Toba | suaraburuhnasional.com – Pembangunan Sebuah Tugu Persatuan Marga disuku batak sangatlah penting. Salah satunya panitia pembangunan Tugu Raja Sinurat menggelar ibadah (partangiangan), sekaligus mengadakan Sosialisasi penanaman pohon untuk penggalangan dana di Gedung Sekolah Minggu HKBP Duren Sawit, sabtu (27/7/2024) pukul 10.00 WIB secara live streaming melalui kanal YouTube Sinurat Indonesia.
Dihimpun informasi dari Praktisi hukum Mekar Sinurat, SH saat dijumpai di kediaman Desa Sihiong Kabupaten Toba,.Minggu (28/7/2024). Sebelumnya acara berlangsung di Gedung Sekolah Minggu HKBP Duren Sawit, Sabtu (27/7/2024) pukul 10.00 WIB secara live streaming melalui kanal YouTube Sinurat Indonesia.
Diawali ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Ririn Mayer Lina Sinurat, mengutip dari Galatia 6:2 (Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus). “Bertolongan artinya kita menanggung beban bersama-bersama”. Usai Ramah tamah, DR. Marja Sinurat yang dipandu oleh Vanda Hutagalung sebagai Master of Ceremony (MC), didampingi St. Tonny Sinurat melaksanakan Penanaman pohon secara bersama-sama.
Lanjut Mekar Sinurat yang juga tim penasehat hukum Punguan Sinurat, Kami sangat apresiasi kepada panitia pembangunan Tugu Raja Sinurat dengan sejumlah agenda yang telah sukses dilaksanakan. Terlebih, pembangunan Tugu Raja Sinurat sudah dimulai sejak awal bulan Maret 2024, tentu akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Tak hanya sampai disitu, kami yang dibonapasogit Menyambut baik kegiatan yang sudah dilaksanakan, dan bersyukur dalam penggalangan dana itu sekaligus mensosialisasikan penanaman pohon di areal 4 Ha di lokasi Tugu Sinurat. “Artinya Punguan Sinurat sekaligus mendukung isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian global”. Tentunya mendukung program pemerintah dan dunia dalam mendukung go green, bahwa alam harus dijaga dan dilestarikan ini salah satu ide visioner Panitia Pembangunan Tugu dan layak diapresiasi.
Dikutip dari kanal Youtube Sinurat Indonesia, Ketua Umum Punguan Sinurat dohot Boru se-Indonesia, Mulatua Sinurat mengatakan, pembangunan Tugu Raja Sinurat sudah direncanakan sejak 40 tahun lalu. Tentu waktu yang cukup lama dinantikan. Oleh sebab itu kami mengajak untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan Tugu tersebut.
Ditambahkan mulatua, acara ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan pembangunan Tugu Raja Sinurat dan diharapkan seluruh anggota Punguan Sinurat di seluruh Indonesia dapat terus mendukung hingga tugu ini selesai dibangun. Ini adalah bukti “kesatuan kita keturunan marga Sinurat boru dan bere”, juga keturunan yang saat ini akan mengenal asal leluhurnya,tutup Mulatua.
Ketua Panitia Pembangunan Tugu Raja Sinurat, St. Parlinggoman Sinurat, didampingi Ketua Punguan Sinurat dohot Boru se-Jabodetabek(Ketua Panpel) Henri Sinurat memaparkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Tugu Raja Sinurat akan menelan biaya sebesar 2,2 Milyar Rupiah. Dengan dana yang sudah terkumpul yakni sejumlah 1 Milyar Rupiah. Dikatakan, dana yang dibutuhkan sebesar 1,2 Milyar lagi yang akan digunakan untuk penyelesaian Tugu 600 juta, peresmian tugu 400 juta, dan biaya landscape serta lainnya 200 juta. Penggalangan dana saat itu berhasil terkumpul Rp. 601.541.000.
Sebagai apresiasi terhadap partisipasi para donatur, Ketua Panitia Pembangunan St. Parlinggoman Sinurat memberikan ulos kepada lima partisipan dengan kontribusi tertinggi adalah Robert Sinurat/br. Sitorus, Pilian Sinurat/br. Siringoringo dari Balikpapan, Gamal Sinurat/br. Hutabarat, Mulatua Sinurat/br. Siagian, dan Jisman Hutapea/br Sinurat, yang disematkan oleh para penasehat. (Tim)


