Belawan | suaraburuhnasional. com — Ruang Aula Kantor Kecamatan Medan Belawan di Jalan Cimanuk No. 3 menjadi episentrum momentum sejarah kepemudaan pesisir. Melalui gelaran Musyawarah Kecamatan (Muscam) Ke-XIV Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Medan Belawan Periode 2026–2029, sebuah babak baru dalam artikulasi gerakan kepemudaan resmi dimulai pada Minggu (4/10/2026), sekira pukul 14.30 Wib.
Forum tertiup peradaban pemuda yang berlangsung khidmat ini tidak sekadar bertindak sebagai mekanisme suksesi struktural formalitas. Lebih dari itu, Muscam XIV hadir sebagai wadah interaksi dialektis dan arena konsolidasi strategis untuk merumuskan arah orientasi peradaban generasi muda di zona maritim Kota Medan.
Perhelatan kolektif ini dihadiri oleh para jajaran pemangku kebijakan lintas sektoral (multistakeholders). Diantaranya Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi Suhendra, S.H., Camat Medan Belawan Robbi Kurniawan, Lurah Belawan II Saut Manuntun Sitorus, perwakilan Polres Pelabuhan Belawan, perwakilan Danramil 09, Ketua DPD KNPI Sumatra Utara Aldi Syaputra Siregar, S.E., serta Ketua DPD KNPI Kota Medan Rifqi Aulia Tanjung, S.H. Turut mengawal jalannya forum, Ketua Organizing Committee Muhammad Siddiq, S.Pd., Gr., bersama delegasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) seperti Pemuda Pancasila (PP), AMPI, OKI, FKPPI, serta elemen kepemudaan berbasis massa lainnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, S.H., menumpahkan apresiasi mendalam atas terwujudnya ruang kedaulatan pemuda yang sarat akan kohesi sosial ini. Sebagai legislator yang memiliki akar historis kuat di kawasan pesisir Medan Belawan, Hadi menggarisbawahi pentingnya melestarikan stabilitas lingkungan politik dan sosial (kondusivitas regional) di tengah keberagaman elemen kepemudaan.
”Musyawarah ini merupakan instrumen penting dalam memelihara keberlanjutan estafet kepemimpinan (regenerasi kepemimpinan). Pemuda Medan Belawan tidak boleh berdiam diri dalam zona pasif; mereka harus menjadi katalisator utama (vanguard) yang berada di garis terdepan dalam mengawal transformasi pembangunan serta mengurai pelbagai dinamika sosio-ekonomi masyarakat pesisir,” imbau Hadi Suhendra.
Lebih lanjut, ia menekankan agar kepengurusan yang terbentuk mengedepankan paradigma inclusive leadership (kepemimpinan inklusif) yang mampu mengakomodasi seluruh spektrum gerakan. ”Kami menaruh ekspektasi tinggi agar nakhoda DPK KNPI Medan Belawan terpilih dapat merangkul seluruh entitas pemuda, memperkuat ikatan silaturahmi antar-OKP, serta menjadi mitra kritis-konstruktif dan strategis kolaboratif bagi Pemerintah Kota Medan,”tandasnya.
Melalui mekanisme musyawarah yang demokratis, Arsyad Mulia Pasaribu, S.H., resmi terpilih dan dipercaya mengemban mandat sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Medan Belawan masa bakti 2026–2029. Dalam pidato inagurasi-nya, Arsyad menegaskan komitmen untuk melakukan percepatan rekayasa organisasi (organizational engineering) demi menciptakan integrasi pemuda yang solutif.
”Langkah fundamental kami adalah menggalang konsolidasi holistik untuk menyatukan seluruh visi OKP di Belawan. Kami akan memetakan manifestasi program kerja yang terstruktur dan terukur mencakup indikator jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang yang berkesinambungan (sustainable program),” papar Arsyad dengan lugas.
Salah satu terobosan substansial yang diusung dalam era kepemimpinannya adalah fokus pada aspek rekonstruksi moralitas generasi muda. Arsyad mencanangkan pendekatan inklusivisme keagamaan dengan merangkul elemen Remaja Masjid dan Remaja Gereja secara berkelanjutan guna membentengi degradasi moral remaja di kawasan pesisir.
Gagasan dan kapabilitas kepemimpinan Arsyad mendapat sambutan hangat dari Ketua DPD KNPI Kota Medan, Rifqi Aulia Tanjung, S.H. Ia meyakini bahwa kepemimpinan baru ini bakal menjadi energi baru yang memperkuat daya rekat sosial (social bonding) di tingkat lokal.
”Selamat atas amanah yang diraih oleh Saudara Arsyad Mulia Pasaribu, S.H. Kami optimis DPK KNPI Medan Belawan dapat memosisikan diri sebagai wadah integratif (perekat organisasi) sekaligus akselerator potensi pemuda di wilayah utara ini,” tutup Rifqi.
Berlandaskan spirit perjuangan “Speed, Smart, Solid Activistpreneur”, Muscam XIV DPK KNPI Medan Belawan ditutup dengan komitmen kolektif: mewujudkan pemuda pesisir yang tidak hanya tangguh secara intelektual dan ekonomi, namun juga berintegritas tinggi dalam menyongsong Indonesia Maju. (Liputan : Nelson Siregar)
















