Medan | suaraburuhnasional.com – Dalam kerangka mengartikulasi tata kelola pemerintahan yang inklusif (inclusive governance) serta mengukuhkan pola konektivitas sosial antar-lembaga, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menghadiri agenda perkenalan jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pendawa Sumatera Utara Masa Bakti 2025–2030. Perhelatan bernuansa strategis ini berlangsung khidmat di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sumatera Utara, Minggu (18/10/2026).
Prosesi yang dimulaikan tepat pukul 14.00 WIB tersebut diawali dengan pembacaan doa sebagai bentuk ketakwaan spiritual, disusul pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Pendawa yang mentransmisi spirit nasionalisme kolektif. Rangkaian acara kemudian memuat pemaparan orientasi dari Ketua Panitia, Gunawan Eko Nusantara, serta perkenalan jajaran pengurus anyar yang dipungkasi dengan penyerahan ucapan selamat dan dokumentasi fotografis secara kolaboratif.
Dalam orasi kepemimpinannya, Ketua DPW Pendawa Sumatera Utara, Dr. Adlan, menegaskan bahwa estafet kepengurusan periode 2025–2030 merupakan entitas akselerator yang mengemban imperatif moral untuk menjunjung tinggi integritas institusional dan akuntabilitas kepemimpinan. Ia menekankan bahwa profesionalisme dan komitmen etik merupakan fondasi esensial dalam memanifestasikan kemajuan organisasi secara berkelanjutan (sustainable progress).
Selaras dengan pandangan tersebut, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, menggarisbawahi pentingnya merawat kohesi sosial (social cohesion) dan nilai-nilai kekeluargaan di lingkungan internal organisasi. Ia mengimbau seluruh jajaran pengurus untuk membangun sinergi interaktif dan solidaritas komunal guna mentransformasi Pendawa menjadi organisasi masyarakat yang adaptif, progresif, dan kontributif.
Apresiasi senada turut diutarakan oleh Kepala Bakesbangpol Medan, Dr. Mulyono, yang hadir mewakili Penjabat Gubernur Sumatera Utara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi dinamika evolutif Pendawa Sumatera Utara dan mendorong agar seluruh elemen kepengurusan senantiasa menjaga konvergensi visi serta pergerakan yang terintegrasi guna mendukung stabilitas dan pembangunan daerah.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam agenda komunal ini merupakan wujud aktualisasi sinergi lintas sektor (cross-sectoral synergy) sekaligus dinamisator dalam mempererat simpul silaturahmi antara institusi regulator dengan elemen sipil masyarakat. Langkah diplomasinya mencerminkan implementasi nyata dari doktrin kepemimpinan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yakni “Imigrasi Untuk Rakyat”.
Di sela-sela perhelatan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk menegaskan komitmen institusinya untuk senantiasa membuka ruang komunikasi yang konstruktif dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
”Kami berkomitmen untuk terus memelihara relasi yang harmonis bersama beragam elemen masyarakat serta mengejawantahkan pelayanan keimigrasian yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pendekatan humanis. Melalui penguatan sinergisitas ini, Imigrasi diharapkan mampu memangkas jarak distansial dan hadir secara nyata di tengah kebutuhan publik,” tuntas Eko Yudis Parlin Rajagukguk.
Melalui keikutsertaan proaktif ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan secara berkesinambungan terus mengokohkan kemitraan strategis, mengoptimalkan partisipasi publik, serta memantapkan legitimasinya dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang responsif, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas. (Liputan: Nelson Siregar)
















