Belawan | suaraburuhnasional.com – Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) secara konsisten mengukuhkan doktrin sinergisme maritim dalam mendukung stabilitas logistik nasional. Melalui perikatan hukum formal, Kodaeral I resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis bersama PT Belawan New Container Terminal (BNCT) pada Rabu (14/10/2026).
Penandatanganan nota kesepahaman ini memayungi dua fokus komprehensif, yakni optimalisasi security architecture (arsitektur pengamanan kawasan) serta pengoperasian fasilitas pelayanan kesehatan (klinik) terpadu di lingkungan Terminal BNCT, Belawan. Langkah ini dipandang sebagai manifestasi konkret dalam mewujudkan ekosistem smart & safe port yang tidak hanya menjamin keandalan rantai pasok (supply chain resilience), tetapi juga proteksi terhadap sumber daya manusia (occupational health and safety).
Dalam amanatnya, Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah akseleratif guna memperkuat integrasi komando dan koordinasi antara aparatur pertahanan negara dengan entitas pengelola infrastruktur vital nasional.
Sebagai chokepoint dan salah satu simpul gravitas logistik serta simpul ekonomi maritim paling krusial di Selat Malaka, Terminal BNCT membutuhkan pendekatan keamanan yang bersifat prediktif, preventif, dan responsif. Penggabungan elemen pengamanan militer yang taktis serta layanan kesehatan medis yang andal di area terminal dinilai menjadi instrumen vital dalam menjaga operational continuity (keberlanjutan operasional) di tengah dinamika ancaman maritim modern.
”Seluruh pihak yang terlibat wajib menjunjung tinggi profesionalisme, akuntabilitas, dan asas tata kelola yang transparan (good governance) sesuai koridor regulasi yang berlaku. Komunikasi interaktif, koordinasi inter-lembaga, serta evaluasi sistematis secara berkala harus terus ditradisikan demi menghadirkan dampak nyata bagi keamanan, keselamatan pelayaran, dan ekspektasi pemangku kepentingan (stakeholders),” tegas Komandan Kodaeral I.
Pada kesempatan strategis tersebut, Komandan Kodaeral I turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Direktur PT BNCT, Bapak Suffian bin Abdul Manaf, beserta jajaran direksi atas komitmen dan interoperabilitas yang telah dibangun bersama.
Melalui konsolidasi ini, Kodaeral I dan PT BNCT diharapkan semakin solid dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan (sustainable partnership). Sinergitas ini tak hanya menegaskan peran vital Kodaeral I sebagai benteng pertahanan kedaulatan laut, tetapi juga sebagai akselerator stabilitas ekonomi maritim dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara komprehensif. (Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)















