18.1 C
Munich
Sabtu, Juni 20, 2026
Beranda blog Halaman 4

Satrol Kodaeral I Tempa Presisi Prajurit Pargomgom Samudora

0

 

​Belawan | suaraburuhnasional.con — Deru tembakan yang memecah kesunyian di Lapangan Tembak Seruway menjadi bukti nyata dari komitmen tanpa kompromi Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral I. Pada Senin (17/6/2026), jajaran prajurit laut ini menggelar latihan menembak terpadu sebagai pilar utama dalam rangkaian peringatan Bulan Profesi Satrol.

Latihan ini dirancang khusus untuk memastikan setiap personel berada pada puncak kesiapan tempur (combat readiness) demi mengawal kedaulatan samudra. ​Bukan sekadar rutinitas, latihan ini merupakan implementasi dari doktrin komprehensif TNI AL. Setiap tahapan—mulai dari inspeksi ketat material, pembekalan taktis, hingga eksekusi tembakan di garis depan—berjalan di bawah pengawasan ketat dengan standar keselamatan zero accident yang mutlak.

​Dalam dinamika operasi maritim yang modern, kemahiran menembak adalah garis batas antara keberhasilan dan kegagalan misi. Latihan ini tidak hanya menguji ketepatan bidikan mata, melainkan juga menempa muscle memory (memori otot) dan ketenangan psikologis prajurit saat menghadapi situasi bertekanan tinggi di lapangan. ​”Menembak dengan presisi adalah perpaduan antara disiplin tubuh, kontrol napas, dan ketajaman mental. Itulah identitas prajurit Pargomgom Samudora,”tegas komando latihan di sela-sela kegiatan.

​Di samping mematangkan kapabilitas taktis individu, ajang ini menjelma menjadi ruang penguat kohesi kelompok. Soliditas, responsifitas, dan rasa tanggung jawab kolektif antarprajurit sengaja diakselerasi di sini, menciptakan budaya kerja militer yang adaptif terhadap segala bentuk ancaman di laut.

​Sesi evaluasi yang digelar pasca-latihan menegaskan bahwa kegiatan ini adalah investasi jangka panjang. Setiap butir peluru yang dilesatkan dianalisis secara digital dan manual sebagai bahan pembinaan objektif untuk meningkatkan kualitas personel ke depan.

​Melalui momentum Bulan Profesi ini, Satrol Kodaeral I mengirimkan pesan jelas kepada publik: bahwa laut Indonesia dijaga oleh manusia-manusia pilihan yang terlatih, profesional, dan modern. Dengan kapasitas sumber daya manusia yang terus ditingkatkan, seluruh tugas operasional ke depan dipastikan dapat berjalan dengan efektivitas tinggi, aman, dan sepenuhnya selaras dengan hukum yurisdiksi nasional yang berlaku. (Liputan: Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)

Keluarga Korban Minta Polres Agara Secepatnya Tangkap Pelaku Kasus Pemerkosaan

0

 

Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Salah satu warga Ngkeran inisial KN (34 Tahun) Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara menjadi korban pemerkosaan. Pelaku pemerkosaan warga Pasir Bangun kecamatan Lawe Alas inisial ML (45 Tahun) diketahui ML mantan lakak ipar korban. Keluarga korban minta Polres Agara secepatnya tangkap pelaku sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.

Salah satu keluarga korban warga Kecamatan Babussalam TM kepada media ini pada Rabu (17/6/2026) di Kutacane menjelaskan, terkait adanya laporan yang disampaikan oleh adeknya KN warga Desa Ngkeran selaku korban pemerkosaan ke Polres Agara pada 6 Juni 2026. Surat Tanda Laporan Pengaduan (STLP) Nomor: REG/249/VI/2026/Reskrim. Hingga saat ini pelaku masih berkeliaran.

Lebih lanjut TM menjelaskan sudah hampir 2 minggu laporan disampaikan ke Polres Aceh Tenggara. Namun hingga saat ini pelaku pemerkosaan masih bebas berkeliaran. Hal tersebut membuat adek kami KN memiliki rasa ketakutan. Keluarga korban yang lain menjadi geram hingga mempunyai niat untuk menghukum pelaku pemerkosaan tersebut. “Namun saya meminta kepada pihak keluarga korban yang lain supaya bersabar agar tidak melakukan hal hal yang merugikan diri sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada pihak Polres Aceh Tenggara,”kata TM.

Untuk itu kami selaku keluarga korban meminta kepada Polres Aceh Tenggara agar secepatnya melakukan penakapan terhadap pelaku. Agar hal hal yang tidak di inginkan tidak terjadi. Karena batas sabar pihak keluarga korban juga terbatas. Sebut TM.

Adapun kronologi kejadian singkatnya pada Sabtu malam 30 Mei sekitar pukul 22.00 Wib. Pelaku MS mendatangi rumah adek saya KN yang berada di Desa Ngkeran Kecamatan Lawe Alas. Pelaku MS merusak pagar pintu belakang dan masuk melalui pintu belakang rumah adek saya. Lalu pintu tengah engselnya dirusak oleh pelaku. Ujar TM.

Adek saya KN datang dari depan rumah menuju kamar mandi yang berada di belakang di dalam rumah. Ketika mau sampai ke belakang rumah pelaku ML langsung memeluk KN dari belakang. Sambil mecekik leher KN. Pelaku lalu mengancam KN dengan pisau. “Diam atau Kubunuh kau”. Pada saat itulah pelaku ML membuka semua pakaian KN. Setelah itu pelaku langsung melakukan pemerkosaan terhadap KN. Jelas TM

Saat sedang melakukan pemerkosaan anak kandung KN yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas 2, datang dari depan dan melihat kejadian tersebut anak korban melaporkan kepada kakeknya. “Kek ibu saya sama ML berkelahi di dalam rumah,”jelas TM. Mendengar laporan dari anak KN kakeknya yang tidak jauh dari rumah KN langsung mendatangi rumah KN. Ketika Kakek sampai di rumah KN. Pelaku MS telah selesai melakukan aksinya sembari melarikan diri dari rumah KN.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri. S.I.K. melalui Kanit PPA Polres Aceh Tenggara Rahmad saat dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp Selasa (17/6/2026), menjelaskan kami dari Polres Aceh Tenggara sudah memeriksa 2 orang saksi dari pihak pelapor/korban dan selanjutnya kami telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dan dikarenakan pelapor/korban disabilitas (bisu) maka kami sudah meminta bantuan ahli bahasa pada saat melakukan pemeriksaan nantinya di polres dan Insha Allah akan dijadwalkan besok hari Kamis, 18 Juni 2026, dan selanjutnya besok akan kami buatkan undangan pemanggilan terhadap saksi-saksi (perangkat desa) pelaku untuk dimintai keterangannya.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, untuk yang diduga pelaku kita belum tau keberadaannya dan sudah kita jadwalkan pemanggilannya untuk dimintai keterangannya. Kendala kita belum meriksa saksi korban dikarenakan harus menggunakan ahli bahasa namun sudah kita jadwalkan besok untuk pemeriksaan dan selanjutnya saksi-saksi dari perangkat desa pelaku juga sudah kita jadwalkan untuk dipanggil dan dimintai keterangannya dan perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Kata Rahmad

Untuk proses tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan setelah langkah-langkah tersebut diatas kita lakukan selanjutnya kita gelar perkara dan SP2HP nya segera menyusul. Demikian sementara yang dapat saya sampaikan. Tegas Rahmad mengakhiri penjelasannya. (Dinni)

Wali Kota Terima Audiensi DPC GANN Tanjungbalai

0

 

Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut hangat kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkoba Nasional (DPC GANN) Tanjungbalai bertempat di ruang kerja Wali Kota, Rabu (17/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyambut baik kunjungan silaturahmi dari Novasari br Ginting, Ketua GANN Tanjungbalai beserta rombongan yang hadir untuk berdialog mengenai sejumlah langkah yang dapat diambil guna melindungi generasi muda dari dampak negatif narkoba.

Dalam pertemuan itu, GANN menyampaikan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Tanjungbalai melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan di dunia pendidikan/sekolah. Mereka juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan diri dan keberadaan DPC GANN Tanjungbalai kepada Wali Kota Tanjungbalai serta OPD yang hadir.

Kepada para duta anti narkoba yang turut didampingi pelatih Boido Simanjuntak salah satu atlet MMA asal Tanjungbalai, saya ucapkan terimakasih dan mengapresiasi apa yang saat ini telah terlaksana dan akan dilakukan melalui kegiatan di bidang keolahragaan bela diri bagi para generasi muda. (Indah)

Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dilepas Wali Kota Tanjungbalai

0

 

Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Wali Kota Tanjungbalai resmi melepas ratusan petugas Sensus Ekonomi tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda petugas oleh Wali Kota dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (17/6/2026).

“Sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi perekonomian Indonesia. Bagi Kota Tanjungbalai, kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting karena akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Beliau mengatakan melalui sensus ekonomi 2026, kita akan memperoleh data yang lebih akurat mengenai jumlah, sebaran, dan karakteristik usaha yang ada di Kota Tanjungbalai, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha berskala besar. data tersebut akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang program pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai Nizaruddin mengatakan sensus ekonomi 2026 diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kota Tanjungbalai. Sebanyak 138 petugas telah disiapkan untuk menyukseskan sensus ekonomi tahun ini.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai, mulai dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 untuk usaha besar dilaksanakan melalui metode CAWI, mekanisme “Ngibar”. Kami mengharapkan dukungan seluruh pelaku usaha di Kota Tanjungbalai untuk menerima petugas dan memberikan jawaban yang benar serta lengkap. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan dan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,” harapnya.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Kapolres AKBP Welman Feri, Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Erita Harefa, mewakili Kajari Muhammad Azhari Tanjung, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, Ka Lapas Kelas II B Tanjungbalai Revin Tua Manullang, mewakili Ketua Pengadilan Agama, Panitera Muda gugatan, Andi Tri Nugroho, mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Nibung, Ishak Efendi, Para Asisten, Staf Ahli dan OPD Pemko Tanjungbalai. (Indah)

LPTQ Batu Bara Tegaskan Kafilah Ikuti Seluruh Cabang MTQ ke – 40 Tingkat Provsu

0

 

Batu Bara | suaraburuhnasional.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Batu Bara menegaskan bahwa Kafilah Batu Bara mengikuti seluruh cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke – 40 tingkat Provinsi Sumatera Utara, Rabu (17/6/2026).

Ketua Harian LPTQ Batu Bara, H. Al Asari, memastikan Kafilah Batu Bara hadir dan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan pada ajang MTQ ke – 40 Sumut. “Kami tegaskan bahwa Kafilah Kabupaten Batu Bara mengikuti seluruh cabang perlombaan pada MTQ ke – 40 tingkat Provinsi Sumatera Utara. Seluruh peserta terdaftar resmi dan mengikuti rangkaian perlombaan sebagaimana mestinya,”ujar Al Asari.

Menurutnya, keikutsertaan Batu Bara dapat dibuktikan melalui data administrasi peserta, kehadiran official, hingga aktivitas para peserta di arena perlombaan. “Kami menghormati semua pihak, namun kami juga berkewajiban meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya.

Al Asari menambahkan, seluruh kafilah dan official saat ini sedang fokus mengikuti perlombaan dan berupaya memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Batu Bara pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut. “Saat ini seluruh kafilah sedang fokus berjuang membawa nama baik Kabupaten Batu Bara dan berupaya meraih prestasi terbaik, termasuk target menjadi juara umum pada MTQ ke – 40 Sumatera Utara,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Batu Bara untuk tetap memberikan dukungan dan doa kepada para peserta agar mampu tampil maksimal di setiap cabang yang diperlombakan. “Mohon doa dan dukungan masyarakat Batu Bara agar para peserta tetap semangat, tampil optimal, dan mengharumkan nama daerah di ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara,”pungkas Al Asari. (SAR)

Hadiri HUT ke-72 PRSB, Bupati Baharuddin Ajak Perkuat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

0

 

Medan | suaraburuhnasional.com – Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Punguan Raja Siagian Dohot Boruna (PRSB) Kota Medan dan Sekitarnya yang digelar di Bernada Hall, Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (16/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Batu Bara didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kesehatan PPKB, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala Bagian Hukum, serta Camat Sei Suka.

Perayaan yang mengusung tema “Hasadaon I Do Las Ni Roha” berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan di antara keluarga besar Siagian.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menegaskan bahwa keberadaan punguan memiliki peran strategis sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan, membangun kesepahaman, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat. “Kegiatan ini sangat berarti bagi punguan karena menjadi wadah untuk menyatukan pemikiran dan langkah dalam menentukan apa yang ingin kita kerjakan dan lakukan bersama. Kita harus kompak dan terus menjaga persatuan,”ujar Bupati Baharuddin.

Bupati Batu Bara juga mengajak seluruh anggota PRSB untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, saling mendukung, serta memberikan manfaat bagi sesama. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang terbangun dalam organisasi keluarga harus diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang berdampak bagi masyarakat. “Buatlah apa yang bisa kita lakukan untuk kebaikan, karena dengan berbuat baik, keberadaan kita akan memberikan manfaat bagi orang lain,”pesan Bupati Batu Bara.

Lebih lanjut, Bupati Baharuddin Siagian berharap PRSB Kota Medan dan Sekitarnya yang telah memasuki usia ke-72 tahun semakin solid, maju, dan mampu menjadi wadah pemersatu yang menjaga nilai-nilai kekeluargaan, budaya, serta kebersamaan antargenerasi.

Perayaan HUT ke-72 PRSB turut diisi dengan berbagai kegiatan kebersamaan, silaturahmi keluarga besar Siagian, dan hiburan yang menambah semarak suasana. Kehadiran Bupati Batu Bara mendapat sambutan hangat dari seluruh keluarga besar PRSB yang hadir, sekaligus menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan penguatan ikatan kekeluargaan di tengah masyarakat. (SAR)

Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan pada Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H

0

 

Batu Bara | suaraburuhnasional.com – Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkai dengan Kenduri Suroan, Pelantikan Dewan Pimpinan Ranting (Depiran) Pujakesuma, dan pemberian santunan kepada anak yatim di Lapangan Bola Voli Dusun III Melati, Desa Suka Ramai, Kecamatan Sei Balai, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD Pujakesuma Kabupaten Batu Bara tersebut mengusung tema “Melalui Semangat Kebersamaan Rukun, Raket, Rageng, dan Rumekso, Pujakesuma Batu Bara Selalu Bahagia.” Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan dengan dihadiri masyarakat serta keluarga besar Pujakesuma Kabupaten Batu Bara.

Turut mendampingi Bupati Batu Bara, Asisten III Setdakab Batu Bara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata, Kepala Dinas Sosial PPPA, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta Camat Sei Balai. Hadir pula Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Batu Bara, Dr. H. Hadi Suriono, S.E., M.M., beserta jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi Kenduri Suroan merupakan warisan budaya yang sarat makna dan menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batu Bara.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga Pujakesuma senantiasa guyub dan rukun sehingga dapat terus berperan strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan di Kabupaten Batu Bara,”ujar Bupati Baharuddin.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Bupati Baharuddin juga menyampaikan penghargaan kepada DPD Pujakesuma Kabupaten Batu Bara yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai wadah mempererat silaturahmi dan melestarikan nilai-nilai budaya serta kebersamaan.

Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, menurutnya, hendaknya menjadi sarana introspeksi diri sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Di Tahun Baru Muharam ini, saya berharap kualitas keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik serta memberikan manfaat bagi sesama,”ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Bupati Baharuddin menilai, semangat berbagi di bulan Muharam merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan perlu terus ditumbuhkan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Batu Bara menyerahkan gunungan berisi aneka sayuran dan buah-buahan kepada masyarakat. Tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, rezeki, dan keberkahan yang diberikan.

Rangkaian acara berlangsung meriah dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan makan kenduri bersama sebagai simbol kebersamaan, persatuan, serta eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Bupati Batu Bara berharap semangat gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian sosial dapat terus terpelihara sebagai modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang maju, harmonis, dan bahagia. (SAR)

Gelar Nobar Bersama TP PKK, Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Pesan Moral Film Parodi Edukatif “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh”

0

 

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com –
Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebing Tinggi Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) pemutaran film edukasi parodi “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” yang digelar di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi TP PKK Kota Tebing Tinggi ini menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat dalam menyampaikan pesan-pesan sosial, ekonomi, dan ketahanan keluarga melalui media film.

Dalam sambutannya selaku Pembina TP PKK Kota Tebing Tinggi, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan apresiasi kepada TP PKK yang terus berkomitmen mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.

“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK yang terus berkomitmen mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota, kegiatan pemutaran film edukasi merupakan salah satu sarana penting dalam membangun keluarga yang harmonis, berkualitas dan berketahanan. Melalui film tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, moral, serta masa depan generasi penerus bangsa.

Wali Kota juga berharap momentum kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, TP PKK dan masyarakat dalam mewujudkan warga yang sehat, cerdas, mandiri dan sejahtera.

“Saya berharap melalui kegiatan nonton bareng ini seluruh peserta memperoleh wawasan, inspirasi dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan lingkungan keluarga yang baik dan mendukung terwujudnya masyarakat yang maju serta berdaya saing,” kata Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota menilai film “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” memiliki pesan edukatif yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat. Film tersebut dinilai mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta meningkatkan kesadaran dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Wali Kota juga mengusulkan agar film tersebut dapat ditayangkan lebih luas kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya edukasi publik, termasuk dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Saya mendukung kegiatan ini karena mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi maupun kehidupan beragama. Edukasi seperti ini perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi atau isu negatif yang belum tentu benar,” ungkap Wali Kota.

Sebelum pemutaran film dimulai, Ketua TP PKK Kelurahan Durian, Ny. Ulfia Sari Lubis, terlebih dahulu membacakan sinopsis film yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan dan resolusi konflik sosial dalam kehidupan bertetangga tersebut.

Usai pemutaran film, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kreativitas para penggiat seni lokal, Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada para pemain film tersebut. Selain itu, turut diserahkan cendera mata berupa kaos bertuliskan “Kampung Durian Gak Jadi Runtuh” sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyukseskan produksi film edukasi parodi tersebut.

Melalui momentum ini, Pemko Tebing Tinggi berharap sinergi antara pemerintah, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin solid demi mewujudkan warga Kota Tebing Tinggi yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebing Tinggi AKBP Rohim Marthin Gultom, Camat Bajenis Ari Miranda, Lurah Durian Dias Nasution, para pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, serta jajaran TP PKK dari tingkat kota hingga lingkungan. (Alfian Haris)

Wujudkan Kemudahan Akses Pelayanan Hukum Bagi Masyarakat, Wali Kota Tebing Tinggi Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum RI

0

 

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com –
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara resmi menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia atas komitmen tinggi dalam mendukung kemudahan akses pelayanan hukum bagi masyarakat.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., dan disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Momentum ini berlangsung dalam rangkaian acara Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan se-Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (10/06/2026).

Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, dalam arahannya menekankan bahwa kehadiran Posbankum di tingkat desa dan kelurahan merupakan pilar penting dalam mewujudkan kesetaraan di mata hukum.

“Pos Bantuan Hukum ini bukan hanya simbol, tetapi wadah nyata untuk memberikan dukungan hukum kepada masyarakat desa dan kelurahan. Kita harus memperkuat sistem hukum, melatih para legal, dan memastikan regulasi berjalan cepat serta efektif,” tegas Menkum RI.

Lebih lanjut, Menkum RI menggarisbawahi bahwa arah hukum modern saat ini lebih mengedepankan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice). Menurutnya, esensi utama hukum bukan sekadar menghukum pelaku, melainkan memulihkan situasi sosial masyarakat dan merajut kembali tali persaudaraan di tengah masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya pemberian hukuman ke pelaku, tetapi pemulihan situasi sosial sehingga bisa merajut kembali persaudaraan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat. Ia menegaskan kesiapan seluruh desa di Sumatera Utara untuk mengadopsi teknologi guna mengoptimalkan program ini.

“Kita menghadapi tantangan hukum dan ekonomi yang kompleks. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting. Saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama menyelesaikan masalah di tingkat desa demi keadilan sosial dan kesejahteraan bersama,” ujar Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Merespons penghargaan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Pemko Tebing Tinggi dan menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kesadaran hukum masyarakat, serta mendukung program strategis pemerintah di bidang hukum dan hak asasi manusia.

“Kami di Tebing Tinggi siap bersinergi penuh dengan pemerintah pusat dan provinsi. Kehadiran Posbankum ini akan menjadi sarana strategis bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan hukum yang adil dan transparan. Ini bukti keseriusan kita dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Wali Kota Iman Irdian Saragih.

Wali Kota berharap, lewat optimalisasi Posbankum, kepercayaan masyarakat terhadap kepastian hukum dan kehadiran pemerintah dapat semakin diperkuat.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan serupa juga diserahkan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara yang telah menunjukkan komitmen serupa dalam mendirikan Posbankum di wilayah masing-masing.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Min Usihen, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, para bupati/wali kota se-Sumut, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumut Ignatius Silalahi.

Sementara dari jajaran Pemko Tebing Tinggi, tampak hadir mendampingi Wali Kota di antaranya Kepala Dinas P3APM Syah Irwan, Kepala Bagian Hukum Moch. Ilham, Kepala Bagian Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi. (Alfian Haris)

Mengubah Lahan Tidur Menjadi Lumbung Pangan Sinergi Epik Tiga Pilar di Deli Serdang

0

 

​Deli Serdang | suaraburuhnasional.com — Sebuah langkah besar bagi kedaulatan pangan nasional kembali ditorehkan dari tanah Sumatra Utara. Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I), Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 1 resmi mengukuhkan komitmen bersama.
Ketiga instansi ini bersinergi mengoptimalisasi lahan produktif di Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Selasa (16/6/2026).

​Kolaborasi strategis ini diikat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh para pemangku kebijakan kunci: Kolonel Marinir Rivelson Saragih, M.Tr.Hanla, selaku representasi Kodaeral I bersama Tim Ketahanan Pangan. ​Lom Lom Suwondo, Wakil Bupati Deli Serdang. ​Ganda Wiatmaja, S.H., M.H, Kepala Operasional PTPN I Regional 1.

​Langkah ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan sebuah cetak biru (blueprint) aksi nyata untuk mengubah potensi agraria daerah menjadi sumber ketersediaan pangan utama bagi masyarakat.

​Dalam implementasinya di lapangan, Kodaeral I menerapkan standar operasi yang sangat elegan. Seluruh proses dipastikan berjalan di atas koridor hukum yang kokoh, namun tetap dibalut dengan pendekatan komunikasi yang humanis dan persuasif. TNI Angkatan Laut sadar betul bahwa menyentuh hati masyarakat adalah kunci keberhasilan program.

​Rangkaian koordinasi dan sosialisasi pun digelar secara simultan. Mulai dari dialog dari hati ke hati dengan masyarakat penggarap, penyelarasan persepsi dengan pemangku kebijakan lokal, hingga pemberitahuan resmi kepada aparat penegak hukum.

​Langkah preventif ini menegaskan visi TNI Angkatan Laut: mengawal instruksi strategis pemerintah pusat dengan tetap memastikan bahwa setiap jengkal tanah yang diolah memberikan dampak ekonomi langsung, nyata, dan berkelanjutan bagi kantong-kantong kesejahteraan warga sekitar.

​Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Pemkab memandang sinergi tripartit ini sebagai oase dalam tata kelola agraria, sekaligus formula taktis untuk meredam potensi gesekan sosial di wilayah konflik lahan.

​”Kami tidak ingin sekadar menonton. Pemkab Deli Serdang mengambil peran sebagai fasilitator aktif untuk memastikan seluruh proses ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ini adalah cara elegan kita memitigasi potensi konflik, baik vertikal maupun horizontal,” tegas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo.

​Demi memuluskan misi besar ini, sebuah gerakan sosialisasi terpadu telah digulirkan dengan merangkul seluruh elemen: mulai dari jajaran kecamatan, perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga jajaran kepolisian setempat. Semua bergerak dalam satu frekuensi.

​Dari sudut pandang korporasi negara, PTPN I Regional 1 melihat kemitraan ini sebagai benteng pertahanan terbaik dalam mengamankan aset negara. Optimalisasi lahan dengan menanam komoditas pangan dipandang sebagai jawaban paling efektif untuk membendung laju alih fungsi lahan ilegal yang kian mengancam. ​Lebih dari itu, program ini diyakini mampu mengakselerasi swasembada pangan berbasis kewilayahan secara instan.

​Melalui rajutan sinergi tiga pilar ini, Tanjung Morawa kini bersiap menjadi panggung percontohan (role model) skala nasional. Sebuah bukti sahih kepada publik bahwa ketika instansi militer, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan pemerintah daerah melangkah dalam harmoni yang sama, ketahanan pangan yang kuat, bersih, dan berpihak pada rakyat bukan lagi sekadar impian. (Liputan: Nelson Siregar / Dispen Kodaeral I)