dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Belawan | suaraburuhnasional.com – Meski kalender Operasi Lilin Toba 2025 secara resmi telah ditutup, komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam menjaga stabilitas keamanan tidak surut setapak pun. Di bawah pengawasan ketat, Dermaga Bandar Deli tetap menjadi fokus pengamanan utama pada Selasa (6/1), mengiringi momentum krusial kedatangan dan keberangkatan kapal legendaris, KM Kelud.
Langkah ini diambil sebagai manifestasi nyata dari pelayanan prima kepolisian dalam menjaga objek vital transportasi nasional. Penjagaan ekstra ini dirancang untuk memastikan bahwa transisi arus balik liburan tetap berjalan harmonis, aman, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA., melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, SH., MH., menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah antisipatif yang selaras dengan instruksi Polda Sumatera Utara.
”Keamanan publik tidak mengenal kata usai. Walaupun Operasi Lilin Toba 2025 telah berakhir, kami memandang perlu adanya perpanjangan pengamanan ekstra. Mengingat densitas penumpang KM Kelud yang masih tinggi hingga pertengahan Januari, kehadiran Polri adalah jaminan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kompol Jan Piter Napitupulu.
Operasi di lapangan tidak hanya sekadar penjagaan statis, melainkan mencakup serangkaian tindakan taktis dan preventif, antara lain: Monitoring ketat terhadap alur mobilisasi penumpang untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. Rekayasa lalu lintas di area dermaga guna menjamin kelancaran aksesibilitas tanpa hambatan. Kehadiran personel secara mobile guna meminimalisir ruang gerak tindak kriminalitas jalanan seperti aksi premanisme maupun pencopetan.
Melalui penguatan pengamanan ini, Polres Pelabuhan Belawan berharap dapat menciptakan ekosistem transportasi laut yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga nyaman secara psikologis bagi para pengguna jasa.
Upaya ini menjadi bukti bahwa Polri senantiasa hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi titik-titik nadi ekonomi dan transportasi masyarakat, memastikan setiap perjalanan yang dimulai dari Pelabuhan Belawan berakhir dengan senyuman dan ketenangan. (NS)












