Toba | suaraburuhnasional.com – Di tengah isu viral pemanggilan Kepala Sekolah (Kepsek) ke Kejaksaan Negeri Toba yang meresahkan, wartawan mendatangi langsung kantor Kejari Toba untuk melakukan konfirmasi kebenaran informasi tersebut.
Kedatangan wartawan disambut dengan ramah dan hangat di kantor Kejari Toba, meski di tengah-tengah kesibukan yang padat. Kasi Intelijen Kejari Toba, Tommy Eko Pradityo, dengan terbuka dan humanis menerima wartawan untuk memberikan klarifikasi.
Dengan sikap yang sangat responsif dan akuntabel, Tommy langsung menyanggah semua berita viral yang beredar tersebut. “Saya tegaskan, berita viral pemanggilan semua Kepsek ke Kejari Toba itu tidak benar adanya,”tegas Tommy.
Tommy memastikan tidak ada pemanggilan massal Kepsek ke Kejari Toba. Isu tersebut dipastikan hoaks dan telah menimbulkan keresahan di kalangan pendidik.
Sambutan hangat yang diberikan Kejari Toba ini sejalan dengan Tagline Kejari Toba HORAS (Humanis, Objektif, Responsif, Akuntabel dan Sigap) serta Doktrin Kejaksaan Satya Adhi Wicaksana. Melalui program Jaksa Sahabat Pendidik, Kejari Toba membuktikan diri hadir sebagai mitra strategis pendidikan, bukan untuk menakuti, melainkan untuk mengedukasi sarana dan prasarana Sekolah yg dulunya sangat memprihatinkan dengan adanya revitasilasi maka gedung sekolah bisa dibangun denga selayakna dan anak anak sekolah dapat dengan nyaman belajar.
Dengan klarifikasi ini, Kasi Intel Kejari Toba mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya hoaks dan selalu cek fakta ke sumber resmi. (Tim)
















