15.9 C
Munich
Minggu, Juni 14, 2026

Abdullah Akbar Aktivis Mahasiswa Sesalkan Sikap Wakil Ketua II DPRA Diduga Aktor Pecah Belah Organisasi Kemahasiswaan IPMAT Banda Aceh

Must read

 

Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Organisasi Kemahasiswaan Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh saat ini telah mengalami terjadi pecah belah dan memiliki dua kepemimpinan IPMAT diduga Aktor intelektualnya Wakil Ketua II DPRA dari Partai Golongan Karya (Golkar) H. Ali Basrah, SPd, MM.

Terjadinya pecah belah di tubuh organisasi kemahasiswaan IPMAT Banda Aceh karena adanya campur tangan para pejabat elit demi kepentingan politik sekelompok atau golongan orang. Ungkap Aktivis Mahasiswa Abdullah Akbar kepada media ini melalui selulernya Kamis (17/4/2025).

Lebih lanjut Abdullah Akbar menjelaskan, Dalang terjadinya perpecahan organisasi kemahasiswaan IPMAT ini didalangi oleh Wakil Ketua II DPRA H Ali Basrah,SP.d, M M. Saya sangat sesalkan sikap Wakil Ketua II DPRA saya juga tidak asal bicara, tapi saya memiliki bukti. “Jika saya tidak mempunyai bukti mana berani saya bicara kepada media apalagi untuk di publikasikan dan pernyataan saya bukan fitnah,”sebut Abdullah Akbar.

Adanya terbentuk Ketua organisasi kemahasiswaan IPMAT yang baru Inisial BI. Bukan atas dasar muswarah para Mahasiswa tapi dorongan politik oleh Wakil Ketua II DPRA diduga karena adanya tujuan kepentingan politik. Ujar Abdullah Akbar.

Berawal dari adanya aksi demo yang dilakukan oleh Ketua IPMAT Sabarudin yang dipilih oleh mahasiswa secara aklamasi Sabarudin yang menilai kinerja salah satu oknum Anggota DPRA dari Dapil 8. Akibat dari pada aksi demo tersebut Wakil Ketua II DPRA H. Ali Basrah SPd merencanakan untuk mengganti Sabarudin dari Ketua IPMAT Banda Aceh. Ungkap Abdullah Akbar.

Kita sangat menyesalkan sikap Wakil Ketua II DPRA H Ali Basrah dalam menyelesaikan persoalan, sehingga mengakibatkan terjadinya pecah Belah di organisasi kemahasiswaan IPMAT. Semestinya beliau lebih bijaksana dalam menyelesaikan persoalan tanpa terjadinya pecah belah di organisasi kemahasiswaan IPMAT. Pungkas Abdullah Akbar mengakhiri.

Hal senada diucapkan Ketua IPMAT Banda Aceh Sabarudin yang merasa kecewa sikap Wakil Ketua II DPRA H Ali Basrah, SPd sehingga hubungan selama ini terjalin dengan baik sesama mahasiswa IPMAT Banda Aceh kini menjadi ada rengang akibat pembentukan ketua IPMAT Banda Aceh yang baru.

Semestinya dalam menyelesaikan persoalan antara kami dan oknum anggota DPRA beliau menjadi orang tua yang bersikap netral dan mencari solusi terbaik tanpa adanya intimidasi. Sehingga tidak ada yang merasa tersakiti. Tegas Sabarudin mengakhiri. (Dinni)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article