• Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Redaksi
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Redaksi
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Redaksi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Sumut

KSPPM Suarakan Nasib Perempuan Adat dan Petani yang Semakin Miskin Lahan

Redaksi by Redaksi
November 15, 2024
in Sumut
0
KSPPM Suarakan Nasib Perempuan Adat dan Petani yang Semakin Miskin Lahan
81
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Toba | suaraburuhnasional.com – Nasib Perempuan Adat dan Perempuan Petani di se kawasan Danau Toba sudah menuju Kemiskinan bahkan Miris akan Lahan Pertanian dan Kawasan Hutan. Nasib pun menjadi pekerja yang harus bergelut dipembayaran kredit perbankan dan mengurangi pendapatan semakin tajam.

READ ALSO

Kunjungan Tim PKK Sumut Dalam Evaluasi Lomba PHBS di Kelurahan TB Kota IV Tanjungbalai

Wali Kota Mahyaruddin Forkopimda Kompak Beri Kejutan Ultah ke 41 Danlanal TBA

Berangkat dari istilah “Tapanuli saat Era 1980-an yang dikatakan Daerah Termiskin” di Indonesia, menjadikan Perusahaan Swasta hadir dikabupaten Toba, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan dan Samosir. Lebih dari 70 perempuan adat berkumpul di Balige di acara “Dialog Multipihak yang digelar Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM)” di Ballroom Hotel Labersa Toba. Bertujuan menyatukan pemahaman akan “akar pemiskinan” struktural dan ketimpangan kepemilikan atas tanah, terlebih juga pentingnya perlindungan serta pemenuhan hak perempuan petani di kawasan Danau Toba. Kamis, (14/11/2024)

Diketahui dari informasi pemberitaan dan media sosial lainnya,”KSPPM yang beralamat kantor di Desa Girsang 1 Parapat Kabupaten Simalungun, sangat menyoroti kehadiran beberapa perusahaan swasta. Diantarannya, PT Toba Pulp Lestari (TPL) dulunya Indorayon, hadirnya Food Estate di Humbahas, PT Sorik Marapi Geothermal Power di Samosir dan PT SOL di Pahae Taput. Hadir pemerintah 4 kabupaten (Toba, Taput, Humbahas, Samosir) pihak BPN, Dinas Kehutanan Provinsi, KPH IV Balige dan Instansi maupun lembaga lainnya.

KSPPM, Angel Manihuruk sebagai moderator mengatakan, perjuangan masyarakat adat khususnya perempuan adat dalam proses pelepasan tanah adat dari kawasan hutan negara, konsesi Perusahaan Swasta dan Proyek Strategis Nasional (PSN) kerap terhambat di tingkat kabupaten. Pemerintah kabupaten menjadi penghambat utama dalam proses pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat. Kami mewakili masyarakat adat terpaksa mengikuti regulasi yang ada, namun pemerintah kabupaten sendiri tidak memahami substansi pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, ucap Angel (Kordiv Organisasi KSPPM).

Sebagai narasumber Risma Umar (Wakil Direktur Aksi For Gender and Justice) bersama Henrika Sitanggang Ketua Serikat Tani Kabupaten Samosir dan Rumenti Pasaribu Perempuan Adat Komunitas Ompu Raja Nasomalomarhohos Pasaribu, Natinggir mengatakan, keberadaan dan hak masyarakat adat sudah dijamin dalam berbagai regulasi seperti UU Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, Putusan MK No. 35/PUUX/2012, UUD 1945 Pasal 18B, Pasal 28I ayat (3), Pasal 32 ayat (1) dan ayat (2), dan lain-lain.

Perempuan berjuang dalam segala aspek kehidupannya. Namun, dalam proses merebut kembali hak-haknya, mereka sering menerima upaya-upaya pembungkaman suara perempuan yang dilakukan dengan berbagai cara seperti perilaku seksis, pelecehan dan kekerasan seksual, serta dianggap anti pembangunan.

Kita tahu, Penguasaan Tanah Adat sudah dikuasai oleh perusahaan asing dan membuat kehilangan tanah mereka. Kami sejak dahulu sudah meyakini tanah adalah sumber spiritualitas masyarakat, sedangkan hutan adalah sumber kehidupan. Kami sadar akan tantangan yang dihadapi perempuan pun kian bertambah, ketika mereka memberanikan diri untuk mengepalkan tangan dan melawan segala bentuk penindasan,tutup Risma.

Eva Junita Lumban Gaol Perempuan Adat Pargamanan-Bintang Maria, Parlilitan didampingi Serita Siregar Perempuan Pejuang Tanah Adat Ria-Ria menambahkan,
sebagai kaum perempuan adat dan petani, kami mengharuskan seluruh perempuan adat dan petani bersolidaritas dalam arak-arakan perjuangan dalam melawan ketimpangan gender dan pemiskinan struktural terhadap perempuan adat dan perempuan tani di Kawasan Danau Toba.

Terakhir mewakili “Suara Perempuan Adat dan Petani”, kami mendesak serta meminta 4 hal terhadap pemerintah dan perusahaan swasta yang hadir di kawasan Danau Toba, diantarannya, 1. Pemerintah harus melibatkan perempuan adat dan perempuan petani dalam setiap proses pembangunan yang akan dilakukan di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten, 2. Terbitkan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan, 3. Terbitkan Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Humbang Hasundutan, 4. Hentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat adat dan petani yang memperjuangkan hak-haknya. (red)

Tags: toba

Related Posts

Kunjungan Tim PKK Sumut Dalam Evaluasi Lomba PHBS di Kelurahan TB Kota IV Tanjungbalai
Sumut

Kunjungan Tim PKK Sumut Dalam Evaluasi Lomba PHBS di Kelurahan TB Kota IV Tanjungbalai

September 24, 2026
Wali Kota Minta KAHMI Hadir Memberikan Gagasan Demi Kemajuan Tanjungbalai
Sumut

Wali Kota Mahyaruddin Forkopimda Kompak Beri Kejutan Ultah ke 41 Danlanal TBA

September 24, 2026
Wali Kota Minta KAHMI Hadir Memberikan Gagasan Demi Kemajuan Tanjungbalai
Sumut

Wali Kota Minta KAHMI Hadir Memberikan Gagasan Demi Kemajuan Tanjungbalai

September 24, 2026
Wali Kota Terima Audiensi GP Ansor Tanjungbalai
Sumut

Wali Kota Terima Audiensi GP Ansor Tanjungbalai

September 24, 2026
Wawako Tanjungbalai Dorong Peningkatan Kualitas dan Sinergi SPPG Berjalan Optimal
Sumut

Wawako Tanjungbalai Dorong Peningkatan Kualitas dan Sinergi SPPG Berjalan Optimal

September 24, 2026
Wali Kota Terima Audiensi BWI Kota Tanjungbalai
Sumut

Wali Kota Terima Audiensi BWI Kota Tanjungbalai

September 24, 2026
Next Post
KSPPM Suarakan Nasib Perempuan Adat dan Petani yang Semakin Miskin Lahan

Plt Bupati Suharsi Igirisa Dukung PJS Penuhi Syarat Jadi Konstituen Dewan Pers

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

LPRI Aceh : Camat Bambel Diduga Terima Upeti dari Kades Rikit

LPRI Aceh : Camat Bambel Diduga Terima Upeti dari Kades Rikit

Agustus 25, 2026
Sidang Lanjutan Gugatan Pekerja PT. Samawood Utama Work Industries, Kedua Saksi dari Tergugat Tidak Kenal dengan Para Penggugat

Sidang Lanjutan Gugatan Pekerja PT. Samawood Utama Work Industries, Kedua Saksi dari Tergugat Tidak Kenal dengan Para Penggugat

Mei 28, 2025
Di Ruang Ibadah, Oknum ASN Pemkab Cianjur Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada Bawahannya

Di Ruang Ibadah, Oknum ASN Pemkab Cianjur Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada Bawahannya

Juli 26, 2026
Dugaan Manipulasi Red Herring, Intimidasi Bersenjata, dan Ancaman Propaganda Sektarian

Dugaan Manipulasi Red Herring, Intimidasi Bersenjata, dan Ancaman Propaganda Sektarian

September 11, 2026
Imbas dari Izin Operasional Kadaluarsa, Puluhan Milyar Dana BOP untuk PKBM di Cianjur Berpotensi Balik Pada Kas Negara

Imbas dari Izin Operasional Kadaluarsa, Puluhan Milyar Dana BOP untuk PKBM di Cianjur Berpotensi Balik Pada Kas Negara

Februari 3, 2025

EDITOR'S PICK

Warga Kaye Uno Harapkan Akses Jalan Desa Diaspal

Warga Kaye Uno Harapkan Akses Jalan Desa Diaspal

Oktober 4, 2024
Personil Lintas Instansi dan OPD se Kabupaten Pakpak Bharat Terus Berjuang Normalisasi Berbagai Fasilitas Publik

Personil Lintas Instansi dan OPD se Kabupaten Pakpak Bharat Terus Berjuang Normalisasi Berbagai Fasilitas Publik

Desember 4, 2025
KPUD Pakpak Bharat Laksanakan Sidang Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Tingkat Kabupaten Pemilihan Bupati/Wakil Bupati

KPUD Pakpak Bharat Laksanakan Sidang Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Tingkat Kabupaten Pemilihan Bupati/Wakil Bupati

Desember 4, 2024
Polres Dairi Gelar Latihan Menembak untuk Personil, Ini Pesan Kapolres

Polres Dairi Gelar Latihan Menembak untuk Personil, Ini Pesan Kapolres

November 2, 2024

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • advetorial
  • Business
  • Daerah
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Medan
  • Nasional
  • National
  • News
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Perburuhan
  • Politics
  • Politik
  • Science
  • Sumut
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent Posts

  • Tekan Kejahatan, Polda Sumut Ungkap 333 Kasus Curat-Curas dan Ringkus 362 Tersangka
  • Sebelum Jadi DPO Dittipidnarkoba Bareskrim, AWI Pernah Bertemu Dirresnarkoba Polda Sumut
  • Kompolnas Apresiasi Keterbukaan Audit Investigasi Kasus Winda Lorenza, Libatkan Pihak Eksternal
  • Kompolnas: Audit Investigasi Winda Lorenza Gowasa Berjalan Baik, Konstruksi Peristiwa Logis
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In