Dairi | suaraburuhnasional.com – Penjabat Sekretaris Daerah Jonny Hutasoit hadiri apel siaga pengawasan tahapan masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara pada pemilihan serentak tahun 2024 yang dilaksanakan di, Gedung nasional Djauli Manik, Minggu (24/11/2024).
Ketua Bawaslu Kabupaten Dairi Idrus Maha dalam laporannya menyampaikan bahwa, apel ini dilaksanakan untuk jajaran Bawaslu Kabupaten Dairi mulai dari pengawas TPS, kelurahan/desa dan didampingi panwascam masing-masing proses pemilihan kepala daerah serentak ini kami memiliki tugas yang berat dari Negara untuk mewujudkan pemilihan yang bersih dan berkualitas melalui kerja pengawasan dalam hal ini Polri dan TNI yang memberikan support pengamanan kepada kami “Kepada seluruh Panwascam, saya berpesan jaga kesehatan, solidaritas, semangat dan integritas disisa waktu tahapan memasuki masa tenang, pemungutan dan perhitungan suara,” ujarnya
Penjabat Sekretaris Daerah Jonny Hutasoit dalam sambutannya mengatakan pada hari ini kita akan memasuki tahapan krusial tahapan krusialnya adalah masa tenang bapak ibu sekalian kami ingin sedikit mengulik tentang bagaimana sebenarnya sukses pilkada serentak pilkada serentak itu sukses apabila ada dua indikator di dalamnya baik itu sukses kualitas dan sukses kuantitas.
Kualitas itu adalah seluruh tahapan mulai dari pendaftaran sampai kepada nanti tanggal 27 November 2024 pemungutan perhitungan suara kemudian sampai kepada penghantaran logistik kembali ke tepatnya entah itu di kpu dan di kecamatan berjalan dengan baik tanpa ada sesuatu yang menjadi bahan pemikiran atau yang menghambat menghalang orang-orang yang memberikan menyalurkan hak suaranya.
Yang kedua sukses secara kuantitas, kuantitas itu adalah jumlah masyarakat pemilik atau tingkat partisipasi pemilih itu meningkat atau paling tidak sama dengan yang sudah pernah dilakukan kemarin kami diminta bapak ibu sekalian untuk memberikan sedikit gambar tentang bagaimana sukses pilkada serentak dikaitkan dengan situasi terkini di daerah kita,”ucap Pj Sekda.
Menjelang hari pemungutan suara kami lihat dan kami identifikasi ada hal yang menjadi titik krusial maupun kerawanan yang pertama adalah dan sisi topografi dan geografi, kita memiliki 15 kecamatan 161 desa dan 8 kelurahan. Kemarin sudah diskusikan di tingkat forum komunikasi pimpinan daerah ini sudah dilakukan perkiraan, 7 dari 15 kecamatan di Kabupaten Dairi dari sisi topografi dan geografi wilayah kondisi terluar tersulit itu mengalami gangguan pada saat ini dan kita harus lakukan antisipasi sehingga pada masa tenang ini hingga hal ini dapat bisa kita selesaikan, tegas Pj Sekda.
Yang kedua dari sisik kelimatologi dari sisi iklim mari kita lihat dan bapak ibu juga mungkin merasakan hari-hari kita di daerah ini sekarang musim penghujan oleh karena itu kami sudah sarankan juga kepada penyelenggara termasuk kepada para pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah agar melakukan identifikasi sekaligus juga melakukan pendekatan artinya memantau situasi lalu kemudian juga dalam hal packing untuk logistik yang mungkin besok akan kita lakukan,”mengakhiri sambutannya.
Sebagai informasi pada apel siaga, dilaksanakan pula penandatanganan pakta integritas bersama untuk pengawasan yang efektif pada masa tenang dan pungut hitung. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen seluruh pihak yang hadir untuk memastikan proses pemilihan tahun 2024 di Kabupaten Dairi berjalan lancar tanpa kecurangan. (Cs)


