tampak memprihatinkan. Kursi-kursi tunggu dipenuhi oleh pasien yang didominasi oleh lanjut usia (lansia). Banyak di antara mereka yang terpaksa menyandarkan kepala atau memegangi bagian tubuh mereka, menahan rasa sakit yang tak kunjung mendapatkan penanganan.

Mirisnya, sebagian besar pasien tersebut datang dari wilayah pelosok dan kecamatan terluar yang memakan waktu berjam-jam untuk sampai ke pusat kabupaten. Di antaranya berasal dari Kecamatan Ranah Batahan, Sungai Beremas, Parit Koto Balingka, dan Lembah Melintang. Mereka bahkan sudah bertolak dari rumah sejak subuh demi mendapatkan pelayan awal.

Kekecewaan berat salah satunya diungkapkan oleh Nur (75), seorang pasien lansia asal Kecamatan Parik Koto Balingka. Dengan wajah lesu, ia mengaku sudah bersiap sejak pagi buta untuk berobat ke Poli Penyakit Dalam. “Saya sudah berangkat dari pagi sekali dari rumah di Parik, Nak. Badan saya sudah sakit-sakit, tapi sampai di sini dokter Polinya malah tidak ada yang masuk. Kecewa sekali, terpaksa pulang lagi dengan tangan kosong,” keluh Nur kepada awak media dari Perkumpulan Jurnalis Online (AJO-PASBAR).

Nasib serupa juga dialami oleh Ros (68), warga Siduampan, Kecamatan Ranah Batahan. Ia yang berniat memeriksakan kesehatannya ke Poli Mata harus menelan pil pahit karena pintu pelayanan tertutup rapat. “Kami orang kecil ini jauh-jauh datang dari Ranah Batahan ongkosnya tidak murah. Sampai di RSUD, layanannya malah tutup karena dokternya mogok. Kami harus mengadu ke mana lagi kalau rumah sakit pemerintah saja seperti ini?,”tutur Ros dengan nada bergetar.

Lumpuhnya fasilitas kesehatan publik ini memicu kritik tajam dari masyarakat. Pasalnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar mutlak yang haknya dijamin oleh negara. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa motif di balik aksi mogok kerja massal yang dilakukan oleh para dokter spesialis tersebut. Pihak manajemen RSUD Pasaman Barat pun terkesan menutup diri.

Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media di ruang kerja manajemen tidak membuahkan hasil. Begitu pula saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler dan pesan instan, pihak berwenang di rumah sakit tersebut belum memberikan respons atau pernyataan resmi terkait situasi darurat pelayanan ini.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan Dinas Kesehatan segera turun tangan mengatasi persoalan ini agar hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tidak terus dikorbankan. (Ahmad)

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

0

 

Jakarta | suaraburuhnasional.com — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas kinerja agar program-programnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Ujung dari berbagai persoalan pembangunan sering kali bermuara pada isu ketenagakerjaan. Karena itu, Kemnaker harus mampu menghadirkan solusi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Yassierli.

Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat memberikan arahan mengenai Strategi Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja untuk meningkatkan nilai Reformasi Birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Zona Integritas (ZI) Kemnaker di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Yassierli mengatakan, ruang lingkup tugas Kemnaker sangat luas, mulai dari penyiapan tenaga kerja yang kompeten, perluasan kesempatan kerja, perlindungan pekerja, hingga penyelesaian perselisihan hubungan industrial. “Oleh karena itu, penguatan tata kelola dan akuntabilitas kinerja menjadi kunci untuk memastikan setiap program berjalan optimal dan memberikan dampak yang dirasakan masyarakat,”katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kemnaker terus memperkuat program yang berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya melalui perluasan pelatihan vokasi guna meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMA dan SMK serta menyesuaikan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

Upaya tersebut diikuti optimalisasi layanan penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja agar lulusan pelatihan dapat terserap lebih cepat oleh pasar kerja. Selain itu, Kemnaker terus mengevaluasi berbagai regulasi guna mendukung terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif. Berbagai ketentuan yang dinilai menghambat pelayanan ditinjau agar lebih sederhana, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjadi bagian penting dari penguatan organisasi. Kemnaker tengah menyiapkan modul pembelajaran berbasis standar kompetensi jabatan yang dapat diikuti secara bertahap sesuai jenjang karier. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat profesionalisme sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.

Transformasi organisasi turut dilakukan melalui penguatan pengawasan internal berbasis risiko serta peningkatan fungsi investigasi untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan secara transparan dan akuntabel. Di saat yang sama, Kemnaker terus mendorong pembangunan sistem data terintegrasi guna mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran. “Data menjadi fondasi untuk melihat persoalan secara utuh, melakukan evaluasi program, sekaligus menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” kata Yassierli.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan penguatan tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas kinerja merupakan fondasi utama peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang 2025 menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat efektivitas program dan kinerja organisasi.

“Berbagai hal yang kita hadapi harus menjadi pembelajaran untuk memperbaiki tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Cris. (Red/Biro Humas Kemnaker)

Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani Sambut Hari Bhayangkara ke-80

0

 

Medan | suaraburuhnasional.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi membuka Pekan Olahraga dan Rohani (POR) Tahun 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bola Mapolda Sumut, Selasa (2/6/2026), dibuka langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi seluruh insan Bhayangkara untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi sarana untuk memperkuat semangat pengabdian, kebersamaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Pekan Olahraga dan Rohani Polda Sumut merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat solidaritas, membangun sportivitas, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di lingkungan Polda Sumut dan jajarannya.

Sebanyak 2.768 personel dari 32 satuan kerja Polda Sumut dan 29 Polres jajaran ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka akan mengikuti berbagai pertandingan dan perlombaan yang telah dipersiapkan panitia.

Lima cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi sepak bola, bola voli, tenis lapangan, bulu tangkis, dan uji kesamaptaan jasmani. Selain itu, juga digelar dua perlombaan di bidang rohani, yakni Tilawatil Qur’an dan Vocal Group Rohani.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Polda Sumut juga telah melakukan renovasi sejumlah sarana olahraga, antara lain lapangan sepak bola, GOR Bola Voli Brimo Presisi, GOR Bulutangkis Mandiri Presisi, Lapangan Tenis Tunggal Panaluan, serta jogging track dan fasilitas kebugaran.

Kapolda menegaskan bahwa pembenahan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung pembinaan fisik dan kesehatan personel. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia sekaligus menjaga dan merawatnya dengan penuh tanggung jawab.

“Partisipasi aktif seluruh personel dalam berbagai cabang olahraga dan kegiatan rohani ini mencerminkan semangat untuk membangun keseimbangan antara ketangguhan fisik, mental, dan spiritual. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik kesatuan masing-masing,” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan panitia, juri, dan wasit agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, serta menjunjung prinsip fair play demi terciptanya pertandingan yang tertib, aman, dan lancar. Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kapolda Sumut secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Rohani Polda Sumatera Utara Tahun 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani personel, serta memperkuat soliditas jajaran Polda Sumut dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Mal)