Belawan | suaraburuhnasional.com – Tabuh genderang perang terhadap peredaran narkotika terus ditabuh Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Pelabuhan Belawan. Lewat operasi senyap yang presisi, petugas berhasil menggulung seorang pria paruh baya berinisial Z (57) di Desa Sei Bahari, Kecamatan Hamparan Perak, Rabu (29/7/2026).
Penangkapan ini sekaligus memutus salah satu mata rantai pasokan ganja yang kerap meresahkan warga pesisir.
Dari tangan tersangka yang tak berkutik saat disergap, tim opsnal berhasil menyita paket barang bukti yang siap tebar ancaman: 2 bungkus sedang ganja kering siap racik, 11 paket eceran ganja siap edar, Uang tunai Rp70.000,- yang disinyalir sebagai sisa uang transaksi hari itu, serta 1 unit ponsel Nokia hitam alat komunikasi utama pelaku untuk memandu transaksi terlarang.
Penyergapan ini bukan sekadar keberuntungan lapang, melainkan buah dari sinergi intelijen dan keberanian warga lokal. Menindaklanjuti keresahan masyarakat yang enggan desanya dijadikan sarang barang haram, tim yang dipimpin Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., atas arahan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., langsung merancang taktik bergerak cepat.
”Kami mengapresiasi tinggi keberanian warga yang memilih bersuara. Begitu laporan masuk, tim langsung memetakan lokasi dan melakukan verifikasi lapangan. Begitu posisi barang bukti terkonfirmasi valid, tindakan tegas dan terukur langsung dieksekusi,” tegas AKP A.R. Riza
Tersangka Z yang terkepung di kediamannya hanya bisa pasrah. Dalam interogasi awal di lokasi penangkapan, Z mengakui tanpa alibi bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya yang dipasarkan secara gelap di kawasan Hamparan Perak.
Membidik Pemasok Utama, Menutup Ruang Gerak Sindikat
Penangkapan Z ditegaskan bukan akhir dari cerita. Penyidik Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kini bergerak lebih dalam untuk membongkar aktor intelektual dan jalur pasokan (supply chain) ganja tersebut. Langkah ini mempertegas komitmen aparat bahwa tidak ada ruang kompromi bagi perusak generasi bangsa di wilayah hukum Pelabuhan Belawan.
”Tersangka Z hanyalah satu titik. Fokus kami saat ini adalah mengejar pemasok di atasnya. Kami tegaskan, siapapun yang bermain-main dengan narkoba di wilayah ini akan kami kejar sampai tuntas. Kami mengimbau masyarakat untuk terus menjadi mata dan telinga kepolisian demi mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas narkoba,” tutup AKP A.R. Riza dengan nada optimistis. (Liputan: Nelson Siregar/Hms)





















