Dairi | suaraburuhnasional.com – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Dairi angkat bicara menanggapi sejumlah komentar yang beredar di grup WhatsApp “Dairi Tangguh” terkait pemanfaatan area parkir atas Pasar Sidikalang yang setiap hari Sabtu digunakan sebagai lokasi berjualan bagi pedagang kaki lima (K5). Sabtu (8/8/2026).
Sebelumnya, beredar komentar yang mempertanyakan kebijakan tersebut. Salah satu akun WhatsApp menulis, “Agak lain Pasar Sidikalang, area parkir disulap jadi lapak jualan setiap Sabtu.” Komentar lainnya menyebut, “Biar ada uang masuk silumpin.”
Menanggapi hal itu, manajemen PD Pasar Dairi menegaskan bahwa pemanfaatan area parkir tersebut bukanlah kebijakan yang dibuat semata-mata untuk mencari pemasukan, melainkan bagian dari upaya penataan pedagang sekaligus menghidupkan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Sidikalang.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan para pedagang yang menginginkan adanya lokasi khusus bagi pedagang K5 pada setiap hari Sabtu. Area tersebut dimanfaatkan agar para pedagang yang selama bertahun-tahun berjualan di trotoar dapat ditempatkan secara lebih tertib dan terarah.
Penataan ini juga diharapkan dapat menciptakan keramaian di kawasan Blok A dan Blok B serta mendorong masyarakat untuk berbelanja hingga ke lantai II, khususnya kepada pedagang kain, sepatu dan berbagai komoditas lainnya.
PD Pasar Dairi menyebut penataan tersebut telah berjalan sejak Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, PD Pasar bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan terus melakukan penertiban serta pengaturan pedagang dan arus kendaraan di kawasan pasar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan kawasan Pasar Sidikalang yang lebih tertib, nyaman dan teratur, mengingat keberadaan pedagang yang sebelumnya menggunakan trotoar telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Untuk mengantisipasi persoalan parkir, pihak terkait juga telah menyiapkan area parkir di sepanjang sisi jalan yang telah diberi marka atau garis oleh Dinas Perhubungan. Dengan demikian, penggunaan area tertentu sebagai lapak K5 pada hari Sabtu tidak serta-merta menghilangkan fungsi parkir secara keseluruhan.
Direktur Utama PD Pasar Dairi, Lumpin Pangaribuan, bersama Direktur Operasional Manaek Simbolon dan Direktur Umum dan Keuangan (Dirum) Subhan Manik, turun langsung melakukan penertiban setiap hari Sabtu.
Bahkan, seluruh kepala divisi dan staf PD Pasar Dairi diwajibkan turun ke lapangan untuk memastikan proses penataan berjalan dengan baik. Penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan kepada para pedagang.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa penataan pasar bukan hanya dilakukan di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi pekerjaan rutin yang dilakukan jajaran PD Pasar setiap akhir pekan.
PD Pasar Dairi juga menegaskan bahwa upaya penertiban ini merupakan proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan kerja sama berbagai pihak. Sejak Februari 2026 hingga saat ini, tim gabungan terus bekerja untuk menata kawasan pasar yang sebelumnya cukup sulit ditertibkan.
Karena itu, manajemen PD Pasar berharap masyarakat dapat melihat kebijakan tersebut secara utuh dan tidak hanya berdasarkan potongan informasi atau komentar yang beredar di media sosial maupun grup percakapan.
Kritik dan masukan dari masyarakat tetap terbuka dan diperlukan sebagai bahan evaluasi. Namun, PD Pasar berharap kritik yang disampaikan tetap berdasarkan fakta dan bertujuan membangun, bukan justru menimbulkan persepsi seolah-olah penataan tersebut hanya dilakukan untuk kepentingan tertentu.
“Penataan ini bukan untuk menghilangkan hak masyarakat menggunakan fasilitas pasar. Justru kami sedang berupaya menata agar pedagang memiliki tempat berjualan yang lebih tertib, sementara fungsi trotoar dan akses jalan dapat dikembalikan sebagaimana mestinya,” demikian penjelasan manajemen PD Pasar Dairi.
Pihak PD Pasar Dairi menegaskan, keberadaan lapak K5 pada setiap hari Sabtu merupakan bagian dari skema penataan sementara sekaligus upaya mengakomodasi pedagang yang selama ini berjualan di trotoar.
Dengan adanya penataan tersebut, diharapkan kawasan Pasar Sidikalang tidak hanya semakin tertib, tetapi juga semakin ramai dan mampu memberikan manfaat bagi pedagang di seluruh blok pasar, termasuk para pedagang yang berada di lantai II. (Clara)





















