Toba | suaraburuhnasional.com -Keseriusan Pemerintah Kabupaten Toba dalam melestarikan budaya Batak ditunjukkan secara nyata. Menjelang Even Budaya Marpangir yang akan digelar Sabtu, 24 Oktober 2026 di Pantai Pakkodian, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, jajaran Pemkab Toba turun langsung ke lapangan.
Hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, Audi Murphy Sitorus bersama Aparat Pemkab Toba melaksanakan gotong royong besar-besaran di lokasi acara.
Fokus Penataan Lokasi
Gotong royong ini difokuskan untuk memastikan Pantai Pakkodian benar-benar siap sebagai tuan rumah even budaya. Pembersihan sampah, penataan area parkir, pembenahan panggung utama, dan penataan bibir pantai dilakukan secara bersama-sama.
Audi Murphy Sitorus menegaskan, gotong royong ini adalah bentuk dukungan dan keseriusan pemerintah agar even Marpangir tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga memberikan kesan bersih, indah dan tertata bagi pengunjung.
“Sebagai bentuk dukungan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Toba dalam penyelenggaraan even ini, hari ini kita melaksanakan gotong royong di lokasi tersebut, agar Pantai Pakkodian semakin bersih, indah dan tertata,” kata Audi Murphy Sitorus.
Dua Tujuan Besar Marpangir
Pemkab Toba menegaskan, Even Marpangir memiliki dua tujuan besar yang terarah: 1. Untuk Pariwisata: Menjadikan Pantai Pakkodian sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara ke Kabupaten Toba.b2. Untuk Pelestarian Budaya: Menghidupkan kembali tradisi Batak yang otentik, yaitu mandi menggunakan ramuan alami berupa wangi-wangian dari rempah-rempah.
Tradisi Marpangir bukan sekadar mandi biasa. Di dalamnya terkandung nilai filosofis yang tinggi. Kearifan lokal ini melambangkan “penyucian diri secara lahir batin” dan “kebersamaan sosial”. Penyucian diri bermakna membersihkan jiwa dan raga dari hal-hal buruk, sementara kebersamaan sosial bermakna tradisi ini dilakukan beramai-ramai di sungai atau pemandian umum, mempererat tali persaudaraan.
Dengan even ini, Pemkab Toba ingin menegaskan bahwa pembangunan Toba tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan jati diri dan kebudayaan. Even Budaya Marpangir di Pantai Pakkodian pada 24 Oktober 2026 mendatang dipastikan akan menjadi momentum kebangkitan wisata budaya di Kabupaten Toba. (Tim)
















