Belawan | suaraburuhnasional.com — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tidak sekadar dirayakan dengan kemeriahan simbolis, melainkan diwujudkan melalui dedikasi nyata dalam melayani bangsa. Menjawab tantangan era modernisasi birokrasi, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan mengukuhkan langkah progresifnya dengan menghadirkan dua terobosan pelayanan keimigrasian: Pasporia (Paspor Ceria) dan program jemput bola Eazy Paspor.
Langkah serentak yang diresmikan pada Sabtu (8/8/2026) ini menjadi bukti konkret transformasi instansi pemerintah dari pola pelayanan pasif menuju pendekatan yang proaktif, responsif, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Mengubah Wajah Pelayanan: Sentuhan Humanis di Akhir Pekan
Bagi masyarakat berfungsionalitas tinggi, keterbatasan waktu pada hari kerja kerap menjadi tantangan utama dalam mengurus dokumen negara. Menjawab kebutuhan tersebut, program Pasporia yang digelar di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Jalan Indrapura Nomor 15, hadir membawa angin segar. Suasana pelayanan dikemas secara modern dan tertib, tanpa mengesampingkan ketelitian dan standar keamanan negara.
Setiap tahapan mulai dari verifikasi dokumen, wawancara substantif, hingga pemrosesan data biometrik dijalankan secara terstruktur sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) keimigrasian yang ketat. Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Wina, warga Kota Medan yang mengurus dokumen bersama keluarganya. ”Saya membuat paspor di sini gercep (gerak cepat) dan terbaik. Saya, suami, dan anak saya langsung datang dan dilayani dengan sangat baik. Sat-set sih,” ungkap Wina dengan antusias.
Pengalaman tersebut menegaskan bahwa efisiensi dan keramahan mampu berjalan beriringan tanpa mengurangi akurasi dan integritas penegakan hukum keimigrasian. Semangat kebersamaan semakin menguat saat Imigrasi Belawan membawa perangkat pendaftaran portabel langsung ke tengah masyarakat melalui program Eazy Paspor di Wesley Methodist Church Medan. Sebanyak 42 permohonan paspor baik pengajuan baru maupun penggantian berhasil diproses dengan efisien.
Persiapan teknis yang matang, mulai dari integrasi jaringan sistem yang aman hingga kesiapan infrastruktur biometrik mobile, memastikan seluruh proses berjalan lancar dan berstandar tinggi. Tak sekadar melayani, petugas juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi publik mengenai aspek hukum keimigrasian serta hak dan kewajiban warga negara dalam kepemilikan dokumen perjalanan.
Pimpinan Jemaat Wesley Methodist Church Medan, Pendeta Hembang Tambun, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif humanis ini. ”Atas nama gereja Wesley Methodist Church Medan, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Harapan kami, pelayanan penuh manfaat seperti ini dapat terus berlanjut dan memupuk kerja sama yang semakin erat di masa depan,” tutur Pendeta Hembang Tambun.
Aksi nyata ini merupakan implementasi langsung dari arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang mengusung doktrin utama: “Imigrasi untuk Rakyat”. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan bahwa esensi dari inovasi ini adalah meruntuhkan sekat antara penyelenggara negara dan masyarakat.
”Pasporia dan Eazy Paspor adalah komitmen berkelanjutan kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelayanan keimigrasian tidak boleh lagi bersikap pasif menunggu di kantor. Kami hadir menjangkau masyarakat secara luas untuk memberikan efisiensi, kemudahan, dan rasa keadilan dalam mengakses layanan negara,” tegas Eko.
Peringatan HUT RI ke-81 oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menjadi potret utuh bagaimana nilai kemerdekaan dimaknai secara substansial: menghadirkan negara yang dekat, melayani dengan ketulusan, serta memberikan kepastian hukum demi kesejahteraan rakyat.
Pusat Informasi dan Layanan Resmi : Alamat Kantor: Jl. Indrapura No. 15, Belawan, Sumatera Utara (20411), Situs Web Resmi: belawan.imigrasi.go.id, Kanal Media Sosial: Instagram & TikTok: @imigrasi_belawan, X (Twitter): @imi_belawan, YouTube :Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. (Liputan: Nelson Siregar)






















