Belawan | suaraburuhnasional.com – Menunjukkan operational excellence dan komitmen terhadap public safety, Tim Khusus (Timsus) Macan Polres Pelabuhan Belawan bergerak secara rapid response menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian (larceny) satu unit armada truk trailer bernomor polisi BK 8542 XG.
Kendaraan berat tersebut berhasil dilacak dan diintersepsi di sebuah area pergudangan kawasan Gabion, Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.Peristiwa hilangnya armada tersebut teridentifikasi terjadi pada Rabu (14/10) sekitar pukul 22.00 WIB di koridor vital Jalan KL. Yos Sudarso Km 16,5, Kelurahan Martubung, tatkala kendaraan berada dalam posisi terparkir (stationary condition) di area eksterior pergudangan.
Mekanisme Taktis dan Identifikasi Lapangan
Pasca penerimaan laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), eskalasi informasi segera ditransmisikan kepada Timsus Macan. Menggunakan pendekatan deteksi dini dan analisis mapping taktis, personel gabungan langsung meluncur ke koordinat sasaran di kawasan Gabion yang disinyalir kuat sebagai titik safe house atau lokasi penampungan sementara barang bukti.
Di lokasi kejadian (Scene of Crime/Locus Delicti), petugas secara cermat mendapati satu unit truk trailer dengan karakteristik fisik dan identifikasi nomor polisi yang akurat sesuai laporan keilangan. Kendati demikian, dalam proses clearing awal, tidak ditemukan pihak yang diduga sebagai pelaku (perpetrator) di area pergudangan tersebut.
Sebagai langkah preventif guna menjaga chain of custody (rantai keutuhan barang bukti) dari potensi manipulasi maupun pengerusakan, armada tersebut langsung diamankan (secured) dan dievakuasi menuju Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk tahapan penanganan forensik-investigatif lanjutan.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., Kasat Samapta AKP Rudi, S.Sos., menegaskan bahwa kecepatan penanganan ini merupakan manifes nyata dari paradigma community policing dan efisiensi penegakan hukum di wilayah hukum Pelabuhan Belawan.
”Akuntabilitas dan kecepatan tindakan (rapid deployment) personel lapangan merupakan bentuk dedikasi kami dalam mengantisipasi dinamika crime rate. Keberhasilan pengamanan barang bukti ini adalah realisasi dari komitmen kepolisian untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap aset masyarakat serta menekan angka kriminalitas di koridor logistik strategis,” ujar AKP Rudi.
Ia juga menambahkan bahwa penemuan armada logistik ini menjadi bagian integral dari strategi deterrence (pencegahan kejahatan) guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
”Sinergitas antara partisipasi publik dan respon cepat kepolisian adalah kunci utama efektivitas crime prevention. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak ragu memberikan pelaporan terintegrasi atas setiap indikasi kejahatan (suspicious activity). Kolaborasi informasi ini sangat vital dalam membantu penegakan hukum secara presisi,” tambahnya.
Saat ini, barang bukti bernilai ekonomis tinggi tersebut telah berada dalam pengawasan ketat (under custody) Mako Polres Pelabuhan Belawan. Sementara itu, jajaran Satreskrim terus melakukan pro-justitia pelacakan (tracing) guna mengidentifikasi aktor intelektual (mastermind) maupun jaringan pelaku yang terlibat dalam dugaan tindak pidana ini.
Polres Pelabuhan Belawan kembali menegaskan transparansi dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi protection, service, and law enforcement. Bagi masyarakat yang membutuhkan intervensi kedaruratan atau hendak memberikan informasi penting, dapat memanfaatkan layanan terpadu Call Center Polri 110 yang beroperasi secara real-time selama 24 jam. (Liputan: Nelson Siregar)















