Toba | suaraburuhnasional.com – Hari ini, kita kembali mengambil langkah penting dalam memperkuat roda pemerintahan Kabupaten Toba. Bertempat di Ruang Balai Data Kantor Bupati Toba pada tanggal 19 Oktober 2026, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan bagi 128 Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ratusan pejabat tersebut terdiri dari 46 Pejabat Administrator, 57 Pejabat Pengawas, 13 Pejabat Fungsional, serta 12 PNS yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas se-Kabupaten Toba.
Pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini menjadi momentum penyegaran organisasi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal, cepat dan profesional. Dalam arahannya yang penuh penekanan, Bupati Toba menyampaikan pesan yang berbeda untuk setiap level jabatan.
Untuk Administrator dan Pengawas: Jangan Main-Main dengan Program
Kepada 103 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati memberikan penekanan keras agar tidak menganggap jabatan sebagai rutinitas semata. “Kepada para Pejabat Administrator dan Pengawas, saya berpesan agar senantiasa menjalankan tugas pada setiap program dengan penuh kesungguhan. Jangan setengah hati. Setiap program yang kita susun menyangkut hajat hidup orang banyak. Bekerjalah dengan hati, dengan data, dan dengan tanggung jawab penuh,” tegas Bupati.
Bupati tidak ingin ada pejabat yang hanya hadir secara fisik tetapi tidak hadir secara kinerja.
Untuk 12 Kepala Puskesmas: Kesehatan Adalah Harga Mati
Pesan paling mendalam dan penuh penekanan disampaikan Bupati kepada 12 PNS yang kini dipercaya sebagai Kepala Puskesmas. Bupati mengingatkan bahwa jabatan Kepala Puskesmas bukan sekadar jabatan struktural tambahan, melainkan amanah kemanusiaan yang sangat besar.
“Begitu pula bagi rekan-rekan yang dipercaya menjadi Kepala Puskesmas, ingatlah bahwa kesehatan adalah pilar utama kesejahteraan warga Toba. Ini harga mati. Jika kesehatannya sakit, maka Toba tidak akan pernah sejahtera,” ujar Bupati dengan nada tegas.
Bupati menginstruksikan tiga hal utama yang harus dijalankan tanpa tawar-menawar: Pertama, berikan pelayanan yang cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi. Tidak boleh ada warga Toba yang dipersulit saat berobat, baik karena miskin, jauh, atau tidak kenal pejabat.
Kedua, beri perhatian khusus dan serius pada penanganan stunting. Bupati menyebut stunting adalah ancaman masa depan generasi Toba yang harus diperangi bersama dari hulu ke hilir.
Ketiga, tingkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Angka kematian ibu dan anak harus ditekan semaksimal mungkin melalui pelayanan yang proaktif hingga ke desa-desa.
Untuk Pejabat Fungsional: Jadilah Motor Penggerak
Sementara untuk 13 Pejabat Fungsional, Bupati berpesan agar menjadi motor penggerak kompetensi dan inovasi. “Untuk para Pejabat Fungsional, jadilah motor penggerak kompetensi dan teruslah beradaptasi agar mampu menghasilkan karya nyata yang terukur. Jangan nyaman di zona aman. ASN fungsional harus menunjukkan keahlian, harus adaptif dengan teknologi dan harus punya karya yang bisa dilihat manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Rotasi untuk Dongkrak Potensi
Bupati menjelaskan bahwa melalui rotasi dan pengayaan pengalaman jabatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba ingin memastikan setiap ASN memiliki ruang berkembang untuk mendongkrak nilai potensi dan mengoptimalkan pelayanan.
Rotasi bukan hukuman, melainkan investasi pengalaman agar ASN semakin matang, semakin kaya perspektif dan semakin siap menduduki tanggung jawab yang lebih besar. Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menyatukan langkah dengan niat yang murni.
“Mari bersama-sama kita bergandengan tangan, melangkah dengan niat yang murni untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Kabupaten Toba yang kita cintai ini. Kita bekerja bukan untuk bupati, bukan untuk kepala dinas, tapi untuk rakyat Toba. Horas! Horas! Horas!” pungkas Bupati yang disambut tepuk tangan seluruh hadirin.
Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan seluruh pimpinan OPD kepada pejabat yang baru dilantik. (Tim)
















