Dairi | suaraburuhnasional.com – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti debat publik Pilkada Dairi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi, di Convention Hotel Santika Dyandra, Kota Medan, Jumat (8/11/2024) malam. Lima pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Dairi menggunakan kesempatan ini untuk memaparkan gagasan besar mereka di hadapan publik, dengan siaran langsung melalui stasiun televisi INews.
Debat ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengadu visi dan misi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana rivalitas politik dapat berlangsung dengan penuh sportivitas. Ketua KPU Dairi, Ariyanto Tinendung, menegaskan pentingnya menjaga suasana kondusif dalam demokrasi. “Rival politik adalah teman berdemokrasi. Bertandinglah layaknya dalam olahraga, tetap bersahabat dalam permainan,” ungkapnya penuh semangat.
Lima Paslon, Satu Tujuan untuk Dairi yang Lebih Baik
Kelima Paslon yang tampil dalam debat ini adalah, 1. David Najogi Sasta Maju Tambunan-Dedy Manihar Matondang (Jogima) nomor urut 1, 2. Eddy Keleng Ate Berutu-Depriwanto Sitohang (Eddy-Depri) nomor urut 2, 3. Danjor Nababan-Azhar Bintang (Danjor-Bintang) nomor urut 3, 4. Rimso Maruli Sinaga-Sihite (Rimuli Bintangta) nomor urut 4, dan 5. Vickner Sinaga-Wahyu Daniel Sagala (VW) nomor urut 5.
Masing-masing Paslon menampilkan program unggulan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat. Debat ini menjadi platform penting bagi para kandidat untuk menunjukkan komitmen mereka dalam membangun Dairi.
Ariyanto menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kampanye yang difasilitasi oleh KPU sesuai dengan PKPU Nomor 14 Tahun 2024 dan Keputusan KPU RI Nomor 1361 Tahun 2024. Ia berharap debat ini menjadi momen bagi para Paslon untuk sungguh-sungguh merebut hati rakyat dengan program yang konkret dan relevan. “Dairi adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga keamanan, kedamaian, dan kondusivitas dalam proses ini,”ajaknya.
Keseruan debat tampak dari antusiasme para pendukung yang tetap menjaga ketertiban sepanjang acara. Hal ini membuktikan bahwa demokrasi dapat berjalan damai di tengah persaingan politik. Menjelang Pilkada pada 27 November mendatang, Ariyanto mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan datang ke TPS. “Gunakan hak suara Anda untuk menentukan pemimpin terbaik bagi Kabupaten Dairi. Masa depan Dairi ada di tangan kita bersama,” tutupnya.
Debat publik ini tidak hanya menjadi panggung persaingan, tetapi juga ajang untuk menyatukan visi demi kemajuan Dairi. Siapa pun yang terpilih diharapkan dapat membawa perubahan positif yang sesuai dengan harapan rakyat. (Cs)
















