Karo | suaraburuhnasional.com — Dalam upaya berkelanjutan untuk mentransformasi arsitektur logistik maritim nasional, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) sukses menggelar forum Management Meeting di Taman Simalem Resort, Kabupaten Karo, pada 14–16 Agustus 2026. Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi momentum krusial bagi jajaran eksekutif dalam merumuskan cetak biru (blueprint) serta memantapkan peta jalan pembangunan Terminal Petikemas Fase 1.
Atmosfer dataran tinggi Karo yang asri dan tenang sengaja dipilih guna menghadirkan ruang diskusi yang jernih, holistik, dan penuh kedalaman. Di tengah iklim berpikir yang reflektif tersebut, manajemen BNCT membedah secara komprehensif seluruh parameter strategis mulai dari penyempurnaan kesiapan teknis, penyelarasan target operasional yang terukur, hingga kalkulasi skema mitigasi risiko yang adaptif terhadap dinamika industri maritim global.
Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan pijakan mendasar untuk menyelaraskan visi kepemimpinan serta memperkuat sinergi inter-lini sebelum konstruksi fisik proyek resmi dimulai.
“Pembangunan Fase 1 merupakan milestone bernilai sejarah bagi ekspansi bisnis BNCT. Melalui forum ini, kami menyintesis gagasan-gagasan visioner menjadi peta jalan yang presisi. Kami berkomitmen penuh agar seluruh tahapan pembangunan berjalan efektif, tepat waktu, serta mampu menetapkan tolok ukur baru bertaraf internasional bagi industri kepelabuhanan,” tegas Rizki.
Konsensus dan rumusan strategis yang lahir dari forum ini akan menjadi kompas navigasi utama bagi BNCT dalam mengeksekusi mega proyek Terminal Petikemas Fase 1. Langkah progresif ini sekaligus mempertegas peran vital BNCT sebagai motor penggerak utama dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperkuat daya saing kawasan, serta mengukuhkan kedaulatan logistik Indonesia di panggung dunia. (Nelson Siregar/Hms)















