Dairi | suaraburuhnasional.com – Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Kesehatan menggelar Pekan Imunisasi Dunia (PID) sebagai upaya strategis memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak balita. Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Bintang Selamat, Kelurahan Bintang Hulu dan Posyandu Stroberi, Dusun 4 Perumahan Rorinata I, Kecamatan Sitinjo ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi, Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga bersama rombongan.
Mengusung tema “Ayo Lengkapi Imunisasi, Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi sebagai hak dasar anak sekaligus sebagai fondasi mewujudkan generasi yang sehat dan tangguh.
Dalam sambutannya, Ny. Rita Puspita menyampaikan apresiasi kepada para ibu yang secara aktif membawa anak-anaknya ke Posyandu untuk mendapatkan layanan imunisasi. Ia menegaskan bahwa peran keluarga, khususnya ibu, sangat vital dalam menjaga kesehatan anak agar terhindar dari berbagai penyakit menular dan risiko stunting.
“Saya bangga melihat semangat para ibu di sini. Imunisasi adalah investasi penting bagi masa depan anak-anak kita. Untuk mewujudkan Indonesia Emas, kita harus mulai dari langkah kecil yang berdampak besar, yaitu memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap,” ujar Ny. Rita.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, dr. Henry Manik dalam laporannya menyebutkan bahwa pelaksanaan PID merupakan bagian dari Program Imunisasi pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), yang juga didorong melalui kolaborasi lintas sektor di seluruh kecamatan. Salah satu strategi nasional yang diterapkan adalah Program PENARI (Sepekan Mengejar Imunisasi) yang dilaksanakan serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.
“PID dan PENARI bertujuan menurunkan angka zero dose, yaitu anak-anak yang belum pernah mendapat imunisasi dasar sama sekali. Ini bukan hanya tantangan kesehatan, tetapi juga isu hak asasi manusia. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci,” jelas dr. Henry.
Prestasi Kabupaten Dairi dalam bidang imunisasi pun menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada ajang nasional PENARI dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-60, November 2024 lalu, Kabupaten Dairi berhasil meraih predikat Kabupaten Terbaik ke-2 tingkat nasional. Capaian ini, menurut dr. Henry, menjadi bukti kerja keras seluruh tim kesehatan, termasuk koordinator imunisasi, tenaga kesehatan di desa, dan dukungan dari lintas sektor dan masyarakat luas.
Tak hanya fokus pada anak-anak, kegiatan PID kali ini juga dilengkapi dengan pelayanan kesehatan untuk warga lanjut usia (lansia) serta pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai bentuk komitmen Pemkab Dairi dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan inklusif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala selaku istri Wakil Bupati, Camat Sitinjo Untung Nahampun, Ketua TP PKK Kecamatan Sitinjo, serta para kader Posyandu dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Batang Beruh.
Melalui kegiatan seperti PID dan PENARI, Pemkab Dairi menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045. (Cs)


