Belawan | suaraburuhnasional.com – Bertempat di Sekretariat Komunitas Belawan Bersatu (KBB) di Jalan Gulama Nomor 59, Kelurahan Belawan Bahagia, menjadi episentrum dialog lintas sektor pada Senin (1/9/2026).
Pertemuan tingkat tinggi ini mengintegrasikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan tokoh masyarakat dalam merumuskan agenda aksi sosial yang adaptif, transformatif, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.
Agenda kolaboratif tersebut menghadirkan jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) kunci wilayah pesisir: Lettu Cpm Pebruari P. Tobing, S.H. Dansubdenpom I/5-1 Belawan, AKP Banor Limbong, S.H. Kapolsek Belawan, perwakilan Danramil 09/MB, Ustadz Tengku Zakaria Pimpinan Komunitas Belawan Bersatu (KBB).
Pimpinan KBB, Ustadz Tengku Zakaria, menyampaikan bahwa mobilisasi social capital (modal sosial) yang ditopang oleh public trust (kepercayaan publik) merupakan instrumen krusial dalam mengakselerasi pembangunan berbasis komunitas (community based development). Integrasi visi antara organisasi kemasyarakatan dan institusi keamanan dinilai mampu memicu multiplier effect (efek pengganda) positif bagi stabilitas sosio-ekonomi warga Medan Belawan.
Jajaran kepemimpinan TNI dan Polri memberikan respons positif terhadap formulasi strategis ini. Kehadiran Dansubdenpom I/5-1 Belawan, Kapolsek Belawan, serta perwakilan Danramil mengukuhkan komitmen menciptakan symbiotic mutualism (simbiosis mutualisme) antara elemen pertahanan-keamanan dan masyarakat sipil. Pendekatan ini dirancang untuk meletakkan pilar community resilience (ketahanan komunitas) yang kokoh dalam menanggulangi berbagai dinamika sosial-ekonomi di wilayah pesisir.
Melalui konsolidasi ini, seluruh pihak bersepakat meminimalisasi silo mentality (ego sektoral) dan mengutamakan pendekatan kohesif. Sinergi terstruktur antara KBB dan Forkopimcam diharapkan menjadi manifestasi nyata dari pembangunan inklusif sebuah gerak bersama yang tidak hanya menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga meningkatkan mutu kehidupan seluruh lapisan masyarakat Belawan secara berkelanjutan. (Liputan: Nelson Siregar)















