Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com – Debat Publik Ketiga Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tebing Tinggi dengan tema, “Menyerahkan Pembangunan Daerah Dengan Nasional serta Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan” yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tebing Tinggi yang juga disiarkan secara langsung melalui Garuda TV yang dilaksanakan di Gedung Balai Kartini Convention Center Jalan Gunung Leuser Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi pada hari Minggu (17/11/2024) berlangsung sukses.
Debat yang diikuti tiga pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tebing Tinggi tersebut yaitu, pasangan Nomor Urut 1. Oki Doni Siregar – Muhammad Riski Ramadhan, pasangan Nomor Urut 2. Basyaruddin Nasution – Hj. Erlis Afriyanti dan pasangan Nomor Urut 3. Iman Irdian Saragih – Chairil Mukmin Tambunan serta dihadiri para pendukung masing-masing pasangan Calon Wali Kota – Calon Wakil Wali Kota.
Mengawali segmen debat tersebut masing-masing para Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tebing Tinggi diminta oleh pembawa acara untuk menyampaikan visi dan misi dengan waktu yang disediakan yaitu 180 detik. Pasangan Calon Wali Kota Nomor Urut 1. Oki Doni Siregar dalam visi misinya menyampaikan bahwa persoalan di Kota Tebing Tinggi sangat miskin sumber daya alam, tidak punya perkebunan, tidak punya laut, tidak punya gunung, bahkan sungai pun tidak ada sumber daya alam yang mampu untuk dijadikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ditambah lagi ancaman dengan selesainya jalan tol yang semakin mempersulit masyarakat. Dari pertemuan yang kami lakukan bertatap muka dengan masyarakat, keluhan dari masyarakat adalah bahwa lebih dari 50â„… masyarakat yang biasanya singgah yang datang dari berbagai daerah hari ini jauh sudah berkurang. Sementara yang kita andalkan selama ini adalah daerah dari sekitar kita (masyarakat yang ada di perkebunan) serta masyarakat yang singgah yang datang dari segala penjuru untuk membelanjakan uangnya di Kota Tebing Tinggi.
Hari ini peredaran uang yang beredar di Kota Tebing Tinggi semakin berkurang dan itu sangat terasa kepada pelaku usaha. Oleh karena itu, bagaimana kita mengajak semua orang untuk datang ke Kota Tebing Tinggi. Maka kami Pasangan Calon Nomor Urut 1. akan mewujudkan Kota Tebing Tinggi menjadi sebuah Kota tujuan yaitu dengan potensi yang kita lihat yang bisa kita lakukan hari ini adalah menjadikan sentra pelayanan kesehatan regional yang dengan karenanya orang semuanya akan datang ke Kota Tebing Tinggi. Dengan hal tersebut, maka orang-orang akan datang untuk berobat dengan pelayanan prima Rumah Sakit (RS) yang akan kami lakukan, maka dari sektor penginapan, kemudian kuliner juga akan bangkit, mungkin dari sisi transportasi juga akan bangkit, kemudian UMKM akan bangkit.
Oleh karenanya, kami Paslon Nomor Urut 1. akan mewujudkan Kota Tebing Tinggi sebagai Kota tujuan dan kami menyebutnya menjadi Kota Penang Of Sumatera. Demikian juga dengan pengelolaan, pemerintah, kita akan melakukan E-planning, E-Budgetting, E-Controling, karena sesungguhnya pembangunan yang disebut berhasil itu apabila pembangunan itu menghasilkan masyarakat yang berdaya guna mampu memproteksi dirinya sendiri,’ ungkap Oki.
Selanjutnya Pasangan Calon Wali Kota – Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Nomor Urut 2. Basyaruddin Nasution – Hj. Erlin Afriyanti dalam visi misinya menyampaikan bahwa Kota Tebing Tinggi adalah Kota kecil di Sumatera Utara (Sumut) yang postur APBDnya bergantung kepada APBN juga bergantung kepada APBD Provinsi Sumatera Utara. Terkait hal tersebut, dibutuh sinergi yang harus betul-betul matang antara Pemerintah Kota Tebing Tinggi dengan pemerintah tingkatannya, khususnya dengan pemerintah pusat. Tentunya bagaimana menyelaraskan pembangunan untuk mencapai tujuan sesuai dengan visi misi Paslon Nomor Urut 2 yaitu menjadikan Kota Tebing Tinggi kota yang sejahtera, Amanah, Nyaman, Tanggal, Unggul serta Nasionalis, tentunya diperlukan dalam hal in sinergi dengan pemerintah pusat. Adapun sinergi yang kami maksud adalah bagaimana menyelaraskan program pemerintah pusat yang sudah disusun dalam aska cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sampai ke daerah-daerah, khususnya Kota Tebing Tinggi. Dalam hal kaitan bagaimana memperkokoh ideologi pancasila, juga termasuk dalam visi kami yaitu Nasionalis. Langkah awal dalam rangka membangun NKRI, memperkokoh ideologi pancasila adalah tidak membeda-bedakan bagaimana dengan agama, suku, ras serta kelompok-kelompok yang ada di Indonesia ini, karena setiap anak bangsa adalah orang yang bebas mengabdi di mana saja setiap langkah atau setiap jengkal tanah NKRI ini. Tentunya bagi kita jangan kita malah memperburuk kondisi antara yang agama satu, suku satu dengan lainnya,” tegas Basyaruddin Nasution.
Kemudian Paslon Wali Kota – Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Nomor Urut 3. Iman Irdian Saragih – Chairil Mukmin Tambunan menyampaikan, Paslon Nomor Urut 3. Iman Irdian Saragih dan Chairil Mukmin Tambunan (Idaman) menyampaikan pentingnya menyerahkan pembangunan daerah dengan nasional serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan. Ini sudah kami susun selama saya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD satu periode. Menyusun RPJPD, ini harus selaras dengan RPJMD dan juga harus mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 86 Tahun 2017. Kami (Paslon Idaman) Iman Irdian Saragih dan Chairil Mukmin Tambunan siap menjaga keutuhan NKRI yang sudah dituangkan di dalam pembukaan Undang-undang Dasar Tahun 1945, dituangkan dalam Pancasila. Ini sudah kami lakukan, kami hadir di beberapa rumah ibadah, baik masjid-masjid dan gereja yang ada di Kota Tebing Tinggi. Kami di situ bukan sekadar hadir, tapi kami berpartisipasi dalam pembangunan dan renovasi rumah ibadah tersebut tanpa menggunakan dana APBD Kota Tebing Tinggi. Bapak Ibu boleh mengecek atau menyurvey partisipasi kami karena kami sangat cinta dengan kampung halaman kami. Kalau kami terpilih nantinya, pasti kami akan membangun Kota Tebing Tinggi,” kata Iman Irdian Saragih yang akrab disapa Dian.
Usai menyampaikan visi misi masing-masing Paslon, acara debat dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan dari tim Panelis dan saling tanya jawab antara masing-masing Paslon serta sesi lainnya. Di akhir acara Debat, Ketua KPUD Kota Tebing Tinggi Emil Sofyan saat diwawancarai para wartawan mengenai hasil debat menjelaskan, dari rencana debat yang dilaksanakan KPUD Kota Tebing Tinggi berkomitmen melaksanakan tiga kali debat dan hari ini debat terakhir. Debat pertama, kedua dan ketiga sudah dilakukan. Kepentingan debat ini adalah untuk seluruh pasangan calon, baik untuk Nomor Urut 1., Nomor Urut 2. dan Nomor Urut 3. Karena setiap kali debat, setiap Paslon itu kami melihat elektabilitas mereka meningkat ketika mereka mampu mengelola iau-isu yang menjadi sentra topik di Kota Tebing Tinggi, kemudian dilemparkan kepada Paslon lainnya tentu akan meningkatkan elektabilitas Paslon. Jadi, debat ini kepentingannya adalah untuk kepentingan Paslon dan masyarakat Kota Tebing Tinggi,” jelas Emil.
Emil berharap kepada masyarakat yang menyaksikan debat ini dapat memilih pemimpin yang ideal, karena pemimpin yang ideal mampu menjawab persoalan-persoalan dinamika yang ada di Kota Tebing Tinggi. Jadi, pemimpin yang ideal itu mereka cerdas, santun, menguasai seluruh rangkaian persoalan kota dan mereka punya konsep untuk membangun Kota Tebing Tinggi dalam jangka menengah maupun jangka panjang ke depan,” ujar Emil.
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah 27 – November – 2024 yang tinggal dalam hitungan hari ini, Emil mengimbau agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih masing-masing dan klasifikasi pemilih di TPS ada tiga, yang pertama mereka yang terdaftar dalam DPT, yang kedua mereka terdaftar dalam DPT tapi sesuatu hal mereka tidak bisa memilih di TPS tempat mereka tinggal namun bisa memilih di TPS lain. Yang ketiga, masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT tapi punya KTP, maka boleh menggunakan hak pilih dari jam 11.00 WIB – jam 01.00 WIB,” sebut Emil. (Alfian Haris)


