Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com –
Camellia Panduwinata Lubis menghadiri rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-69 Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) yang diselenggarakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Plaza PBNU, Jalan Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat.
Mengusung semangat “Memasyarakatkan Tarekat untuk Membangun Ruhani dan Akhlak Umat”, peringatan Harlah ke-69 JATMAN menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritualitas, akhlak mulia, serta persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.
Acara diawali dengan istighotsah dan pembacaan Al-Barzanji bersama Dr. Abdul Lathif dan tim pada pukul 18.00 WIB. Selanjutnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Shalawat Thariqiyah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathan, sambutan, serta doa bersama.
Sambutan Idarah Aliyah JATMAN disampaikan oleh Mudir Ali Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa. Kegiatan tersebut juga diisi dengan arahan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, serta pemotongan tumpeng sebagai bagian dari peringatan hari lahir organisasi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi rutin Mubahatsah Masail Shufiyah bertema “Diskursus Tasawuf Amali (Dzawqi) dan Tasawuf Falsafi, Bagaimana Adab dan Praktik Keduanya?”. Diskusi menghadirkan KH. Lukman Hakim dan KH. Rohimudin Al-Bantani sebagai pembicara, dengan KH. Ali M. Abdillah sebagai moderator.
Camellia : Spiritualitas dan Akhlak Menjadi Fondasi Kehidupan Berbangsa
Kehadiran Camellia Panduwinata Lubis dalam momentum Harlah ke-69 JATMAN merupakan bagian dari penghormatan terhadap tradisi keislaman yang menempatkan spiritualitas, adab, dan akhlak sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
“Peringatan Harlah JATMAN menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Islam mengajarkan kedamaian, persaudaraan, serta penghormatan terhadap sesama manusia,” demikian pesan yang dapat disampaikan Camellia dalam semangat peringatan tersebut.
Ia berharap, tradisi keilmuan dan spiritualitas Islam dapat terus diwariskan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Peringatan Harlah ke-69 JATMAN yang terbuka untuk umum ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman yang membawa kesejukan, persatuan, dan kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia.
Tentang JATMAN
Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) merupakan organisasi yang menaungi tradisi tarekat mu’tabarah dalam lingkungan Nahdlatul Ulama, dengan perhatian pada pembinaan spiritualitas dan akhlak umat.
Melalui peringatan Harlah ke-69, JATMAN mengajak masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai keagamaan, memperkuat persaudaraan, dan membangun kehidupan bangsa yang berlandaskan akhlak mulia. (Alfian Haris)















