24.5 C
Munich
Sabtu, Juni 20, 2026
Beranda blog Halaman 8

Wakil Bupati Batu Bara Ajak HIKABARA Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah pada Munas II

0

 

Jakarta | suaraburuhnasional.com – Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Batu Bara (HIKABARA) yang digelar di Cibubur, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP HIKABARA Datok Dr. H. Elfi Haris, S.H., M.Hum., Ketua Dewan Pengawas H. Eddy Noor, S.H., M.PA., Ketua Dewan Pakar Prof. Dr. H. Muhammad Noor, DEA., serta jajaran DPW HIKABARA Jabodetabek, Jakarta, Sumatera Utara, DPLN Malaysia, IKAMBARA Yogyakarta, dan IKAMBARA Jakarta.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Batu Bara menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota HIKABARA atas terselenggaranya Munas II sebagai momentum penting dalam memperkuat organisasi dan mempererat persaudaraan masyarakat Batu Bara di berbagai daerah.

Menurutnya, Munas tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga wadah strategis untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi, serta merumuskan langkah-langkah inovatif demi kemajuan organisasi dan pembangunan daerah.

Wakil Bupati Syafrizal menegaskan bahwa HIKABARA memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu putra-putri Kabupaten Batu Bara. Selain menjaga silaturahmi dan memperkuat persatuan, HIKABARA juga dinilai mampu melestarikan nilai-nilai budaya dan jati diri masyarakat Batu Bara sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan paguyuban daerah seperti HIKABARA. Sinergi yang baik akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati berharap Munas II HIKABARA dapat menghasilkan kepengurusan yang amanah, profesional, visioner, dan mampu membawa organisasi menjadi lebih maju, solid, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh peserta Munas untuk menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan dalam memperkaya gagasan dan tetap mengedepankan semangat musyawarah guna mencapai mufakat demi kemajuan bersama. Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Syafrizal menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk terus bersinergi dan mendukung berbagai program HIKABARA.

Ia berharap DPP HIKABARA dapat menjadi mitra strategis sekaligus jembatan aspirasi masyarakat Batu Bara, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, sehingga terjalin komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah. “Pemerintah Kabupaten Batu Bara siap mendukung setiap program HIKABARA dan berharap organisasi ini dapat menjadi perpanjangan tangan masyarakat Batu Bara dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, demi kemajuan Kabupaten Batu Bara dan kesejahteraan masyarakat di mana pun berada,”tutupnya. (SAR) .

Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

0

 

Bekasi | suaraburuhnasional.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satu-satunya modal untuk memasuki dunia kerja. Di tengah transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), dunia industri semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, adaptif, dan siap kerja.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah akan kembali menggulirkan program MagangHub (Pemagangan Nasional) yang ditujukan bagi lulusan diploma dan sarjana atau fresh graduate. Program ini didukung anggaran sebesar Rp4,14 triliun dan dirancang untuk memperkuat kompetensi sekaligus mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi ke dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Afriansyah Noor saat memberikan Kuliah Umum pada acara Wisuda Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) Tahun Akademik 2025–2026 di Bekasi, Sabtu (13/6/2026).

“Saat ini kita berada di era transformasi ketenagakerjaan yang bergerak sangat cepat. Dunia industri tidak lagi hanya mencari individu yang memegang selembar ijazah, melainkan mencari sarjana yang cakap dan memiliki kompetensi nyata,” ujar Afriansyah.

Menurutnya, MagangHub hadir sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan keterampilan (skill gap) dan ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Melalui program tersebut, peserta akan memperoleh berbagai manfaat, mulai dari uang saku, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan mentor profesional, hingga kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.

Afriansyah menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat. “Ijazah tidak lagi cukup karena industri tidak lagi bertanya apa ijazah kamu, melainkan apa kompetensimu. Sertifikat kompetensi inilah yang menjadi bukti bahwa tenaga kerja kita memiliki standar kemampuan yang dibutuhkan industri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Afriansyah mengungkapkan bahwa kondisi ketenagakerjaan nasional menunjukkan tren yang semakin baik. Per Februari 2026, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 4,68 persen. Namun demikian, tantangan berupa disrupsi teknologi, otomatisasi, dan munculnya kebutuhan kompetensi baru tetap memerlukan penguatan ekosistem pelatihan dan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan industri.

Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah juga mendorong UM Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan dunia industri, khususnya mengingat posisi kampus yang berada di kawasan industri strategis Bekasi. “Kampus, pemerintah, dan industri harus bergerak bersama menyiapkan SDM yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini maupun masa depan,” ujarnya.

Di hadapan sekitar 370 wisudawan, Afriansyah berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. “Investasi terbaik sebuah bangsa bukan pada sumber daya alamnya, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya. Jadilah motor penggerak kemajuan ekonomi nasional,”pungkasnya. (red/Biro Humas Kemnaker)

ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama

0

 

Jenewa | suaraburuhnasional.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyambut baik adopsi standar ketenagakerjaan internasional yang secara khusus membahas kerja layak dalam ekonomi platform. Adopsi tersebut berlangsung dalam Sidang Pleno Penutupan Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC).

Menaker mengatakan, adopsi standar tersebut menjadi kabar baik bagi pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha dalam ekosistem ekonomi platform. Menurutnya, perkembangan ekonomi platform telah mengubah cara masyarakat bekerja, mencari penghasilan, dan mengakses peluang ekonomi, sehingga pelindungan pekerja perlu berjalan seiring dengan ruang inovasi dan pertumbuhan bisnis digital.

“Pemerintah menyambut baik lahirnya standar internasional mengenai kerja layak dalam ekonomi platform. Bagi Indonesia, pelindungan pekerja dan inovasi digital harus berjalan bersama, sehingga transformasi ekonomi digital benar-benar memberi manfaat bagi pekerja, dunia usaha, dan masyarakat,”kata Menaker Yassierli, Jenewa, Jumat (12/6/2026).

Menaker menyampaikan, Konvensi mengenai Kerja Layak dalam Ekonomi Platform menjadi kerangka penting bagi negara anggota ILO. Indonesia menilai konvensi tersebut menjaga keseimbangan antara penguatan pelindungan pekerja platform digital dan fleksibilitas bagi setiap negara untuk menerapkannya sesuai hukum serta praktik nasional masing-masing.

Menurut Menaker, sejumlah prinsip penting dalam standar tersebut perlu menjadi perhatian bersama, antara lain keselamatan dan kesehatan kerja, remunerasi yang adil, pelindungan sosial, transparansi dalam penggunaan sistem otomatis, pelindungan data pribadi, proses yang adil, serta pendekatan regulasi berbasis fakta.

Bagi masyarakat, isu ini penting karena kerja berbasis platform digital semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ojek online, kurir online, serta pekerja yang menggunakan aplikasi untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan membutuhkan kepastian pelindungan, transparansi sistem, keselamatan dan kesehatan kerja, serta keadilan dalam memperoleh pendapatan.

Menaker menegaskan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang cepat dan memiliki jutaan pekerja platform digital. Karena itu, standar internasional ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola ekonomi platform, melindungi pekerja, memastikan pekerja memahami hak dan kewajibannya, serta menjaga agar bisnis platform tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa adopsi standar ILO tersebut tidak serta merta berarti seluruh substansinya berlaku langsung dan seragam di Indonesia. Setiap ketentuan akan melalui proses penyesuaian dengan kerangka hukum dan kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Pemerintah akan mengikuti secara aktif proses lanjutan di ILO, termasuk pembahasan dalam pertemuan Governing Body ILO pada November tahun ini serta rumusan Rekomendasi teknis yang mengatur substansi secara lebih rinci. “Ini kabar baik dan menjadi momentum penting bagi tripartit Indonesia. Namun, Indonesia tetap perlu menempuh mekanisme yang tepat, mencermati proses lanjutan di ILO, serta menilai kesiapan nasional sebelum mengambil keputusan mengenai ratifikasi,” ujar Indah.

Indonesia menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dalam pembahasan kerja layak di ekonomi platform. Dengan standar internasional ini, transformasi digital diharapkan tidak hanya memperluas peluang ekonomi, tetapi juga menghadirkan pekerjaan yang lebih aman, adil, transparan, dan bermartabat bagi pekerja platform digital.(red/Biro Humas Kemnaker)

Antonius Tumanggor Apresiasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Petisah Hulu, Jadi Percontohan di Medan Baru

0

 

Medan | suaraburuhnasional.com – Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, memberikan apresiasi terhadap pengelolaan kebersihan dan persampahan di Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru. Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan di wilayah tersebut patut menjadi contoh bagi kelurahan lain di kecamatan Medan Baru dan Kota Medan.

Apresiasi tersebut disampaikan Antonius saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Kota Medan Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bantam/Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Petisah Hulu, Sabtu (13/6/2026) dimulai pukul 11.00 Wib sampai selesai.

Dalam kesempatan itu, Antonius mengaku mendapat banyak informasi langsung dari masyarakat dan aparatur kelurahan mengenai upaya yang dilakukan Lurah Petisah Hulu, Affandi Syahputra, S.Kom, bersama para kepala lingkungan dalam menjaga kebersihan wilayahnya.

“Saya mengapresiasi semangat dan komitmen yang ditunjukkan Lurah Petisah Hulu beserta jajaran dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat semakin nyaman dan sehat,” ujar legislator dari Dapil I Kota Medan tersebut.

Politisi Partai NasDem itu juga menilai kesadaran masyarakat Petisah Hulu terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pengelolaan sampah yang dijalankan pemerintah.

Tak hanya itu, Antonius juga menyoroti capaian retribusi sampah di Kelurahan Petisah Hulu yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di Kecamatan Medan Baru. “Realisasi retribusi sampah di sini selalu memenuhi target, bahkan menjadi yang tertinggi di Kecamatan Medan Baru. Ini layak dijadikan contoh bagi kelurahan dan kecamatan lain di Kota Medan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Medan Baru, Surya Harahap, SSTP, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Sosperda yang digelar Antonius Tumanggor di Kelurahan Petisah Hulu. Ia juga mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Mewakili Camat Medan Baru, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Antonius Tumanggor yang telah melaksanakan Sosperda di Kelurahan Petisah Hulu. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh kelurahan untuk memantau dan menangani persoalan sampah di masing-masing wilayah. Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Petisah Hulu, Affandi Syahputra, S.Kom, menjelaskan bahwa sejak menjabat sebagai lurah, dirinya bersama para kepala lingkungan terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah munculnya titik-titik rawan penumpukan sampah.

Menurut Affandi, Kelurahan Petisah Hulu merupakan kawasan padat penduduk sekaligus pusat aktivitas ekonomi. Karena itu, persoalan sampah menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama. “Kami terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan, mulai dari lingkungan rumah masing-masing hingga lingkungan sekitar. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menciptakan kawasan yang bersih dan nyaman,”katanya.

Selain kebersihan lingkungan, Affandi juga mengapresiasi tingginya kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi sampah. Meski demikian, pihaknya tetap aktif melakukan sosialisasi agar kesadaran tersebut terus terjaga. “Kami akan terus mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menjaga kebersihan dan membayar iuran sampah secara teratur demi mendukung pengelolaan persampahan yang lebih baik,”ujarnya.

Menutup kegiatan Sosperda, Antonius Tumanggor kembali mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Petisah Hulu yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan itu berharap semangat menjaga kebersihan dapat terus dipertahankan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, lingkungan yang bersih menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah banjir dan berbagai penyakit yang dapat timbul akibat penumpukan sampah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Sarana dan Prasarana Suhadi, pengurus Sopo Restorasi, para kepala lingkungan, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Petisah Hulu. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama serta pembagian suvenir dan konsumsi kepada peserta yang hadir. (PM)

Dihadiri Camat Tebing Tinggi Kota dan Kapolsek Padang Hulu, Lurah Pasar Baru : Apabila Gotong Royong Terus Dilakukan Maka Lingkungan Akan Tetap Bersih

0

 

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com
Warga masyarakat Kelurahan Pasar Baru dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan gotong royong di Gang Hidayah Lingkungan 3 dan 4, Jumat (12/6/2026).

Gotong royong yang dikoordinir langsung oleh Lurah Pasar Baru Fuad Hidayat, S.E. kali ini terkesan begitu semangat dan kekompakan warga sangat terasa karena banyak dari personil Polsek Padang Hulu yang serta bergotong.

Gotong royong ini turut dihadiri Camat Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi Henci Boru Siregar, S.Pd., S.E., Kapolsek Padang Hulu AKP Rudi Asman S.H., Babinsa Suhindan, Lurah Tebing Tinggi Lama Ambaranta Fernando Simajuntak, Lurah Mandailing Yurlisna serta seluruh Kepala lingkungan se- Kelurahan Pasar Baru.

AKP Rudy Asman SH selaku Kapolsek Kecamatan Padang Hulu kepada awak media mengatakan, bahwa kegiatan gotong royong ini tentunya adalah untuk bersih-bersih lingkungan terutama di lingkungan 3 dan lingkungan 4 Kelurahan Pasar Baru ini dan gotong royong ini menindak lanjuti program pemerintah yaitu “GIA” Gerakan Indonesia Asri.

Kegiatan gotong royong ini juga menurut Kapolsek Padang Hulu AKP. Rudy Asman merupakan momentum Bakti Sosial Polres Tebing Tinggi dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 dengan bunyi tema, “Polri Untuk Masyarakat Berintegritas dan Humanis melayani masyarakat”.

“Saya merasa kagum tadi melihat warga lingkungan ini begitu antusias dan semangat untuk bergotong royong, semua warga merasa bahwa kegiatan ini adalah sangat mulia. Saya berharap semangat warga ini patut dicontoh dan kiranya warga tetap konsisten untuk bergotong royong secara berkesinambungan dan semoga dengan kegiatan ini lingkungan kita terus menjadi bersih sehingga kita sebagai warga akan tetap sehat, “sebut Kapolsek.

Sejalan dengan hal tersebut Camat Tebing Tinggi Kota Henci Boru Siregar S.Pd., S.E. juga mengatakan, gotong royong ini kita lakukan tetap berkolaborasi dengan pihak Babin Kamtibmas dan Babinsa. Kegiatan ini kita lakukan secara rutin setiap hari Jumat bersama kader PKK, Puskesmas, Karang Taruna untuk bersama-sama memberikan informasi dan edukasi kepada warga bagai mana hidup bersih menangani sampah dari rumah masing-masing.

“Saya melihat hari ini warga begitu antusias bergotong royong secara serius dan kegiatan hari ini sudah bisa menjadi modal untuk mencontoh kegiatan gotong royong di hari-hari selanjutnya,” ungkap Camat.

Selanjutnya Fuad Hidayat selaku Lurah Pasar Baru menambahkan agar kiranya masyarakat lingkungan tiga dan lingkungan empat ini menyadari bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata dari dampak kebersihan, karena apabila gotong royong ini terus secara rutin dilakukan maka lingkungan kita akan tetap bersih dan juga bahwa kebersihan itu adalah sebagian dari iman,” ujar Lurah. (Alfian Haris)

Menyentuh Akar Rumput Kala Imigrasi Belawan dan KBB Merajut Asa Lewat Ukhuwah

0

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Pelayanan publik yang prima tidak melulu lahir dari balik meja birokrasi yang dingin. Kadang, ia tumbuh subur di tengah pelataran tempat masyarakat berkumpul, bertegur sapa, dan saling menguatkan. Pemandangan humanis inilah yang tersaji saat Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menggandeng gerakan sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) dalam agenda Tausyiah dan Bakti Sosial, Jum’at (12/6/2026).

​Di bawah langit Belawan, acara ini tidak sekadar menjadi ruang seremonial. Ia bermutasi menjadi sebuah jembatan kemanusiaan yang mempertemukan keteduhan spiritual dengan aksi nyata di lapangan. Suasana khidmat langsung terasa sejak lantunan suci ayat-ayat Al-Qur’an menggema. Atmosfer kian bernyawa saat tokoh ulama kharismatik, Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, M.A., menyampaikan untaian tausyiahnya yang disusul doa bersama demi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat.

​Pengejawantahan “Imigrasi untuk Rakyat”
​Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya ingin melangkah lebih jauh dari sekadar penjaga gerbang perbatasan negara. Imigrasi, bagi Eko, harus membumi dan memiliki kepekaan sosial yang tajam.

​“Kegiatan hari ini adalah sebuah kehormatan sekaligus momen refleksi bagi kami di Imigrasi Belawan. Bisa bersilaturahmi langsung dengan Tuan Guru Batak (TGB) serta seluruh elemen strategis di wilayah ini adalah energi luar biasa bagi kami,”tutur Eko dengan nada penuh takzim.

​Eko mengungkapkan, kolaborasi ini merupakan respons cepat dari instruksi Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Sang Dirjen secara konsisten menekankan agar seluruh lini keimigrasian di tanah air aktif menghadirkan manfaat konkret yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

​“Slogan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ tidak boleh berhenti sebagai jargon. Pelayanan keimigrasian yang profesional harus berjalan beriringan dengan empati sosial.
Kami berharap kebersamaan ini dapat mengakar menjadi agenda rutin, memohon bimbingan Allah SWT agar kami terus konsisten menjaga amanah ini,” tambah Eko.

​Senada dengan visi tersebut, Ketua Gerakan Sosial KBB, Ustadz Teuku Zakaria Yusuf, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya. Keterbukaan Imigrasi Belawan untuk berkolaborasi dengan KBB membuktikan adanya kesamaan visi dalam menyisir dan merangkul masyarakat rentan di pesisir Belawan.

​Sementara itu, dalam khotbahnya yang sarat makna, Tuan Guru Batak (TGB) mengingatkan jamaah mengenai pentingnya merawat ukhuwah basyariyah persaudaraan antarsesama manusia tanpa memandang sekat. Ia menekankan bahwa sebuah institusi akan tumbuh kuat dan berkah jika fondasi kerjanya dibangun di atas pilar kepedulian terhadap kaum duafa.

​“Sinergi lintas elemen ini adalah potret indah gotong royong yang sesungguhnya. Berbagi itu tidak pernah mengurangi, melainkan melipatgandakan keberkahan. Ketika institusi peduli pada rakyatnya, maka ketenangan dan keberhasilan akan mengiringi setiap langkah kinerjanya,” pesan TGB dengan lugas dan menyejukkan hati.

​Bobot acara ini kian berkelas dengan hadirnya barisan tokoh penting dari berbagai sektor. Kehadiran mereka mengirimkan pesan kuat tentang solidnya hubungan antar-instansi di Belawan dalam menjaga kondusifitas dan kesejahteraan warga: perwakilan Kodaeral I Belawan, Detasemen Polisi Militer 1/5-1 Medan, Kepolisian Resor Belawan, Kapolsek Belawan, serta Danramil 09/Belawan. Perwakilan Kantor Imigrasi Khusus Kelas I TPI Medan dan Kejaksaan Negeri Belawan.
​Pimpinan PLN Wilayah Belawan serta Manajemen SPBU Singapore Station.

​Sebagai puncak dari komitmen kepedulian tersebut, jajaran panitia menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan warga yang membutuhkan.
​Namun aksi tidak berhenti di atas panggung. Begitu seremoni usai, tim gabungan Imigrasi dan KBB langsung bergerak taktis menyalurkan bantuan sembako secara menyeluruh kepada ratusan penerima manfaat yang telah terdata. Sistem distribusi yang rapi memastikan seluruh paket jatuh ke tangan yang tepat. Di penghujung hari, acara ini sukses meninggalkan jejak konkret: sebuah pelukan hangat dari negara untuk rakyatnya yang membutuhkan. (Liputan : Nelson Siregar/AH)

Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan “Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025”

0

 

Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina didampingi Kepala Dinas DPMPTSP Usni Syahzuddin Sinaga menghadiri Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) Ke-12 Tahun 2026 di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/6/2026).

Acara yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Mohammad Bobby Afif Nasution ini dihadiri Forkopimda Provsu, Bupati/Wali Kota Se- Sumut, para Pengusaha, pelaku usaha/UMKM Se Sumut OPD.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Mohammad Bobby Afif Nasution mendorong para Bupati dan Walikota se-Sumut memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penerapan feasibility study atau studi kelayakan usaha. Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan UMKM dilakukan secara lebih terukur, berbasis data, dan mampu menarik minat investor.

Bobby menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui percepatan digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, kemudahan perizinan berusaha, serta fasilitasi sertifikasi halal. Selain itu, UMKM juga didorong meningkatkan kualitas dan kuantitas produk agar mampu menjalin kemitraan dengan pelaku usaha besar serta memperluas akses pasar.

Sementara itu, Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina usai menghadiri acara pembukaan dan menerima Penghargaan mengatakan pihaknya, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan inovasi dan peningkatan investasi.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Tanjungbalai berhasil meraih Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam kategori Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025.  (Indah)

Grand Opening Resto UMKM PBB Dairi, Berdayakan Perempuan Lokal dan Angkat Kuliner Pakpak ke Tingkat Nasional

0

 

Dairi | suaraburuhnasioal.com – Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Dairi terus menunjukkan kontribusinya bagi masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Hal itu ditandai dengan Grand Opening Resto UMKM PBB Dairi, yang mengusung konsep kuliner Nusantara dengan menu andalan khas Pakpak.

Peresmian resto yang berlokasi berdampingan dengan sekretariat PBB di Jalan FL Tobing Kecamatan
Sidikalang, Kabupaten Dairi tersebut dilakukan oleh perwakilan Bupati Dairi, Erwin Sitorus, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Dairi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut M. Tanjung selaku tokoh masyarakat sekaligus perwakilan MUI, perwakilan Kodim 0206/Dairi, Danki Yonif 125/Simbisa, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), organisasi Family ABC (Anak Beras Catu), Pemuda Pancasila, Ketua LKP, serta perwakilan PBB dari berbagai kecamatan.

Ketua PBB Kabupaten Dairi, Ertho Tobing, didampingi Ketua Harian Edi Okta Ujung dan Bendahara Diana br. Simbolon, mengatakan bahwa pembukaan usaha kuliner tersebut merupakan langkah nyata organisasi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan kuliner daerah.

“Selama ini PBB dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kini kami ingin menghadirkan usaha yang produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota maupun masyarakat luas, sesuai semboyan PBB, solidaritas, toleransi, kerukunan dan gotong royong,”papar Ertho.

Resto UMKM PBB Dairi melibatkan sekitar 10 pelayan usaha dan menyajikan beragam menu kuliner nusantara. Namun, menu khas Pakpak seperti Pelleng dan Napinadar menjadi sajian unggulan yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada pengunjung.

Selain menjadi pusat kuliner, usaha tersebut juga membuka lapangan pekerjaan bagi perempuan Pakpak, khususnya anggota PBB yang memiliki keahlian sebagai juru masak profesional yang di berdayakan. Pengelolaan usaha secara langsung dipercayakan kepada bendahara PBB bersama tim pengelola yang telah dipersiapkan sebelumnya, disamping kuliner kopi barista juga tersedia di resto PBB.

Salah satu penggagas usaha tersebut, Rahmayanti Chaniago, yang juga menjabat Bendahara Umum Aliansi Pakpak Silima Suak, mengatakan bahwa UMKM kuliner ini lahir dari semangat memberdayakan perempuan sekaligus mengangkat potensi budaya lokal melalui sektor ekonomi kreatif. “Kami ingin kuliner khas Pakpak semakin dikenal luas. Di sisi lain, usaha ini menjadi ruang bagi perempuan untuk berkarya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,”ujarnya.

Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pihak pengelola memastikan seluruh proses pengolahan makanan dilakukan oleh koki muslim yang berpengalaman sehingga menu yang disajikan dapat dinikmati semua kalangan.

Dalam sambutannya, Erwin Sitorus menyampaikan apresiasi kepada PBB Kabupaten Dairi yang dinilai mampu menghadirkan terobosan positif melalui pengembangan UMKM. Menurutnya, langkah tersebut patut menjadi contoh bagi organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Dairi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya melihat berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. Erwin mencontohkan, dari sekitar 1.600 kilometer panjang jalan di Kabupaten Dairi, masih terdapat sekitar 55 persen yang kondisinya memerlukan perhatian. Namun demikian, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Dairi sangat mengapresiasi inisiatif PBB yang mampu menciptakan peluang ekonomi bagi anggotanya dan masyarakat. Kami berharap langkah seperti ini dapat diikuti organisasi-organisasi lain sehingga semakin banyak UMKM yang tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Saat ini Resto UMKM PBB Dairi telah mengantongi izin usaha dan siap melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB. Melalui kehadiran usaha kuliner tersebut, PBB Kabupaten Dairi berharap dapat menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah, memperluas promosi kuliner khas Pakpak ke tingkat yang lebih luas, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor UMKM yang berkelanjutan.

perwakilan Bupati Dairi, dihadiri Staf Ahli Bupati Erwin sitorusdan jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi, tokoh masyarakat M. Tanjung yang mewakili MUI, unsur TNI dari Kodim 0206/Dairi dan Yonif 125/Simbisa, perwakilan Disperindagkop, Disbudparpora, organisasi Family ABC (Anak Beras Catu), Pemuda Pancasila, Ketua LKP, pengurus dan anggota PBB dari berbagai kecamatan, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Dairi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap pengembangan UMKM yang digagas PBB sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan melestarikan kuliner khas Pakpak.

Para tamu disuguhkan makanan khas pelleng dan napinadar untuk dinikmati bersama sebagai andalan resto ini. Acara berlangsung hikmad, penuh dengan sukacita, dan disertai doa dan dukungan dari semua pihak yang hadir. (Clara Siahaan)

Bangun Kebersamaan, Polres Binjai Nobar Piala Dunia 2026

0

 

Binjai | suaraburuhnasional.com – Budaya nonton bareng (nobar) sepak bola “Piala Dunia 2026” merupakan sebagian bentuk hiburan serta membangun kebersamaan sosial masyarakat Indonesia. Fenomena nobar ini, dapat bertemu dan berinteraksi langsung untuk memperkuat hubungan sosial yang mungkin terjadi ditengah kesibukan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

Nobar Piala Dunia 2026 di Polres Binjai dihadiri oleh, PM TNI-AD, Camat, Tomas, Toga, Toda, Mahasiswa dan buruh yang dilaksanakan di aula anindya polres Binjai , jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai.

Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulan, menegaskan bahwa dibuatnya kegiatan nobar ini merupakan sebagian dari edukasi polri bersama masyarakat untuk mendukung tim favorit, rayakan semangat persatuan dengan sportivitas menjelang hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026,”ucap AKBP Mirzal.

Setelah berakhirnya pertandingan Piala Dunia 2026 antara Mexico vs Afrika Selatan dengan nilai scor 2:0 yang dimenangkan oleh Mexico. (Mal)

Belawan Dikepung Ganja Aceh Selundupkan 840 Gram Narkoba, Pria 56 Tahun Jaringan Lintas Provinsi Digulung Polisi

0

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Sindikat narkotika antarprovinsi tampaknya terus mencoba memanfaatkan wilayah pesisir Medan Utara sebagai pasar empuk bisnis haram mereka. Kali ini, sebuah penyelundupan besar berhasil digagalkan lewat operasi senyap yang dramatis.
​Seorang pria paruh baya berinisial S (56), asal Kota Lhokseumawe, Aceh, ditangkap tanpa berkutik di sebuah rumah di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, pada Senin (8/6/2026) sekira pukul 17.00 WIB. Dari tangan pria gaek ini, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Pelabuhan Belawan menyita 840 gram daun ganja kering siap edar yang dibungkus rapi dalam plastik hitam, bersama satu unit telepon genggam yang digunakan untuk mengontrol jaringan pembeli.

​Gerak-gerik tersangka S sebenarnya sudah masuk ke dalam radar pengintaian polisi setelah masyarakat sekitar mencium aroma aktivitas mencurigakan di wilayah Sicanang. Warga yang gerah wilayahnya dijadikan sarang transaksi narkoba langsung melempar sinyal darurat ke mapolres.

​Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, SH., MH., menjelaskan bahwa tim Opsnal langsung bergerak memetakan koordinat target begitu laporan divalidasi.

​”Informasi dari masyarakat sangat akurat. Kami langsung melakukan penyelidikan taktis dan mengepung lokasi. Tersangka disergap di dalam sebuah kamar. Saat digeledah, kami menemukan hampir satu kilogram ganja kering tersembunyi di sana. Tersangka langsung pucat dan mengakui seluruh barang itu miliknya,” ungkap AKP A.R. Riza dengan nada tajam.

​Yang membuat kasus ini berbobot sekaligus mengkhawatirkan adalah pengakuan blak-blakan dari tersangka S. Pria 56 tahun ini bernyanyi bahwa ia nekat menembus perbatasan lintas provinsi dengan membawa ganja tersebut langsung dari Aceh. Misinya mengerikan: memecah ganja kiloan tersebut menjadi ratusan paket hemat untuk diedarkan secara masif kepada pemuda di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

​Namun, polisi memastikan bahwa langkah hukum tidak akan berhenti hanya pada sang kurir tua ini. Fokus penyidik kini beralih membidik aktor intelektual yang menyuplai barang dari tanah Rencong.​”Tersangka S ini hanyalah operator lapangan. Kami sedang melakukan pengembangan progresif untuk memburu bandar besar di Aceh yang mengendalikan pasokan ini. Mata rantainya harus diputus total, bukan cuma dipotong di hilir,” tegas Kasat Narkoba.

​Tabuh Genderang Perang: “Tidak Ada Ruang Sejengkal Pun Bagi Bandar!”
​Sitaan 840 gram ganja ini setara dengan menyelamatkan hampir seribu nyawa generasi muda dari jerat ketergantungan narkoba. AKP A.R. Riza meyakinkan publik bahwa Polres Pelabuhan Belawan menerapkan kebijakan tanpa ampun (zero tolerance) terhadap bisnis kotor ini.

​”Kami kirimkan pesan keras kepada para bandar: Jangan coba-coba menginjakkan kaki di Belawan. Kami tidak akan memberikan ruang aman, bahkan sejengkal pun. Kami juga mengetuk keberanian masyarakat untuk terus memasok informasi, karena perang melawan narkoba adalah perang kita bersama,” pungkasnya secara retoris.

​Untuk mempertanggungjawabkan nekatnya menyelundupkan racun lintas provinsi, tersangka S kini dijebloskan ke sel tahanan dan dijerat UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan barang bukti mendekati 1 kilogram, pria paruh baya ini terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup atau bahkan hukuman mati. (Liputan: Nelson Siregar)