Dairi | suaraburuhnasional.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Bantjin, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Dairi pada Selasa, 17 Juli 2025. Peringatan ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 17 sebagai wujud komitmen untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan momen reflektif untuk memperkuat komitmen seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab. “Kesadaran nasional menuntut kita untuk bekerja dengan sepenuh hati, berpikir jernih, bertindak bijaksana, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara,”ujarnya.
Lebih lanjut, Sekda Surung Charles menekankan pentingnya internalisasi dan implementasi Core Values ASN Ber-AKHLAK, khususnya nilai “Berorientasi Pelayanan”, yang berarti setiap ASN dituntut untuk memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, bersikap ramah, responsif, solutif, dan dapat diandalkan dalam setiap lini pelayanan publik. “Pelayanan yang prima bukan hanya tuntutan, tetapi sebuah keharusan yang menjadi wajah dari tata kelola pemerintahan yang baik,” tambahnya.
Dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas tantangan pelayanan publik saat ini, ia mengajak seluruh ASN untuk terus melakukan evaluasi diri, memperkuat integritas, dan meneguhkan kembali semangat pengabdian dalam melayani masyarakat secara optimal. “Mari kita jadikan peringatan Hari Kesadaran Nasional ini sebagai momentum untuk mempererat semangat persatuan, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan dedikasi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang unggul,” tegasnya.
Peringatan Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi ini menjadi pengingat sekaligus pemacu semangat bagi seluruh jajaran birokrasi untuk terus bertransformasi menuju birokrasi yang adaptif, inovatif, dan akuntabel dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (c.siahaan)
















