Belawan | suaraburuhnasional.com – Dalam upaya mewujudkan road safety culture (budaya keselamatan berlalu lintas) serta menekan angka fatalitas kecelakaan di kalangan usia produktif, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Belawan menggelar edukasi edukatif-preventif melalui program Police Goes to School di SMA Negeri 19 Medan, Pekan Labuhan, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang diawali dengan Upacara Pengibaran Bendera pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dan interaktif. Hadir dalam momentum tersebut Kepala SMAN 19 Medan, Selagusti Rantio Sorbalitan Sitohang, S.Pd., beserta jajaran dewan guru dan ratusan siswa-siswi. Bertindak sebagai pembina upacara, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Belawan, Ipda E. Sebastian Sagala, S.H., didampingi Bripka Karya F. Purba.
Dalam amanatnya, Ipda E. Sebastian Sagala menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai keselamatan dalam berkendara. Melalui pendekatan ilmiah sosiologis, pemahaman akan marka dan rambu-rambu jalan bukan sekadar formalitas hukum, melainkan bagian dari kesadaran kolektif demi perlindungan jiwa.
Para pelajar diberikan edukasi komprehensif mengenai preventive measures (langkah-langkah pencegahan), antara lain: Kewajiban penggunaan Helm SNI secara konsisten bagi pengendara maupun pembonceng guna meminimalisasi risiko cedera kepala (head injury). Imbauan tegas bagi siswa di bawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar tidak mengendarai kendaraan bermotor secara mandiri. Mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam melakukan pengawasan dan pengantaran, guna menciptakan ekosistem transportasi anak yang aman.
”Keselamatan jalan raya merupakan hasil dari kalkulasi rasional antara kepatuhan hukum dan kesadaran pribadi. Pelajar sebagai agen perubahan (agent of change) harus menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, bukan justru menjadi bagian dari statistik kecelakaan,” ungkap perwakilan Satlantas dalam orientasi penyuluhannya.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., menjelaskan, bahwa program Police Goes to School dirancang sebagai sarana persuasi humanis antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan.
”Melalui edukasi secara terstruktur, kami berupaya mentransformasi pola pikir generasi muda agar mematuhi aturan lalu lintas bukan karena rasa takut akan sanksi hukum (deterrence effect), melainkan atas dasar kesadaran internal akan arti penting keselamatan jiwa. Keterlibatan orang tua dan pihak sekolah menjadi variabel kunci dalam menyukseskan edukasi ini,” ujar AKP Andi K. Barus.
Langkah proaktif Satlantas Polres Pelabuhan Belawan ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Kehadiran personel kepolisian tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan yang harmonis, tetapi juga mentransfer social awareness (kesadaran sosial) yang berkelanjutan kepada para siswa.
Melalui sinergi edukatif ini, diharapkan para siswa SMAN 19 Medan mampu menjadi role model berlalu lintas di lingkungan masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. (Liputan: Nelson Siregar)
















