Belawan | suaraburuhnasional.com – Dalam upaya menjaga denyut nadi keamanan di wilayah pesisir, satuan elit Brimob Polda Sumut bersama Dit Samapta dan Polres Pelabuhan Belawan menggelar operasi patroli skala besar pada Sabtu malam (24/1/2026).
Langkah preventif ini diambil sebagai respons tegas terhadap potensi kejahatan jalanan dan eskalasi tawuran yang kerap meresahkan masyarakat. Patroli terpadu ini bukan sekadar rutinitas, melainkan manifestasi dari “Presence of Police” menghadirkan negara di tengah masyarakat pada jam-jam krusial.
Strategi Taktis di Titik Rawan
Operasi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Belawan, Kompol Dedy Dharma, SH. Dengan pendekatan taktis, personel menyisir berbagai titik nadi dan ruas jalan yang berdasarkan pemetaan intelijen memiliki indeks kerawanan gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang tinggi.
Kompol Dedy Dharma menegaskan bahwa kolaborasi antar-satuan ini adalah kunci utama dalam menciptakan ekosistem lingkungan yang stabil. “Sinergitas ini adalah pesan kuat bahwa kami tidak memberi ruang bagi tindakan anarkis. Fokus kami ganda: menekan angka kriminalitas sekaligus membangun rasa aman psikologis bagi warga yang beraktivitas di malam hari,” ujar Kompol Dedy.
Berbeda dengan patroli konvensional, tim gabungan ini mengedepankan metode Humanis-Preventif. Selain melakukan pengawasan ketat, para personel turun langsung berdialog dengan warga. Pendekatan ini bertujuan untuk:
Menyerap informasi langsung dari akar rumput mengenai potensi konflik.
Mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi objek keamanan, tetapi juga subjek yang aktif menjaga lingkungan masing-masing. Mencegah niat pelaku kejahatan melalui kehadiran fisik personel berseragam di lapangan.
Melalui intensitas patroli yang terukur ini, Polres Pelabuhan Belawan optimistis dapat menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran unsur Brimob dan Samapta memberikan dukungan kekuatan (show of force) yang diperlukan untuk memastikan bahwa hukum dan ketertiban tetap menjadi panglima di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
Dengan situasi yang terkendali, diharapkan roda ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat tetap berputar tanpa bayang-bayang kekhawatiran, menjadikan Belawan sebagai wilayah yang tangguh menghadapi tantangan kriminalitas. (NS)






















